
Ketika hendang pulang Bunga dan Luna pun melihat, kalau trio julid itu mengikuti Bimu, dan berbicara dengan Bimu ,entah apa yang mereka Bicarakan, tapi Bunga yakin kalau itu ada kaitannya dengan rencana busuk Mereka.
"Eh Lun lihat gk, itu trio julid, kira - kira apa yang mereka bicarakan dengan Bimu!!," tanya Bunga.
" Ya gk tau juga lah, Bunga aku juga gk dengar apa yang mereka bicarakan," ucap Luna.
Tak mau panjang lebar Bunga dan Luna pun berbalik arah untuk pulang ke rumah masing - masing.
Se sampainya di Rumah perasaan Bunga tak karuan,
masih terpikir, dengan apa yang mereka bicarakan tadi.
Tidur pun dia tak tenang, gara- gara masalah itu.
sehabis magrib Bunga pun bersiap untuk berangkat kerja, ketika ia Fokus pandangan ke depan melihat jalan, dia tidak sadar salah satu dari geng julid mengikutinya dari belakang.
" Awas saja kamu Bunga, kali ini kamu gk bakal lolos, ucap Sahsa" dalam hati.
Bunga pun memarkirkan motornya, dan langsung masuk ke Hotel.
"Ni bocah ngapain pula ke hotel,,, malah malam - malam begini lagi, apa jangan - jangan ..... ," dalam benak Sahsa.
"Owwww berita hangat nihhhhhh, Mampus kau Bunga viral kamu besok," gumamnya.
Bunga tidak sadar, kalau dirinya di photo diam diam olehh Sasha.
Ternyata sudah timbul fitnah di group trio Julid.
Tring,,,,,,,
Notifikasi Group berbunyi.
"Wey,,, ada berita hot nihhhh," dimulai Sasha.
"Eitsss ada apa an kok keliatannya seru banget," tanya Reny.
Ica si polos hanya me read tanpa komentar.
" Kalian tau gk itu photo si Bunga, masa dia masuk malam - malam ke hotel, ngapain coba ???? ," pancing Sahsa.
"Ohhh iya yaaa,,, dicurigai nih bocahhhh,,, besok kita viralkan yeaaa kannnnnn," balas Reny.
" Setuju banget biar kapok tuh bocah," jawab Sahsa.
" Eehhhh tunggu dulu, itu kan blom sesuai perkiraan kita, jangan - jangan dia ada keperluan di Hotel itu, gk boleh nuduh sembarangan, tau gk," komentar Ica dengan polosnya.
" DASAR ICAAAAAAAAAAA biarin aja gk sesuai fakta yang penting si Bunga Gadis Desa itu Maluuuu, udah kamu diam aja Ica" komentar Sahsa dan Reny.
Tanpa mengulur wantu.
Reny pun melancarkan aksinya denga mencetak photo yang dikirim oleh Sahsa.
__ADS_1
Bunga yang belum tau apa - apa masih bekerja seperti biasanya, bercanta ria dengan teman-teman seperjuangan nya di Hotel itu.
"Sekilas infooo
seorang gadis Desa, gadis udik masuk ke hotel malam - malam, apa yang ia kerjakan disana, menjadi seribu pertanyaan tentunya,#Bunga.
Itu lah salah satu photo yang di upload Reny si sebuah akun Medsos, dan langsung Viral pada malam itu.
Luna yang melihat itu serasa tak percaya dengan aoa yang ia lihat, di akun miliknya, dari penulisan Caption itu berarti sindiran untuk sahabatnya.
"Oh Tuhan, memang kurang ajar si trio julid ini, besok harus di klarifikasi ini semua, ini tidak seperti apanyang mereka bayangkan," gumam Luna.
Kring,,, kringg,,, kringgg,,,,
Suara handphone Bimu berbunyi.
"Eh boy,kamu udah liat postingan Reny, itu gadis Desa ,gadis udik tuh caption-nya," chat Afif ke Bimu.
" Blom boy, bentar aku cek dulu," balas Bimu.
"Oh iya iya ,boy beneran ,jni maksudnya Reny ini siapa ya," Bimu balik bertanya.
"Gk tau juga boy, Panas juga tuh cewek Desa main - main Hotel cuyy," komen Afif lagi.
" Yo i mennn,,, ingin mencicipi kalo boleh wkwkwkwkw," balas Bimu lagi.
" Coba liat men ada hastag nama Bunga *tuh,, apa mungkin bunga sahabatnya Luna??," tanya Afif.
"Betul juga yaaa,, jadi siapa dong, akhhh besok pasti kita tau tuhhhh,di Kampus," komen Afif lagi.
" Ok lah boy, dah dulu, besok kita cari tauuuuu, Okayyyy," mengakhiri percakapan.
Padahal mereka gk tau kalo yang di maksud Reny itu adalah Bunga.
Hancur sudah nama baik Bunga di kampus
benar- benar tercoreng.
Sementara karena sibuk bekerja Bunga gk sama sekali mengang Handphone. karena dia orangnya profesional dalam bekerja.
_ _ _ _ _ _ _ _ _
Pagi hari di Kampus.
"Hey cantik, apa kabar, nanti siang jalan yuk," ucap setiap laki - laki yang berpapasan dengan Bunga.
Ini manusia - manusia pada apa an sih kok pada genit banget, tapi kalo perempuan yang lewat.
"Dasar wajah aja yang sok polos, kelakuan kurang ajar ternyata," cibir setiap temannya perempuan.
__ADS_1
Sontak Bunga kaget mendengar semua ocehan itu,
di depan dia terlihat Luna yang jalan sendiri.
Langsung Bunga berlari ke arah Luna,
ia menceritakan apa yang dia dapat di pagi ini.
Luna mencoba menenangkan Bunga.
Sini kita gobrol disana aja biar enak.
"Ini semua kok pada aneh sih, apa yang salah Lun, apa aku ada melakukan hal konyol, kok sepertinya semua orang mencibirku," tanya Bunga.
"Gk kok Bunga, kamu gk ada salah yang Salah itu ini," Luna menunjukkan Postingan di Medsos yang ada di handphone nya.
"Astagaaa,, Siapa sih yang tega melakukan ini Lun,," tanya Bunga.
"Siapa lagi kalo bukan si trio Julid, ini postingan Reny," ucap Luna.
"Ohhhh mereka yang melakukan ini, tunggu saja pembalasan dariku, aku gk ada salah dengan mereka, tapi kenapa mereka ingin meliat aku menderita terus"lirih Bunga.
Bunga pun menangis sejadi-jadinya, karena pemberitaan di medsos itu sama sekali tidak benar.
Namun, karena belum ada penjelasan dari Bunga, seakan semua itu nyata.
"Eh Bunga kamu di panggil Dosen tuh," titah seorang mahasiswa di kampus itu.
Bunga semakin ketakutan untuk itu,karena masalahnya sudah sampai ke Dosen.
Melihat Bunga yang sedih Trio Julid merasa sangat Puas, dan tertawa sejadi-jadinya.
"Aku harus menjelaskan semua ini, terutama untuk Dosen bahkan sampai ke rektor, kalau gk bisa - bisa aku dikeluarkan dari kampus ini, " lirih Bunga dalah hati.
Sampainya di ruang Dosen itu.
Bunga menjelaskan apa sebenarnya fakta dari postingan itu.
Bunga menjelaskan, bahwa dirinya pergi ke Hotel itu karena ia bekerja di sana, kalau dia gk kerja dia gk bisa bertahan hidup dikota ini, karena Bunga berasal dari keluarga yang terbikang kurang mampu.
"Ohhh jadi kebenaran nya seperti itu nak," ucap Dosen itu,yang ikut merasa terharu mendengar cerita dari Bunga.
" Iya buk, kalo ibuk gk percaya bisa ditanyakan langsung dengan pemilik hotel nya, karena bapak itu yang langsung menerima saya buk," jawab Bunga.
"Sudah - sudah ibuk percaya kok, ibuk saja yang menjelaskan semua ini untuk Dosen- dosen kita," ucap Dosen yang memanggil Bunga Tersebut.
"Alhamdulillah ibuk itu masih percaya dengan ku, tapi bakalan susah untuk menjelaskan kepada teman-teman semua, akhhj yang penting nama ku sudah kembali bersih di mata Dosen, itu yang paling perlu," gumam Bunga dalam hati.
Setelah keluar ruangan Dosen kak ....... menarik tangan Bunga.
...Bersambung...
__ADS_1
...Next episode...
...*Mohon Kritik & saran yang mendukung...