Kesemsem Gadis Desa

Kesemsem Gadis Desa
Episode 28


__ADS_3

"Oh iya aku baru sadar kalau Siti gak disini, biasanya kan selalu nempel dengan kita, ini kok gak ada ," jawab Clara yang kebingungan juga.


"Sudah lah mbak ,palingan bentar lagi muncul tuh si Mbak Siti," ucap Bunga.


Mereka pun melangsungkan pekerjaan mereka.Tak lama kemudian mas Bimu pun pulang.Karena urusan di hotel semua sudah selesai. Disamping ia bahagia karena melihat pengunjung hotel yang luar biasa banyaknya, tetapi ia sedikit agak kesal dengan masalah yang ia lihat tadi antara Bunga dengan temannya itu. Api cemburu langsung berkobar dihati Bimu, karena ia memang sudah jatuh hati kepada Bunga, cuma dia tidak tahu bagaimana caranya untuk mengungkapkan itu, disisi lain sahabatnya juga punya rasa yang sama terhadap Bunga.


"Bim bagiamana keadaan hotel kita," tanya papa Bimu.


"Alhamdulillah pengunjungnya luar biasa pa, melonjak pesat, Bimu pun sampai terkejut tadi melihat daftar buku tamu itu," jawab Bimu.


"Ow bagus lah kalau begitu, berarti hotel kita mendapat rezeki yang berlimpah di tahun ini," ucap papanya.


"Yang penting kita tingkatkan lagi pelayanan hotel kita pa, agar nantinya para pengunjung betah di hotel," ucap Bimu.


"Kalau itu, sudah papa susun rencana untuk pembekalan pelayanan hotel," jawab papa Bimu.


"Bagus lah pa, kalau begitu Bimu istirahat dulu ya pa capek banget soalnya," ucap Bimu.


Bimu melanjutkan istirahatnya di dalam kamar, dan merenungi kembali apa yang terjadi seharian ini.


Laras dan Clara masih melanjutkan pekerjaan sementara Siti belum juga kembali, dan ternyata Siti sedang asik mengobrol dengan Dedi temannya Bunga.


"Hey Siti dicari kemana-mana ternyata kamu disini," ucap Bunga.


"Mmmmmmmmm iya ,emang ada apa Bunga," tanya Siti.


"Yeeeee ada apa, ada apa, kerja dong, aku sama mbak Clara capek kerja, kamu malah asik ngobrol disini," jawab Bunga agak kesal.


"Nyantai dong, sesekali kan gak apa-apa kali, mas Bimu juga udah balik kan, jadi aman deh," sahut Siti.


"Ini nihhh,,, biar aku adukan sekarang, aku telpon sekarang mas Bimu, biar kamu tau," ancam Bunga.


"Ja jangan dong Bunga, masa begitu saja diadukan, kan aku cuma becanda doang sih," jawab Siti.

__ADS_1


"Makanya kerja dulu, baru kalau mau ngobrol, ya ngobrol, ini belum kerja udah nyuri waktu buat ngobrol," ucap Bunga.


"Mmm udah deh jangan berantam, kan cuma ngobrol doang masa gak boleh sih, ini kan namanya bersenda gurau dengan tamu, kalau tamunya senang kan bakal datang lagi buat nginap disini," ucap Dedi.


"Hm bisa aja kamu Dedi, tetap ya pinter ngomongnya gak juga berubah-ubah, sejak dulu sampe sekarang," ledek Bunga.


"Ya kamu juga gak berubah, tetap dengan ngerocosnya, tetap dengan bibir juteknya," balas Dedi lagi.


"Biarin yang penting, ngangenin kannnn,,, semua orang pasti ingat dengan diriku yang manis ini," ucap Bunga memuji dirinya sendiri.


"Ini nihh,,, ke PD an yang luar biasa, yang juga salah satu ciri khas dari kamu," jawab Dedi .


"Tuh kan masih ingat semua, makasih ya," ledek Bunga sambil senyum-senyum tipis.


"Nah Laras selalu gitu memang paling bisa berkata-kata, membuat orang merindukan teriakannya yang begitu dahsyat," sambung Siti.


"Oh dia juga masi suka teriak Siti?," tanya Dedi.


"Ya masih dong, apalagi kalau sudah gabung sama mbak Clara, pasti hotel ini serasa di hutan rimba," tambah Siti lagi.


Mereka pun asik juga mengobrol sampai lupa waktu untuk istirahat, Clara yang sudah capek bekerja dan menunggu Siti dan Laras akhirnya ketiduran juga, dengan nyenyak mbak Clara tertidur. sementara Bunga dan Siti asik begadang sambil bercerita.


Jam menunjukkan pukul empat subuh, Bunga akhirnya sadar dengan waktu.


"Siti mampus dah, liat sekarang jam brapa, yuk istirahat ," ajak Bunga kepada Siti .


"Ayok, aku pun udah capek nih, pengen langsung tepar bawaannya," jawab Siti.


"Baiklah Dedi kami istirahat dulu ya, sampai jumpa besok," ucap Bunga sambil pamit kepada Dedi.


pagi harinya, Bunga dan Siti bangun kesiangan pas di hotel, mereka bangun pukul sembilan tepat, jadwal pergantian shif sudah berganti, mungkin karena efek begadang semalaman. Clara setelah bangun langsung pulang karena seperti biasanya Siti dan Bunga pertama pulang, untuk kali ini kejadian pertama Clara yang pulang duluan.


Setelah bangun Bunga baru sadar kalau mereka bangunnya kesiangan, Bunga mencari Clara tapi tidak menemukannya, lalu Siti menelpon mbak Clara.

__ADS_1


Kring... kring... kring...


Handphone mbak Clara berdering.


"Halo, ada apa Siti," jawab mbak Clara.


"Mbak dimana, kok kami cari-cari dari tadi gak ada di hotel," tanya Siti.


"Eh Siti coba lihat jam sekarang, ini itu udah jam sembilan lewat, kalian yang dimana biasanya juga pagi buta sudah keliatan satu persatu, ini udah jam sembilan gak ada, ya udah mbak pulang duluan," ucap Clara dengan santainya.


"Oh iya mbak maaf , kami ketiduran habisnya keasyikan ngombrol, jadi telat deh bangunnya, ok lah mbak hati-hati dijalan," jawab Clara.


"Siti dimana mbak Claranya," tanya Bunga.


"Udah pulang duluan Bungaaaaaaa," jawab Siti.


"Lohh kok duluan sih, biasanya juga gak pernah ninggalin," sahut Bunga.


"Ya iya dia duluan, sekarang sudah jam berapaaaaa, wajar aja lah mbak Clara ninggalin kita," jawab Siti.


Mereka pun dengan wajah-wajah sendu, bergerak untuk pulang ke rumah masing-masing, dan Bunga sampai di kost sudah ada Luna yang menunggunya, "dalam hati Luna, kok tumben banget anak ini pulang telat biasanya juga paling cepat kabur dari hotel, ini udah jam berapa belom juga nyampe, kalau ketiduran gak mungkin, Bunga paling jago buat alasan masalah tidur, terus itu anak kemana ya perginya, apa jangan-jangan ke rumah Bimu, tapi gak mungkin dia kan belum tau alamatnya mas Bimu, ya udah lah, aku tunggu aja mungkin bentar lagi juga nyampe," dalam hati Luna.


Tak berapa lama, Bunga pun muncul dan diserang abis-abisan Luna dengan kata-kata yang begitu banyak, Luna ngerocos seperti tidak ada rem. sampai membuat Bunga ter nga-nga mendengar Luna berbicara seperti itu


pasalnya Luna terkenal dengan anak yang polos, gak pernah marah, tapi kali ini dia sungguh berubah total, makanya Bunga jadi kaget oleh ulahnya Bunga.


"Hey Bunga, kamu dari mana saja kok jam segini baru balik, biasanya juga kamu paling cepat, ini kamu kemana, gak boleh bohong jawab jujur, apa jangan-jangan kamu ke rumah mas Bimu??," tanya Luna


...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...


...Bersambung...


...Jangan Lupa Like, Vote & komen yang membangun...

__ADS_1


...Terimakasih...


...🙏🙏🙏...


__ADS_2