Kesemsem Gadis Desa

Kesemsem Gadis Desa
Episode 12


__ADS_3

Setelah keluar ruangan Dosen kak Afif menarik tangan Bunga, ke arah taman kampus


"Bunga coba jelaskan semua yang ada di medsos itu, apa benar itu semua???," tanya Afif


"Gk kak itu semua tidak benar, Reny hanya mengada - ada cerita itu, memang iya aku pergi ke Hotel itu, tapu aku bekerja disana,bukan jual diri," jawab lantang Bunga.


"Kalo kek gitu, Reny harus mempertanggung jawabkan Perbuatannya!!!," tegas Afif.


"Aku juga gk tau kak,apa salah ku kepada orang- orang itu, suka sekali mengganggu kehidupan ku belakangan ini," ucap Bunga.


"Udah kamu tenang aja, biar aku yang mengurus Reny dan teman - temannya itu," tegas Afif.


" Iya kak Terimakasih kak," lirih Bunga.


Setelah itu Bunga langsung mencari sahabatnya, yang ternyata menunggu dia di tempat biasa nongkrong.


"Lunaaaa,,, Bunga langsung memeluk sahabatnya itu sambil menangis.


"Udah - udah Bunga, kamu kan gadis desa yang tangguh, masa gegara masalah kek gini kamu mewek," ledek Luna.


"Gk kok aku gk nangis karena itu, aku nangis karena Dosen itu masih percaya terhadapku,itu yang membuat aku jadi terharu," ucap Bunga.


"Syukur deh kalo nama kamu udah bersih,di mata Dosen itu, kalo yang lain - kain gk perlu kamu urusi, intinya kami masih tetap kuliah disini, dan tetap jadi sahabatku udah, itu aja," cetus mulut Luna.


" Bunga langsung terdiam mendengar penjelasan sahabatnya itu, di lain orang pasti sudah men cap Bunga sebagai gadis yang gk punya harga diri.


Bimu sendiri masi tak percaya dengan kabar itu, setelah melihat kembali photo yang di posting Reny, ternyata itu Hotel Milik keluarganya sendiri.


Gk menunggu waktu lama.


Bimu segera langsung ke arah Hotel, memastikan pemberitaan itu.


Tin,,, tinn,,, tinnn,,,, suara klakson Bimu.


Langsung satpam mengamankan Mobil anak Bos besar itu, " siang mas," sambut pak Asep.


"Iya ,siang juga pak Asep," jawab Bimu.


Bimu pun langsung jalan ke dalam Hotel, mencari kebenaran itu.


" Bisa saya melihat CCTV dan buku tamu tadi malam" tanya Bimu kepada Vicky.

__ADS_1


Vicky adalah Manager di Hotel itu "ohhh bisa dong Bim, silahkan periksa, emang buat apa an??? tanya vicky.


"Ada sesuatu yang harus aku selesaikan " ucap Bimu.


Bimu melihat rekaman CCTV itu memang melihat Bunga, tapi bertolak belakang dengan pemberitaan itu, ternyata Bunga adalah salah satu karyawan Hotel Milik keluarganya itu,tapi bekerja di shif malam, mungkin karena ia Kuliah dari pagi hingga sore," gumam Bimu dalam hati.


" Makasih Vic aku pamit ya," Bimu segera keluar setelah mengetahui itu semua.


Bimu mencari kebenaran ini, karena ia tidak percaya sedikit pun kalau yang di sebut Reny itu adalah Bunga yang pernah menolongnya dari kematian.


Kemudian sampai di rumah Bimu langsung terduduk merenung di ruang tamu, tanpa mengganti pakaian dulu.


"Lohhh kamu udah pulang Bim," tanya papa Bimu.


"Udah nih pa," jawab Bimu.


"*J*adi kok bengong sendiri disitu Bim, ada masalah apa emang," sahut papa Bimu.


"Eh pa, papa kenal sama karyawan Hotel kita yang namanya Bunga pa??? ," Bimu menanya balik langsung ke papanya.


"Oh Bunga,,, karyawan yang baru beberapa bulan kerja di Hotel," ucap papa Bimu.


"Nahhh itu papa kenal, emang anaknya gimana di Hotel pa??," pertanyaan masih berdatangan dari Bimu.


"Apa an sih pa... bukan itu, kemaren yang nolong Bimu itu ya si Bunga itu pa,, dia anaknya Jago bela diri ternyata," jelas Bimu.


" *O*hhhj,,kok kamu baru kasi tau papa kalo orangnya Bunga, nanti malam papa ke hotel bilang makasih ke dia, kamu pasti lupa kan bilang Makasih papa ke Bunga???” tutur papanya.


Sambil menggaruk kepala "heheheh belom pa,Bimu emang Lupa,," jawab Bimu.


"*E*mang ada apa kok tumbenan kamu nanya kek gini," tanya papanya lagi.


"Gini pa, ada yang coba - coba buat mencoreng nama Bunga di Kampus, jadi Bimu gk percaya dengan itu, katanya Bunga ke Hotel buat jual diri, makanya Bimu pastikan,sebab di photo itu hotel Kita pa, sahut Bimu.


"*A*staga, memang anak itu minta untuk shif malam, karena ia kuliah juga dari pagi sampe sore, mungkin karena iri itu sama Bunga,secara dia anaknya selain baik,pintar dan pekerja keras, tutur papa Bimu.


"Mungkin juga sih pa, belakangan ini kan memang nama Bunga lagi mekarnya di Kampus,. jadi wajar lah banyak yang iri dengan dia," ucap Bimu.


Akhirnya Bimu tahu kebenarannya , jadi dia merasa lega ,karena memang tidak masuk akal dalam benaknya seorang Bunga seperti itu.


Setelah Bimu sampai kamarnya untuk istirahat.

__ADS_1


Tok,,, tokk,,, tokk,,, 'suara ketukan pintu.


Masuk aja gk dikunci,teriak Bimu.


Ternyata yang datang adalah Afif dan Very.


Mereka berkumpul masih di topik yang sama, ya itu membahas masalah Bunga.


ya iya


Secara Bunga kan selalu jadi buah bibir di kampus


karena dia seorang gadis Desa yang pantang menyerahnya dan multitalenta.


"*E*h Bim,ver tadi aku sempat ngobrol sama Bunga pas di kampus, kalian tau gk, sebenarnya postingan itu sma sekali gk benar." jelas Afif.


"Iya iya ,,aku tau ituuuu," sambut Bimu.


"*La*gian kan kata Bunga, dia kerja sampingan sebagai OB di hotel itu, untuk nambah - nambah masukan biaya selama di kota ini, ternyata dia anak kurang mampu dan beasiswa juga di kampus, Bunga sendiri yang ngomong ke aku tadi," paparkan lagi oleh Afif.


"Iya aku udah tauuuu, jawab Bimu lagi.


"*Id*ihhh dari tadi ,iya tau,iya tau itu aja kamu Bim" Dengan lantangnya Afif.


"Ya jelas lah aku tau, Bunga kan kerja di Hotel papa aku, jadi tadi pas pulang aku cerita ke papa, terus papa menjelaskan semua tentang Bunga," ucap Bimu.


"Yahhhhhh aku diam aja, aku kan gk tau apa apa tentang Bunga," sahut Very.


Iya iyaaaaa,,, emang dari dulu kamu selalu tinggal berita teriak Bimu dan Afif.


"*B*esok harus ketemu sama Reny nih, dia harus tanggung jawab dengan postingan itu, tutur Afif.


"Harus lah boy, Reny dan gengnya harus minta maaf ke Bunga, kasihan Bunga, dia juga yang udah menolong aku kemaren pas di keroyok bajingan- bajingan itu," sahut Bimu.


" Ya udah besok kita paksa aja tuh si Reny dan gengnya buat minta maaf sama bunga, dan memberi penjelasan lagi tentang postingannya, agak nama Bunga kembali mekar, kan gk lucu kalo kuncup kek gini," sahut Very.


Tumben otak mu encer," ledek Afif.


Ke esokan harinya....


...Bersambung...

__ADS_1


...next episode...


__ADS_2