Kesemsem Gadis Desa

Kesemsem Gadis Desa
Episode 32


__ADS_3

Dengan jawaban Bunga yang begitu jelas, membuat hati mama Bimu ikut terharu, pasalnya sudah sangat jarang ditemukan wanita yang berpikiran seperti Bunga yang begitu mandiri dan tidak mau menyusahkan orang tuanya.


Apalagi disekitar area perkotaan kebanyakan cewek taunya cuma jalan-jalan, shopping, nongkrong gak jelas, menghamburkan uang, sedangkan mereka gak punya pemasukan selain dari orang tua.


"Berarti orang tua kamu pasti sangat bangga kepadamu ya," tanya mama Bimu.


"Sampai saat ini mudah-mudahan orang tua dikampung bangga dengan yang sekarang aku capai tante," ucap Bunga.


"Besok-besok tante kesini lagi ya, ini udah larut soalnya tante juga harus istirahat," jawab mama Bimu.


"Oh iya tante , tante hati-hati ya," ucap Bunga sambil jalan menuju lobi hotel, mengantarkan mama Bimu menuju mobil.


Keadaan hotel mulai menghening karena sudah larut malam, para tamu hotel juga sudah pada beristirahat hanya terdengar suara tetesan air hujan yang membuat melodi dari rintikannya, suhu udara seketika berubah menjadi lebih sejuk dan dingin ditambah tiupan angin yang mulai berhembus.


Di ruangan belakang Clara dan Siti sudah setia menunggu Bunga yang masih penasaran dengan apa yang terjadi pada Bunga hingga ia dipanggil oleh Mamanya Bimu.


Plak.... plak.... plak..... suara sepatu yang dikenakan Bunga.


"Bunga cepat kesini," teriak Clara yang penasaran berat.


"Iya mbak, ada apa ini kok tumben berdua disini," ucap Bunga.


"Apa yang terjadi Bunga kok sampai kamu dipanggil ibu Bos, padahal ia kan sangat jarang kemari," sahut Siti.


"Gak tau juga mbak, tiba-tiba aku diajak ngobrol aja sama tante itu," jawab Bunga.


"Terus kok bisa tiba-tiba datang dan ngobrol sama kamu?," tanya Clara merasa curiga.


"Serius mbak aku juga bingung sampai sekarang, tadi pas dipanggil aku juga terkejut mbak," jawab Bunga.


"Tapi gak ada masalah kan dengan Ibu bos kan," tanya Siti.


"Gak Mbak Siti, semua baik-baik saja kok, lagian kalau ada masalah aku pasti cerita ke orang mbak, tenang aja semua no problem," jawab Bunga dengan senyum tipisnya.


"Huhhhhh syukurlah kalau memang gak ada masalah, kita disini udah deg-degan tau pas dengar kabar kalau kamu dipanggil buk bos," ucap Clara.


"Siap mbak, ya sudah kita kerja lagi yukkkk," ajak Bunga terhadap Siti dan Clara.


"Semua sudah selesai Bungaaaaaaaaa," teriak calara dan Siti secara bersama.

__ADS_1


"hehehehe iya iya, gak usah teriak kali mbak," ucap Bunga sambil garuk-garuk kepala.


...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...


Didalam mobil orang tua Bimu menuju rumah setelah dari hotel keluarga mereka.


"Pa Bunga hebat ya," Ucap mama yabg memecahkan keheningan di dalam mobil.


"Hebat seperti apa sih ma," tanya papa.


"Ya hebat pa, dia dari desa dengan semangat tinggi kuliah sambil kerja disini kan hebat pa, jarang lo ada perempuan seperti Bunga sekarang," jawab mama Bimu.


"Ohhh itu, iya ma anaknya juga mandiri dan pekerja keras," ucap papa yang ikut memuji Bunga.


"Selain itu dia masih bisa mengirim sebagian dari gajinya lo pa kepada orangtuanya," jawab mama Bimu.


"Hm iya maaaa, coba aja anak kita seperti Bunga ya ma," ucap papa Bimu.


"Ya semoga lah pa," jawab mama.


Perbincangan tetap berlangsung hingga pada akhirnya mereka pun sampai di rumah, sementara didalam Bimu yang masih bingung karena sangat jarang orang tuanya gak ada dirumah apalagi kalau malam seperti ini. Bimu yang sudah mencari orang tuanya disegala sudut rumah toh apa boleh buat ia tidak dapat menemukannya. Mendengar suara mobil yang parkir Bimu langsung keluar kamar menuju pintu depan.


"Mama sama papa baru dari mana?," tanya Bimu yang penasaran kemana perginya orang tuanya.


"Mama ada urusan sebentar tadi," jawab mama.


"Tapi gak biasanya mama ada pertemuan malam seperti ini," ucap Bimu yang belum puas atas jawaban mamanya.


"Mama kamu tadi ketemu Bunga," jawab papa Bimu.


"Yahhhh ternyata urusan sama Bunga, ada apa mama sama dia?," tanya Bimu.


"Mama pengen ngobrol aja sama dia, mama juga kan pengen punya teman ngobrol dirumah ini cowok semua, jadi mama ngobrol sama Bunga ajaaa anaknya juga open banget kok, baik lagi," jawab mama Bimu.


"Ya gak harus sama Bunga juga kali ma, kan dia kerja disana masa mama gangguin sih," ucap Bimu.


"Ya biarin, itu kan hotel kita jadi bebas dong mama mau ngapain kesana," jawab mama.


"Iya emang hotel itu kita punya, tapi mama juga harus ingat Bunga disana kerja, gak enak nanti sama teman-teman dia yang lain," ucap Bimu.

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu, Bunga kerja dirumah kita aja sambil bantu-bantu mama beres rumah, kan mama jadi ada teman dan gak ganggu dia lagi," jawab mama dengan ide cemerlang nya.


"Gak bisa gitu dong ma, Bunga kan salah satu karyawan terhebat di hotel, nanti kalau dia gak dihotel penghasilan merosot bagaimana," ucap papa.


"Terus mama gimana dong ke hotel takut ganggu, ke rumah gak boleh ya sudah lahhh terserah," jawab mama sedikit kesal dan langsung menuju kamar.


"Gimana nih pa, mama ngambek tuhh," ucap Bimu.


"Ya biarin aja dulu palingan bentar doang, mama kamu kan seperti itu orangnya," jawab papa.


"Lagian mama ada-ada aja, masa Bunga kerja di rumah ia kan sudah dari dulu di hotel," ucap Bimu.


"Makanya itu papa kurang sependapat dengan mama kamu, di hotel kan Bunga salah satu karyawan terbaik papa, nanti kalau dia gak disana mau jadi apa hotel itu," jawab papa.


"Ya udah pa, Bimu ke kamar dulu pengen istirahat," ucap Bimu yang pamit kepada papanya.


"Baiklah papa juga akan ke kamar kok," jawab papa Bimu dan segera berlalu juga ke kamar.


"Paaaaaa Bunga kerja di rumah ya pa," pinta mama Bimu.


"Tapi maa, Bunga salah satu karyawan terbaik lo ma," ucap papa.


"Tapi kan masih bisa mencari gantinya pa," jawab mama.


"Kalau gak di hari libur nanti papa suruh dia kerumah biar mama ada teman, tapi jangan hari kerja dong ma," Ucap papa Bimu.


"Yahhh... kalau begitu sekalian aja pa Bunga tinggal sama kita aja, itung-itung dia sedikit hemat karena gak harus bayar kost lagi, dirumah ini juga masi banyak tuh kamar yang kosong,"jawab mama yang mencari alasan untuk Bunga hadir di rumahnya.


"Kalau itu sih nanti di tanya ke Bunganya langsung ma, papa gak bisa memutuskan ini," ucap papa Bimu.


"Ok papa, mudah-mudahan dia mau ya pa," jawab mama Bimu penuh harap Bunga mau tinggal dirumahnya.


...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...


...Bersambung...


...Jangan Lupa Like, Vote & Komentar yang membangun...


...Terimakasih...

__ADS_1


...🙏🙏🙏...


__ADS_2