Kesemsem Gadis Desa

Kesemsem Gadis Desa
Episode 24


__ADS_3

Sembari ngobrol masalah liburan mereka yang gagal akhirnya Bimu yang ditunggu-tunggu datang juga, dan langsung diteriaki.


"Hey bro, kita disini," teriak Afif sambil melambaikan tangan.


Bimu yang sudah tau maksud dan tujuan mereka berdua, "haduh habis lah riwayatku, kena deh," gumam Bimu, sambil berjalan ke arah temannya.


"Silahkan duduk bro," ucap very.


"Mmmm iya," jawab Bimu dengan jutek.


"Nah tadi kan kita sudah bahas masalah liburan kita, sekarang gantian dong," sindir Afif.


"Akhh aku gak kemana-mana kak, berarti ini bagian Bunga," ucap Luna.


Melihat para sahabat masing-masing yang berniat mengerjai, Bunga dan Bimu sudah berubah ekspresi, wajah mereka mendadak memerah.


"Ya aku kan sudah cerita tadi pagi Lun, apa an sih," ucap bunga ingin mengelak.


"Lah itu kan cuma ada aku, sekarang kan kakak yang lain juga pengen dengar cerita kamu," jawab Luna lagi.


"Ya iya kita kan juga pengen dengar Bunga," ucap Afif.


"Intinya aku bukan liburan, tapi pulang kampung sebentar," jawab Bunga.


"Iya tau kita, paham kamu pulang kampung, tapi kan sampe sana ada yang menyusul tuhh, katanya pengen liburan," sindir Very dengan tatapan ke arah Bimu.


Lohhhh kok kak Afif sama kak Very bisa tau masalah ini, berarti kak Bumi sudah cerita nih,gumam Bunga.


"Ya kakak tanya aja sama kak Bimu, kak kak Bimu yang liburan sedangkan aku pulang kampung," jawab bunga dengan mengelak.


"Tau dah nih, tadi kan aku udah jelasin semua ke kalian berdua, masa ia di ulangi lagi, kan gak mungkin," jawab Bimu.


"Nahhhh tu kan, gimana sih kak, sudah di ceritain kak Bimu juga, inti ceritanya kan sama aja, itu juga nanti yang bakal Bunga ceritain," sahut Bunga.


"Cieee kok kompak banget sih, saling mendukung banget," sindir Luna.


"Lun kamu bisa diam gak, jangan mengada-ada deh," sahut Bunga.


"Sepertinya ada rahasia nih diantara mereka berdua," ucap Afif dengan penuh curiga.


"Hey kamu ya fif jangan mulai bilang yang lain-lain , jangan ngasal kalo ngomong," sahut Bimu.


"Tahan emosi bro, kita nanya baik-baik kok, kalo kalian seperti ini, keknya memang betul ada yang ditutupi nih," Ucap Very dengan ekspresi curiganya.

__ADS_1


"Haduhh sama aja nih berdua, mancing emosi nyampe sini," ucap Bimu.


"Lagian Bunga juga pas ditanya tentang kak Bimu disana, Bunga gak jawab," ucap Luna.


"Mmmmmm berarti sama ,Bimu juga tadi di tanya tentang Bunga dia diam aja," sahut Afif.


"Terusss kalau kita diam kenapa?? ada masalah," jawab Bunga dan Bimu dengan kompak.


"Nahhhh ini nih,,, yang di katakan jodoh, Keimistrinya dapat banget, hehehehe," ledek Very.


"Setuju dari kekompakan ini jangan - jangan sudah ada hubungan yang spesial nih," sambung Afif.


"Iya kak bener, gak biasanya juga Bunga seperti itu," sambung Luna lagi.


Bimu dan Bunga tidak bisa berkata apa-apa lagi, karena sahabat mereka masing-masing ingin sekali mencari tahu, ada hubungan apa diantara mereka berdua.


"Dah ahh gk seru, ganti topik yang lain aja, atau gk kita mending pulang sekarang," ucap Bunga.


"Jangan dong, masa pulang kan belum makan," jawab Luna.


"Abisnya semuanya pada kompor banget, kan udah dibilang gak ada apa-apa, masihhh aja gak percaya," lirih Bunga.


"Ntah ,jadi gak selera makan, dibuat ni orang berdua," ucap Bimu melihat Afif dan very.


"Afif sudah dijelasin Bunga dari tadi, gak ada lagi yang perlu diceritakan, kalian berdua sudah dengar ceritaku, Bunga juga ceritanya sudah didengar Luna, kan sama aja semua jadi kok disini malah bahas itu lagi sih," tegas Bimu.


Belum ada yang menjawab pelayan resto datang membawa pesanan semuanya.


"Nahh udah dulu ceritanya, kita makan dulu, abis itu kalau lanjut kita lanjut, mau pulang kita pulang," ucap Very.


"Kita pulang!!!," jawab Bimu dan Bunga lagi dengan kekompakannya.


Selesai makan mereka semua bubar menuju rumah masing-masing.


Sedangkan Bunga masih menunggu angkot untuk pulang, soalnya dia gak bawa motor, karena tadi brangkat bareng Luna, si Afif dan Very juga satu mobil, Bimu yang sendirian di mobilnya, melihat Bunga yang masih berdiri, Bimu memberhentikan mobilnya pas di depan Bunga sambil menurunkan kaca.


"Bunga mari aku antar pulang,"ucap Bimu.


"Udah mas duluan aja, aku naik angkot aja mas, nanti ngerepotin," jawab Bunga.


.


"Gak ngerepotin kok, lagian ini udah sore banget nanti kamu telat kerja gimana," ucap Bimu.

__ADS_1


Mendengar kata untuk kerja, Bunga pun melihat jam sudah hampir jam enam sore, kalau dia gak mau pasti nanti telat ke hotel.


"Ia mas aku ikut,"jawab Bunga sambil naik ke mobil Bimu.


"Waduh itu barang kamu banyak banget," tanya Bimu.


"Hehehe iya mas, tadi Luna janji mau bayarin, makanya ambil aja semau ku,' jawab Bunga.


"Mmm kesempatan yaaa, " ucap Bimu.


"Gak juga sih mas, ini udah sama perlengkapannya aku selama sebulan kok, makanya banyak banget," jawab Bunga dengan santainya.


"Ow ow pantesan lah, itu tadi maaf ya teman-teman mas ngomong yang aneh-aneh," pinta Bimu.


"Iya mas gak apa-apa, aku juga minta maaf tuh si Luna, sama aja dengan kak Afif dan Very, sekongkol baget tuh bertiga," ucap Bunga.


"Nanti kalau kita ada waktu libur, kita ke rumah kamu lagi ya, soalnya Papa juga pengen ke sana katanya, setelah mendengar cerita ku," tanya Bimu.


"Oh iya mas, pak bos mau ikutan juga," tanya bunga lagi dengan kaget mendengar pak bosnya mau ikut ke desanya.


"Ia Lo Bunga, papa tuh udah gak sabaran pengen kita libur, biar papa ikut ke rumah kamu," jawab Bimu.


"Baiklah mas, mudah-mudah nanti kita bisa ke sana bareng," ucap Bunga.


Jangankan kesana bareng Bunga, menikah disana juga aku mau, gumam Bimu.


Gadis se cantik dan sebaik kamu sudah jarang di temukan apalagi dikota ini, sungguh beruntung aku bisa ketemu dengan mu, mudah-mudahan saja suatu saat perasaan ini kamu tau yang sebenarnya,Bimu bicara dalam hatinya.


"Hm hm hm, kok segitu banget melamunnya mas, liat jalan nanti kita nabrak malah gawat urusannya," Ucap Bunga.


"Hehehe sorry tadi kepikiran sesuatu aja," jawab Bimu.


"Ya udah mas fokus sekarang, Bunga belum mau mati, apalagi mati karna tabrakan, haduhhh amit-amit deh,"ucap Bunga


"Hust Bunga, gk boleh ngomong gitu, emang siapa juga yang mau mati tabrakan, gak ada kali," sahut Bimu.


Mereka lagi asik mengobrol eh. ..


...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...


...Bersambung...


...Jangan Lupa Like,Vote & Komentar yang membangun...

__ADS_1


...Terimakasih...


__ADS_2