Keluarga Al Kaf

Keluarga Al Kaf
bertemu cucu


__ADS_3

kini umar dan al berjalan ke arah halaman belakang setelah di beritahukan art kalau orang orang berada di halaman belakang.


zen yang melihat kedatangan al berlari menghampiri papa nya dan memeluk nya.


sementara kharisma nampak bingung dengan kedatangan lelaki di samping suami nya, kharisma memang bukan pembisnis namun dia tau sosok laki laki di samping suami nya adalah pimpinan perusahaan raksasa.


umi aisyah menoleh ke belakang, tatapan lembut nya berganti menjadi tatapan dingin yang selama ini kharisma belum pernah lihat.


umar hanya menundukan kepala nya saat melihat umi aisyah berjalan melewati nya, ada rasa sakit dan rindu namun umar tak punya keberanian menyapa istri nya itu.


kejadian itu tak luput dari pandangan kharisma, kharisma berjalan mendekat pada al karena bagaimana pun al suami nya jadi dia harus menyambut suami nya.


kharisma menyalami al dan juga umar.


ini menantuku ? " tanya umar pada al ".


al hanya menganggukan kepala nya tanpa menjawab.


ini siapa pah ? " tanya zen yang bergelayut pada tubuh al ".


dia kakek mu zen, dia orang tua papa, " jawab al sambil menurunkan tubuh zen ".


benar kah, ujar zen berbinar dan menghampiri umar.

__ADS_1


umar tak menyangka kalau cucu nya akan bersikap demikian, dengan wajah berbinar umar berjongkok bermaksud menggendong cucu nya.


zen pun membalas uluran tangan kakek nya dan memeluk kakek nya.


umar mulai menganggat tubuh nya untuk menggendong cucu nya itu.


aw


umar meringis kesakitan saat terasa punggung nya sakit saat hendak menggendong zen.


kharisma nampak khawatir dan menarik tubuh zen.


makanya sudah tua jangan sok soan menggendong zen, " cibir al sembari memapah tubuh umar agar duduk di sopa halaman belakang tersebut ".


kapan abi trakhir therafi ?


sewaktu bersamamu, " jawab umar apa ada nya ".


wajah al berganti menjadi wajah khawatir, kalau begitu nanti siang abi harus therafi, " perintah al tak ingin di bantah ".


umar hanya menganggukan kepala nya, kini dia hanya ingin menghabiskan waktu nya bersama cucu nya.


tuan anda ingin minum apa ? " tanya kharisma menawarkan pada umar ".

__ADS_1


kamu panggil aku abi saja seperti al, " jawab umar menatap lembut menantu nya ".


baik abi, ucap kharisma gugup.


kopi saja, aku ingin mencoba kopi buatan menantuku, " ujar umar lagi membuat al menatap kesal abi nya ".


di sini banyak pelayan, tak usah meminta istriku.


al memanggil pelayan dan meminta menyiapkan minuman sehat untuk abi nya dan berbagai cemilan, jangan kasi dia kopi sebab tadi pagi sudah meminum kopi, " perintah al yang langsung di angguki pelayan ".


al menarik tangan kharisma agar ikut bersama nya.


umar tersenyum bahagia saat melihat sifat anak nya yang sama dengan nya, andai umar tau hubungan sebenarnya antara al dan kharisma mungkin tak akan sebahagia itu.


umar menghabiskan waktu nya bersama zen bermain bersama tiger yang langsung akrab bersama umar.


di kamar utama al duduk di sopa menunggu kharisma yang sedang membuatkan kopi atas perintah nya.


kharisma masuk ke dalam kamar membawakan kopi untuk suami nya.


ini kopi nya ka, " ucap kharisma sembari menyimpan gelas kopi di atas meja ".


al menganggukan kepala nya sembari fokus membaca berkas.

__ADS_1


kharisma duduk di samping suami nya membuat al memicingkan mata nya.


__ADS_2