
Sampai dirumah, mereka istirahat
dan besok harinya Bunga dan Bimu melanjutkan misi Bimu, yaitu keliling area perumahan.
Tepat pukul 08.00 wib, setelah selesai sarapan, keduanya langsung melanjutkan perjalanan.
"Bunga, kita langsung jalan sekarang ya," ajak Bimu.
" Oke Mas,yuk jalan, " ucap Bunga.
Pas dijalan ehh ketemu dengan sahabat dari kecilnya Bunga, yaitu Lela.
" Hey Lel,,,," teriak Bunga
Lela pun melihat ke arah suara yang memanggilnya, dan sangat terkejut, melihat cowok Hansome yang ada di samping sahabatnya itu.
" Ehhhh, Bunga, apa kabar??? kapan kembali ke Kota?? ," tanya Lela.
" Tunggu sampai beberapa hari lagi sih," jawab Bunga, karena ia tidak tau sampe kapan Bimu akan didesa nya, keputusan pulang ke Kota ada di tangan Bimu.
,"Ohhhh, begitu,,, nahh ini siapa Bunga, kok aku baru lihat, " Lelas bertanya sambil terkagum melihat ketampanan Bimu.
"Oh iya, kenalkan ini, mas Bimu, dan mas Bimu, ini Lela sahabat aku mulai dari kecil di desa ini, " sahut bunga sembari mengenal kan mereka berdua.
"Salam kenal mas Bimu," ucap Lela sambil malu-malu.
Dengan sigap Bimu pun menjawab.
"Salam kenal balik," jawab Bimu.
" Ya udah, sekarang kita jalan cussssss,,,, menuju sawah ," ajak Bunga.
" Oohh kalian mau ke sawah tohhh, ya udah ,ayoo kalo gitu mah," sahut Lela.
Kedua orang yang bersahabat itu tengah asyik berbincang - bincang, Bimu malah terlihat fokus untuk. mengabadikan semua apa yang dia lihat.
Bimu yang melihat semangat para warga desa, membuat Bimu semakin penasaran dengan aktifitas tersebut, dan ingin belajar melakukan itu.
"Bunga, boleh gk kita mendekati warga, aku ingin belajar, " pinta Bimu, yang membuat Bunga terheran dengan perkataannya
" Bo- boleh mas, nanti saya minta izin ," jawab Bunga.
Bunga pun langsung mengabulkan permintaan anak Bos nya itu, denga meminta izin ke salah satu warga, untuk Bimu bisa belajar.
__ADS_1
"Pak, boleh minta izin ikut membantu, ini ada teman saya dari kota, katanya ingin belajar bertani walau dasarnya saja pak," pinta Bunga kepada seorang warga.
"Ohhhhh, gak apa apa , ya udah sini aja, biar kita mulai, " jawab bapak itu.
"Iya pak, makasih pak," tutur Bunga dengan lembut.
"Mas Bim,,, sini,," ajak Bunga.
Bimu pun segera turun ke area persawahan.
"Emang boleh yaa,aku belajar" tanya Bimu.
"Ya Boleh dong mas, bapak itu juga udah memberi kita izin kok, biar mas bisa belajar," sahut Bunga.
Lagi- lagi Bimu ternganga melihat Bunga yang memperagakan bagai mana cara bertani itu,
ia melihat Bunga yang sudah ulet dalam hal itu.
"Ehhhh Mas ,jangan bengong aja, ayo sini ikuti saya, katanya mau belajar," sindir Bunga.
"Siap, komandan, saya akan belajar dengan semampu saya," jawab Bimu.
Bimu segera mengambil alat yang digunakan untuk pelajarannya di sawah itu, dan langsung mengikuti arahan dari Bunga.
Bimu terlihat sangat menikmati liburan nya, di desa bunga, Bimu terkagum dengan kehidupan bermasyarakat di desa itu, yang sama sekali tidak akan dia dapat di kota.
"Mas udah dulu belajarnya, kita pulang yuk, takut ibuk nyari in kita, kan sudah sore juga," ajak Bunga.
"Hm iya , yok kita pulang, aku pun sudah capek banget , pengen istirahat, rasanya remuk nihh badan," jawab Bimu.
"Hahaha baru segitu, udah capek ," ledek Bunga.
" Ya iya , kan baru kali ini juga aku melakukan hal-hal kek gini Bungaaaa,"" sahut Bimu.
"Oopsss iya juga yaa,, sorry aku lupa, kalo mas gk pernah "ucap Bunga sambil senyum.
Walaupun begitu Bunga merasa bangga juga terhadap Bimu yang mau belajar banyak di desa. banyak hal yang tidak pernah Bimu lakukan, sekarang dilakukannya.
"Ya udah, kita balik sekarang atau ntar malem nihh," sindir Bimu.
"Eh, aku lupa, yaudah ayokk jalan," sahut Bunga.
Seperti biasa setiap sore para penduduk desa sudah ramai karena sudah pulang dari tempat usahanya masing-masing, melihat Bimu yang sekarang selalu menjadi buah bibir di desa itu, dengan semangat para kaum hawa itu selalu menegur Bimu dimana pun berada.
__ADS_1
Ketika sampai di rumah
"Masa Alloh, Nak Bimu kok jorok banget tuhh," tanya orang tua Bunga.
" Iya buk, tadi saya turun ke sawah" jawab Bimu.
"Lahhhhh,,kok turun segala nak, lihat itu kan kamu jadi kotor begitu," sahut ibu lagi.
"Iya buk, gk apa apa kok, tadi kan mas Bimu sendiri yang minta, katanya mau belajar bertani," sahut Bunga.
"Apaaa nakk ???? kamu belajar bertani???? " tanya ibu Bunga dengan kagetnya mendengar itu.
" I- iya ibuk, saya ingin belajar bertani, agar saya tahu, dan mengerti bagaimana kehidupan di desa,kan gk selamanya juga kita punya segalanya, " ucap Bimu.
" Iya lah ,nak, udah sana kamu bersihkan diri kamu, baru istirahat, pasti sudah capek kan," tanya ibuk.
" Capek banget malahan buk e," jawab Bimu sambil tersenyum , segera Bimu berjalan menuju kamar nya untuk bersih-bersih dan istirahat.
Disisi lain, ibuk Bunga merasa bangga dengan Bimu, secara, seorang Bimu yang kaya raya mau belajar untuk hal bertani, dan sangat terkagum-kagum atas alasan Bimu mau belajar.
" Ternyata masih ada pemuda yang seperti Bimu, orang kaya, yang ingin tau, ingin mengenal susah, jarang ini ditemukan dimana pun," gumam ibuk.
"Ohhh,,, capek nya seharian ini,,,,,,,tapi gak apa-apa agar aku tau bagaimana proses kehidupan di desa, seperti ini, dan beruntung banget bisa ke desa ini," ucap Bimu dalam hati.
Bimu sebenarnya iri melihat kehidupan Bunga, walaupun kondisi sederhana, tapi kehangatan,ke kompakan, kasih sayang, suasana rumah yang selalu bahagia, ceria dan selalu mensyukuri apa yang ada.
Walaupun Bimu dari keluarga kaya, tapi justru semua itu dia dapatkan di dalam rumah yang sederhana milik Bunga, Bimu merasakan keharmonisan kekeluargaan yang begitu luar biasa. ini yang membuat Bimu semakin iri dengan Bunga.
"Mas Bim, keluar bentar ada yang pengen aku omongin," teriak Bunga.
"Iya, bunga, sebentar" sahut Bimu.
Bimu keluar dan langsung menemui Bunga.
" Ada apa Bunga" tanya Bimu.
"Kapan kita kembali ke kota, masa aku libur terus, kan gk enak sama temen yang lain mas," tanya Bunga.
Bimu merasa apa yang dikatakan Bunga itu benar juga, Bunga gk mungkin libur terus sementara yang lain masih sibuk bekerja.
" Ok lah, besok kita Pulang," jawab Bimu, walaupun dalam hatinya masih berat untuk kembali, Bimu masih mau belajar banyak di desa.
...Bersambung...
__ADS_1
...Next Episode...