Kesemsem Gadis Desa

Kesemsem Gadis Desa
Episode 18


__ADS_3

Setelah mendapat izin cuti.


Bunga sudah tidak sabar lagi ingin ketemu dengan keluarganya, malam pun serasa setahun menunggu,dalam benak Bunga.


Pagi harinya, setelah Bunga sarapan ia segera berangkat ke Terminal, tapi tak lupa ia meminta izin kepada Ibu Kost terlebih dahulu.


" Permisi buk,,, saya izin dulu, pulang ke Desa, mumpung lagi libur dan saya mendapat cuti dari Hotel," ucap Bunga.


"Oh iya nak,, kamu hati - hati di jalan ya, titip salam buat orang tua kamu," pesan buk kost.


"Siap buk, nanti saya sampaikan," jawab Bunga.


Bunga pun akhirnya melangkahkan kakinya untuk segera pergi menuju terminal.


Ternyata sampai di terminal Bunga sudah di tunggu - tunggu para pemumpang, karena sudah berapa panggilan, untuk keberangkatan.


Sampai di Terminal Bunga langsung naik ke Bus tujuan desanya.


...🍁🍁🍁🍁🍁...


"Hey bro kalian udah pada dimana sih," tanya Bimu lewat telpon untuk temannya itu.


" Iya kami segera menuju rumah kamu Bim," jawab Afif.


Lagi duduk santai di ruang tamu, sambil menunggu temannya pada datang.


" Eitsss anak papa udah ganteng nih, mau kemana????,” tanya papa Bimu.


" Mau ke pantai pa," jawab Bimu.


" Ohh ya udah, hati - hati," sahut papa Bimu.


"Bimu,,,,,Bimu,,,, teriak, temannya.


"Udah masuk aja," jawab Bimu.


"Gimana perlengkapan kalian udah semua??," tanya Bimu.


" Yoi menn,, komplit semua,siap meluncur," sahut very.


Akhirnya mereka pun berangkat ke salah satu pantai yang memang sangat rekomendasi untuk di kunjungi.



"Ohhhh my God,,,,,, ini pantai apa surga boy,, keren banget," puji lokasi oleh Afif.


"Yo i menn,,, ini aku gak lagi mimpi kan," sahut very sembari mencubit wajahnya.


"Auuuuu sakit, berarti aku gk mimpi ya bro.


"Mana ada manusia mimpi di siang bolong, dasarrrrr ,," teriak Bimu.


Mereka sangat menikmati liburan nya, dengan view yang membawa kenyamanan bagai di awang- awang.

__ADS_1


Sungguh menakjubkan Liburan kali ini,tutur very.


"Iya baru pertama aku ke tempat ini, ingin rasanya gk balik lagi, udah disini aja,,, betah banget boy," teriak Afif.


Melihat temannya yang selalu memuji lokasi liburan mereka,Bimu pun senyum tipis mendengar perkataan dua sahabatnya itu.


Sementara Bimu kalau lagi suntuk, banyak pikiran pasti langsung ke tempat ini untuk menenangkan diri.


"Andai aja Bunga ada disini, huhh betapa bersejarah nya liburan kali ini, gumam Bimu.


"Ngomong- ngomong Bunga liburan kemana ya, atau jangan-jangan dia kerja ,gk ngambil Cuti, kok papa gk ada ngomongin karyawan minta cuti, biasanya kan pasti ngomong tuh papa, ucapnya dalam hati.


Melihat Bimu yang melamun, very pun beraksi mengerjai Bimu.


Very menyewa kostum Badut, karena memang Bimu paling benci dengan badut,karena trauma masa kecilnya, jadi semenjak itu, Bimu gk pernah suka berhubungan dengan yang namanya badut lagi.


Saat Bimu lagi asyik melamun memandang kw arah pantai tiba - tiba , very melompat ke depan Bimu dengan kostum Badut.


Bimu yang semula melamun langsung melompat dan berlari ke penginapan.


" Kok ada badut sih,, menurut sejarahnya gk pernah ada badut disini. tapi kok sekarang ada, teriak Bimu di dalam kamar.


Afif yang melihat tingkah Bimu langsung menyusul ke penginapan.


" Bim buka dong, ini aku Afif...


Bimu pun segera membuka Pintu kamar,


" Ehh mana badut sialan itu, ucap Bimu.


Kemudian very pun menyusul temannya ke penginapan.


" Ngapain kalian disini, haaaa?? kita kan lagi liburan ," ucap very.


"Liburan - liburan gk ada lagi liburan, hari ini kita pulang aja, menurut sejarahnya gk pernah ada badut disini, kali ini kok ada, ucap Bimu.


Brukkkk....


Bagai petir menyambar perasaan very


yang semula iya berniat mengerjai Bimu, malah berujung merusak acara liburan.


Menyesal pun tak ada gunanya, kalo Bimu ngomong A ya harus A, dia gk suka di bantah.


Apalagi sempat Bimu tau kalau badut itu adalah Very, bisa tambah runyam masalahnya, bisa - bisa Bimu gk bakal mau bersahabat dengan very lagi.


Afif pun seakan meng iya kan saja , karena memang Afif paling dekat dengan Bimu, jadi dia lebih paham sifat Bimu.


Baru liburan satu hari terpaksa pulang karena ulah Very, ternyata ai Afif juga gk tau kalau yang menyamar jadi badut itu adalah Very.


"Huhhh sungguh malang, baru saja ingin menikmati liburan ini, ehh berujung Gatot (gagal total) ucap Very dalam hati.


"Yukkk ambil barang langsung cabut" titah Bimu.

__ADS_1


"Ba baik Bim," ucap kedua sahabatnya itu.


Ujungnya liburan dirumah deh,ucap Afif.


"Terserah, siapa suru badut sialan itu datang ke tempat itu, dari aku kecil,gk pernah masuk yang namanya badut, ke area pantai itu," balas Bimu.


Emosi Bimu sudah tidak dapat ter kontrol lagi, mungkin bagi very ini Masalah sepele, tapi bagi Bimu ini suatu Bencana.


Very yang ingin minta maaf terpaksa menutup mulut agar ke-dua sahabatnya tidak tau kalau badut itu sebenarnya dirinya. very tidak menyangka kalau efeknya bakal se parah ini.


Beberapa jam perjalanan


Mereka sampai di rumah masing - masing.


" Assalamualaikum," ucap Bimu masuk rumah.


" Waalaikumsalam,jawab papa Bimu, lohhh kok udah pulang, cepat banget liburannya, " tanya papa Bimu.


" Akhh malas pa bahas itu, Bimu langsung ke kamar aja," ucap Bimu.


Pak Rayhan yang heran melihat tingkah anaknya, yang gk seperti biasanya.


Kring,,,,, kring,,, kring,,,. "pak Rayhan menelpon Afif,


"Yaa halo om," jawab Afif.


" Itu si Bimu kenapa, kok wajahnya gk senang gitu, ? tanya pak Rayhan.


"Ooooh itu om,, tadi pas di pantai tiba - tiba ada badut muncul di depan Bimu, jadi ngerti lah om, moodnya Bimu langsung ambyar." balas Afif.


" Mmm pantesan, Bimu kan paling benci dengan yang namanya badut,tapi kok bisa sih ada badut disana??? , perasaan Om gk pernah tuh ada yang namanya Badut di pantai itu!!! jelas Pak Rayhan.


" Gk tau om, Afif juga heran tadi kok tiba- tiba ada gitu lo om, yahh hasilnya Liburan kali ini Gatot om ( Gagal Total), tutur Afif.


" Ya udah ,, besok om susun rencana ,kemana kalian liburan Om ada rekomendasi, " ucap pak Rayhan.


"I iya om, makasih ya om," balas Afif.


" Mmm kira - kira kemana ya om Rayhan, buat rencana liburannya, jadi penasaran ," gumam Afif.


Papa Bimu segera menyusul anaknya ke kamar, untuk menenangkan dan memberi semangat buat Putranya.


Tok,,tokk,,


"Bim ini Papa, papa boleh masuk gk nih??? ," tanya Papa Bimu.


" Iya pa ,masuk aja gk di kunci kok," teriak Bimu


dengan mood yang masih hancur.


Kemudian Papanya Bimu mencoba mengembalikan moodnya , dan memberikan rekomendasi yang bagus untuk lokasi Liburan.


...Bersambung...

__ADS_1


...Next Episode...


__ADS_2