Kesemsem Gadis Desa

Kesemsem Gadis Desa
Episode 6


__ADS_3

Dia duduk dan melihat kondisi kakinya ternyata.


“Aduh ternyata kakiku sudah sebengkak ini,” ucapnya


Pantesan saja dari tadi perasaan Bunga tidak enak


Ada sesuatu yang menggannjal di hatinya.


Malam itu Bunga tak ingin berlama – lama menahan sakitnya.


Ia segera menemui Clara untuk izin pulang duluan berhubung kaki Bunga sudah membengkak.


“Mbak Clara saya minta izin pulang duluan ya, kaki saya sudah bengkang banget Mbak,” pinta Bunga.


“Iya udah duluan aja kamu, makanya saya heran pas tadi ngeliat kamu datang tiba – tiba padahal masi sakit,” jawab tegas Clara.


“ Ya udah ya mbak saya duluan, slamat malam,” tangan Bunga melambai terhadap Clara.


“Lohhh ,,, lohhh kok pulang duluan neng,” sahut pak Asep.


“Iya pak, kaki saya yang terkilir kmaren bengkang lagi, makanya pulang duluan,” tutur Bunga.


“ Oooohh gitu, bawa ke tukang urut dulu neng ,biar cepat sembuh,” pak Asep ngasi saran.


“Mm iya iya pak, segera saya ke tukang urut, Makasih pak, duluan yaa,” balas Bunga.


‘’ Ia neng hati – hati,’’ teriak pak Asep.


Sampe kost Bunga pun mengganti pakean dan segera meluncur mencari tukang urut.


Agar kakinya segera diatasi.


Seminggu kemudian.


Perlombaan di kampus segera dimulai, seluruh peserta dan penonton sudah berhadir di aula kampus.


Aku yang belum bersiap mulai dari kostum hingga make-up biar glow dikit hehehehe, karena yang menyiapkan iu semua adalah sahabat ku Luna.


‘’ Woy Bunga aku disini, cepatan ntar gak sempat lo bersiap,” teriak sahabatnya itu.


“ okkk boss,, dengan berlari ke arah Luna, mereka segera menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk lomba.


Untung saja nomor undi Bunga agak jauh ditengah, jadi masih bisa persiapan dehhh.


Dengan kostum elegan nan mewah yang sengaja disiapkan Luna sahabatnya, ditambah sentuhan make-up membuat semua orang pangling melihat kecantikan Bunga.


“Wahhhhh ada bidadari broooooo,” ucap Afif.


“Mana ???? mana???? “Tanya Very.


Melihat kearah pandangan Afif, Very pun hanya bisa terdiam melihat siapa yang berdiri di arah bola matanya.


“Mmmmm Lumayan juga ternyata itu anak Desa ,” gumam Bimu dalam Hati.


Bimu yang pura – pura tidak melihat Bunga, padahal dari tadi sebelum Afif melihat Bimu sudah duluan melihat Bunga.

__ADS_1


Kini tiba saatnya giliran Bunga naik ke atas panggung,


“ Bungaaa,,,,,, bungaaaa,,,,, bungaaaaaa,,,,,,” teriak seluruh penonton menyemangati Bunga.


‘’ Duhhh gimana ini kok pada ribut sihh,, kan aku jadi grogi,” ucap Bunga dalam hati.


Namun karena Bunga sadar dengan tujuannya, dia harus bida konsisten, harus bisa profesional


Apa pun yang terjadi, apa pun yang didepanku ini aku harus menampilkan yang terbaik,’’ dalam benak Bunga.


“ Ayo Bunga kamu pasti Bisaaaaaaa,,,” teriak sahabat terbaiknya itu.


Dengan menghela nafas panjang Bunga tersenyum ke arah penonton.


Membuat semua terdiam dengan senyum manis gadis Desa itu.


Dan akhirnya Bunga menyanyikan lagu perlahan, dengan penjiwaan yang begitu luar biasa, sehingga hampir seluruh ruangan itu meneteskan air mata,


Bagaimana tidak Bunga membawakan Lagu Bunda dari teh Melly.


Siapa yang gk bakal rindu jikalau sudah mendengar lantunan dengan penjiwaan yang luar biasa


Keheningan yang luar biasa terjadi seketika di dalam aula kampus itu, pas selesai bernyanyi barulah terdengar kembali suara tepuk tangan yang begitu hebat untuk penampilan Bunga.


“Alhamdulillah selesai tugasku, tinggal menunggu hasil,” ucap Bunga.


“Luna langsung memeluk sahabatnya ketika turun dari panggung,” aaaaaaaa aku nangis nih karena lagu mu itu “ ucap Luna.


“ Akhh masa iya sihhhh, yang penting itulah kemapuan ku, terimakasih juga untuk semuanya,” mereka berpelukan di hadapan orang banyak itu.


Tengggggggg


Tiba saat pengumuman.


Para juri dengan antusias melaksanakan tugasnya, satu per satu pemenang di panggil ke atas panggung


Untuk vokal solo pria.


“Juara pertama direbut olehhhh,,,,,,,,,, Bimuuuuuuuu,,,,,” ucap juri.


Seluruh cewek pada berteriak histeris karena banyak yang mengidolakan si Mr,cool.


‘’ Juara pertama vokal Wanita,, direbut oleh,,,,,,,,,,, Bungaaaaaa” teriak juri.


Sontak semua laki- laki dan perempuan lebih teriak lagi kemenangan Bunga.


“ Lunaaaaaaa aku menang???? “ tanya Bunga.


“Iyaaa tuhhh,, cepatan kamu naikk ,” sahut Luna.


Akhirnya yang di impikan Bunga bisa terwujud juga dalam benak Luna.


“Huhhhh bisa dehh ngirim buat Ortu di Desa”dalam hati Bunga.


Acara berakhir setelah sesi pemotretan selesai

__ADS_1


Nama bunga menjadi tersohor di seluruh kampus, sekarang dia bnayak penggemar begitu juga dengan Mr.cool, banyak dari mahasiswa yang berharap mereka Jadian, karena menurut mahasiswa ini mere pasangan yang serasi.


Namun karena itu hanya ilusi saja menurut Bunga, dia tak pernah mengopeni jika banyak yang bertanya akan hal itu.


“ Lunaaaa akhrinya aku bisa ngirim uang juga buar orang tuaku,,,senang dehhhhh,” ujar Bunga.


“Syukur lah ,, mudah- mudahan banyak lagi rezeki yang lain, amin,” jawab Luna.


“ Lun yuk makan bareng aku yang traktir, merayakan kemenangan ini kamu juga kan banyak banget ngebantu untuk ini,” pinta Bunga pada sahabatnya.


“Mmm kalo kamu yang ngajak mana mau nolak akuuu,,, gas kannnn,” langsung di sambar Luna.


Luna & Bunga pergi ke sebuah restoran sederhana untuk merayakan kemenangan Bunga.


Tak lupa di tengah jalan mereka berhenti sebentar untuk megirimkan sebagian hadiah untuk orang tua Bunga di desanya.


Betapa bahagianya kedua insan yag bersahabat itu, semoga persahabatan mereka akan abadi untuk selamaya.


Setelah makan.


“Lun temani aku yokkk belanja, baju dan beberapa keperluan selama sebulan ini, kalo gk sekarang ntar habis tak tau kemana nih duit,” ucap Bunga.


‘’ Ooo iya iyaaaa ayokkkk, berhubung hari ini hari bahagiamu” sahut Luna.


Karena dari Desa memang Bunga harus membeli satu per satu keperluannya.


Kalo gk mungkin dia masi akan terus- terusan kelihatan gadis Desanya.


Tapi itu lah yang membuat dia unik dibanding yang lain,


Karena tingkah konyol, polos dan suara teriakannya, membuat smua orang langsung mengenalnya


Kring,,, kringg,,,, kringgg,,,,, “Bunga Menelpon ke Orang tuanya”.


Orang tua Bunga” Halo, nak! Kamu apa kabar disana?".


“ Aku baik – baik aja kok buk, kamian apa kabar” tanya balik Bunga.


“Alhamdulillah nak kami baik – baik semua kok, oh iya terimakasih lo nak atas kirimannya,” sahut orang tua Bunga.


“ Itu gk seberapa kok, kalian doa kan saja semoga rezeki ku disini bertambah, agar bisa ngirim lebih dari itu pak, buk” pinta Bunga Kepada orang tuanya.


“ Kalo itu nak e, gk perlu kamu minta pun, kami selalu mendoakan yang terbaik untuk kita nak,” sahut orang tua Bunga.


“Ya udah dulu ya pak,, buk,, Bunga mau ke kost dulu nih masi diluar soalnya, bareng Luna nihh,” jawab Bunga meminta memutus telpon.


“ Iya iya nak, kamu hati – hati disana, jaga kesehatan ya,” nasehat orang tua Bunga.


“ Siap Pak, Buk,” jawab Bunga dengan sigap


Malamnya saat Bunga Di Hotel ternyata dia mendapat ..


...Bersambung...


...Next episode...

__ADS_1


...*Mohon saran & kritik yang membangun...


__ADS_2