Keluarga Al Kaf

Keluarga Al Kaf
salah paham


__ADS_3

zen berjalan cepat menuju salah satu rumah kecil di ujung gang, zen membuka pintu dan melihat sang ibu yang terduduk lemah di atas kasur tipis di temani mimah.


zen langsung berhambur dalam pelukan ibu nya sambil menangis.


kini zen menjadi marah pada papa nya, zen yakin ini semua ulah dari papa nya.


al yang sampai di warung sederhana kharisma cukup kaget dengan warung yang rata dengan tanah, al langsung berjalan menelusuri gang yang di tunjukan anak buah nya.


al sudah berdiri di ujung pintu, tatapan tak terbaca al melihat anak dan ibu yang sedang berpelukan.


kharisma dan mimah yang menyadari kedatangan al menjadi tambah ketakutan, zen yang merasakan perubahan ibu nya menoleh ke arah belakang dan menatap tajam papa nya.


pergi kamu dari sini, " bentak zen pada alkaf ".


al cukup kaget dan merasa sakit dengan pengusiran anak nya, ini kali pertama dan mungkin perasaan ini juga yang waktu itu kharisma rasakan saat anak nya tak ingin menemui nya.


al berjalan berlahan lalu berjongkok di hadapan zen, al menyadari kalau anak nya sudah salah paham padanya.

__ADS_1


zen langsung menghalangi papa nya takut takut papa nya akan menyakiti ibu nya.


cepat pergi, " teriak zen marah sambil mendorong tubuh al meskipun tubuh al tak bergerak sama sekali ".


ini bukan perbuatan papa nak, " jawab al lirih mencoba menjelaskan ".


zen tak mempercayai ucapan papa nya dan tetap berusaha mendorong tubuh al, bukanya bergerak mundur kini al memeluk erat zen hingga bocah nakal itu menangis meronta ingin di lepaskan.


kini al memeluk anak nya, al ingin menguatkan diri nya sendiri, tanpa bisa di cegah al mengeluarkan cairan bening di mata nya.


al melepas pelukan nya setelah zen merasa sedikit tenang, papa akan bicara dengan ibu kamu, " jawab al menatap lekat anak nya yang masih menatap tak suka pada diri nya ".


jangan sakiti ibu, " ucap zen memperingati dan langsung di anggukan kepala ".


beberapa laki laki berpakaian serba hitam masuk ke rumah kecil itu dengan membawa wanita yang terlihat sudah cukup tua.


mimah dan kharisma cukup heran dengan kedatangan wanita yang mereka kenal.

__ADS_1


al menatap salah satu lelaki berpakaian hitam itu seolah bertanya.


beliau pemilik sebelum nya tanah yang di sewa untuk warung nyonya kharisma tuan, " ucap pengawal menjelaskan ".


al mulai mengerti dan mulai bertanya dengan lembut, bagaimanapun wanita di hadapan nya jelas jelas lebih tua jadi al harus menghargai nya.


ibu itu menjelaskan kalau tanah nya di beli paksa lelaki yang di ketahui bernama jek, pangawal memberikan beberapa berkas pada al dan mulai membaca nya.


al mengepalkan tangan nya kesal, ternyata jek hanya suruhan malvin dan tanah itu menjadi atas nama perusahaan kim corp.


al tak peduli dengan kharisma, namun dia kesal karena gara gara ulah malvin anak nya menjadi menangis dan menyangka dia yang melakukan nya.


aku ga tau permasalahan kalian, tapi berhati hati lah malvin bisa melakukan apa saja padamu, " ucap al sambil menatap kharisma sekilas ".


meskipun tak mengerti semua hal, bocah nakal mengerti satu hal, ibu nya dalam bahaya.


apa boleh ibu ikut bersama kita sampai ibu punya pekerjaan baru, " pinta zen memohon pada papa nya "

__ADS_1


__ADS_2