
Ke esokan harinya, Very mencari Reny di sekitar kampus namun tak ketemu.
Karena Reny pasti selalu agak telat beserta gengnya.
Yang di tunggu Reny yang datang Bunga,
"Pagi Bunga, Luna mana?," tanya very.
" Ohh Luna, bentar lagi juga nyampe kak," jawab Bunga.
" Oh iya Bunga, kita udah tau kok cerita yang sebenarnya, mudah - mudahan secepatnya semua ini berakhir ya Bunga," sambung Very.
"Amin, Makasih ya kak, masih percaya sama Bunga," jawab Bunga dengan lirih.
Bunga segera menuju taman untuk istirahat sebentar disana.
"Hey Reny kamu kesini cepat, "panggil Very.
"Apa an sih, tumben manggil Reny,?? baru sadar Bidadari secantik diriku hahh??," Reny puji diri sendiri.
"Uhukkk,,uhukkk,,,, apa ?? cantikkkk???, cantikan juga Kuntilanak kali," ledek Very.
"Jadi kenapa manggil haaaaa," dengan ketusnya.
"Hari ini kamu harus luruskan,perbaiki, dan kembalikan nama baik Bunga, kamu buat nama dia tercemar akibat posting mu di media sosial," titah Very.
"Haaaaahhhhh perbaiki nama Bunga??, Ogahhhhh gk penting," Jawab Reny dengan lantamnya.
"Ow ow, baiklah, di handphone ku ada bukti, bahwa Sasha yang mengambil photo Bunga, dan ingat akun kamu yang memposting, dan 1 lagi siap - siap masuk Penjara, " ancam Very.
Druggggggggggg....
Reny terdiam sesaat, gk bisa berkata-kata lagi.
" Weysssss ni ada apaan,kok teman ku bersamamu ," tanya Sasha kepada Very.
" Cocok lah ,ayo kalian udah Komplit," mari ikut dengan ku ajak Very.
" Eeeehhh mau kemana ikut dengan mu, haaa??? jawab Sahsa.
"Udah udahhh kita ikut aja,,, emang kamu mau masuk penjara????? sambung Reny.
" Ya gk lahh,, siapa sih mau masuk penjara," jawab Sahsa.
Very langsung membawa mereka untuk menemui Bunga.
__ADS_1
Sampe di dekat Bunga, tiba-tiba Luna datang.
"Heyyy tunggu !!!! kalian mau apa lagi??? hah , belum puas mempermalukan sahabatku hahhh???," bentak Luna dengan kesalnya.
"Bukan begitu Lun, nih mereka satu geng mau minta maaf kepada Bunga, atas apa yang mereka perbuat," ucap Very.
"Enak aja minta maaf, minta maaf itu mudah kaliiii, minta maaf kalian di Penjara, aku bakal laporin ini semua atas tuduhan Pencemaran Nama Baik," teriak Luna.
"*P*lis Lun jangan laporin kita,, kita betul-betul minta maaf kepada Bunga, kita gk mau di penjara," geng julid itu memohon.
"Udah sihh gk perlu ribut lagi, kalian aku maafin tapi jangan macam-macam lagi, kalo gk semua ini bakal aku laporin," ancam Bunga lagi.
"*M*akasih ya Bunga," ucap mereka bertiga.
"Hm hm hm jangan kira udah selesai yaa, kalian hapus itu postingan, buat poster yang menerangkan kalo Bunga itu gk seperti yang kalian tuduhkan, kalo nama bunga belum baik di kampus selama 2 hari ini, siap - siap mendekam di penjara, paham !!!!,' bentak Luna.
" Ii iya iya, kami akan lakukan itu semua," ucap mereka.
Dan very pun melepas mereka bertiga, dan berlari karena malu di teriaki mahasiswa lainnya.
" Sekali lagi makasih ya kak, ucap Bunga.
" Iya terimakasih kak Very sudah mau membantu Bunga, untuk mengklarifikasi masalah ini," sahut Luna.
Dalam hati bunga, ini harus jumpa deh sama kak Bimu,bilang makasih secara langsung. gk bisa di lama - lama in nihh gumam Bunga.
Syukurlah masalah ini segera berakhir, tutur Luna.
"Iya Lun Akhirnya, aku gk di cap wanita malam lagi, sahut Bunga sambil memeluk Luna.
Semua sudah clear very pun melangkahkan kakinya untuk kembali ke kelasnya.
" Gara - gara ide kamu nihhhh, jadi malu kan," keluh Reny.
" Iya, gara - gara ide kamu hampir aja kita membusuk di penjara, apa jadinya kita yang cantik begini adalah Narapidana, mau ditarok mana ni wajah cuantik," ucap Ica.
"Bisa gk sih kalian berdua jangan ngomong itu lagi, aku jadi pusing tau gk, sama - sama ada peran juga dalam rencana ini, aku pula ya di salahkan," lirih Sasha.
"iya lah ini kan ide kamu," teriak Ica dan Reny.
" Iya udah, sekarang kita harus ngapain nih," tanya Sahsa.
" Ya terpaksa lahh, melakukan apa yang mereka minta, dari pada di Penjara," ucap Reny.
Mereka pun mulai mencicil tugas - tugas yang di suruh Luna.
__ADS_1
"Bro tadi semua sudah selesai, Reny dan geng nya sudah minta maaf kepada Bunga, dan mereka juga janji bakal, memperbaiki nama baik Bunga," laporan Very.
" Bagus lah, semoga aja mereka kapok. setelah kejadian ini," jawab Bimu.
"Mana mungkin ada kesadaran sama mereka bertiga, macam gk kenal aja,kalian tingkah geng itu," sahut Afif.
Bunga merasa sudah agak mendingan dan gk tertekan lagi, atas caci, makian dari teman kampusnya, satu persatu daei mereka datang minta maaf kepada Bunga, atas ucapan dan tingkah laku mereka terhadap Bunga,
selama masalah itu belum selesai.
Dengan murah hatinya si Bunga Pelita Desa memaafkan mereka semua, yang jadi kesal malahan sahabatnya sendiri yaitu Luna.
"Dasar kamu yaaa,, terbuat dari apa sih itu hati mu, terlalu baik banget tau gk, yang salah itu harus di hukum, bukan di biarkan begitu saja," Sindir Luna.
"Hey jadi manusia gk boleh dendam, harus saling memaaf kan, lagian kan mereka udah dihukum sama Sahabat ku ini," sindir Bunga.
"*B*iarin biar kapok, terus juga biar nama kamu mekar kembali seperi nama kamu, Bungaaaaaaaa,
kalau bunganya mekar kan kelihatan cantik, kalo kuncup oh my God, jeleknya bukan main," jawab Luna.
"Ahhh sudah sudah, intinya semua selesai tinggal menunggu tugas geng julid itu selesai," tutur Bunga.
"*I*ya ibu peri yang baik hati dan tidak sombong," ledek Luna.
Luna dan Bunga asik bercanda karena masalah ini hampir selesai, namun Luna masih merasa was - was, takut mereka bertindak yang lain - lain lagi.
Tapi, melihat ketegaran Bunga sahabatnya, Luna jadi yakin kalo nanti semua akan baik-baik saja.
_ _ _ _ _ _ _
Tugas pertama dimulai geng julid yaitu membuat poster di kampus dan membagikannya kepada setiap mahasiswa, dan tidak lupa menempel di mading Kampus.
" Duhhh aku capek banget nih, kita istirahat dulu yukkk," pinta Reny.
" Ayo lahh gk banyak lagi kan,,, tanggung biar selesai, kan masi ada tugas selanjutnya," ucap Ica.
" Iya nihh istirahat dulu aku setuju sama Reny, kaki ku dah pegal banget nih, sebelah kiri juga udah keram," dengan lemasnya Sahsa menjawab.
" Ya udah kalo mau istirahat, istirahat saja lah, " sahut Ica dengan kesalnya.
Setelah mereka istirahat sementara waktu hampir sore akibat keliling kampus seharian, baru mereka sadar dengan ucapan Luna, kalo waktunya hanya sampe Besok...
...bersambung...
...next episode...
__ADS_1