
"Udah ma jangan nangis terus, kita berdoa saja semoga nggak terjadi apa-apa dengan Bunga," jawab papa ingin menenangkan hati istrinya.
"Iya pa semoga saja ya pa," ucap Elly.
Sampai di Rumah sakit Elly dan Rayhan langsung menuju ruangan dimana Laras dirawat, dengan tangisan yang belum juga berhenti.
"Bimu apa yang terjadi dengan Bunga?," tanya Elly.
"Bimu juga nggak tahu pastinya ma, Bimu tau Laras jatuh karena teriakan Luna yang terdengar kemana-mana," jawab Bimu yang masih merasa bersalah.
"Mama kan sudah bilang kamu jaga Bunga dengan baik, lain kali mama nggak bakal kasi izin kalian untuk kegiatan di luar kampus," ucap Elly.
"Akhh sudah ma, jangan bahas itu dulu, kita doakan Bunga cepat sehat aja udah," ucap Rayhan.
"benar tuh om , kita doa in bersama, agar Bunga cepat sehat," sahut Very.
"Yahhh tante juga berharap seperti itu, Bunga cepat sehat," jawab Elly dengan lemas.
Tak lama menunggu dokter yang menangani Bunga akhirnya keluar juga dari ruangan itu.
"Dokter bagaimana keadaan Bunga, dia baik-baik saja kan dok?," tanya Elly.
"Iya buk, Bunga baik-baik saja kok, kalau mau ketemu Bunga juga silahkan, ngak ada yang perlu di khawatir kan kok," ucap dokter itu.
"Baiklah makasih ya dokter," jawab Elly yang melangsungkan langkahnya ke dalam ruangan dimana Bunga dirawat.
"Bunga kamu nggak apa-apa kan nak," ucap Elly yang langsung memeluk Bunga dengan wajah yang masih berurai air mata.
"Bunga baik-baik aja kok ma," jawab Bunga.
"Syukurlah nak kamu ngak kenapa-kenapa," ucap Elly.
"Kamu banyak-banyak istirahat dulu ya, nggak boleh pulang dulu sebelum sembuh total," ucap Rayhan.
"Iya pa, Bunga akan istirahat kok," jawab Bunga.
"Bunga mas, minta maaf ya, mas gagal jadi kakak yang baik untuk kamu, mas nggak bisa melindungi kamu," ucap Bimu melimpah kan kekesalan nya yang gagal menjaga Bunga.
"Udah aku mas, namanya juga kecelakaan, ini semua nggak ada salah mas dalam kejadian ini," jawab Bunga.
"Yasa tapi kan mas ada di lokasi yang sama dengan kamu, tapi mas nggak bisa berbuat apa-apa untuk kamu," ucap Bimu.
"Sudah nggak ada yang perlu di salah-salah kan di kejadian ini, kita doakan Bunga cepat sehat, dan bisa bergabung lagi dengan kita," ucap papa Rayhan.
"Iya pa," jawab Bimu.
__ADS_1
"Bunga sudah makan?," tanya mama Elly.
"Belum ma," ucap Bunga.
"Ya udah kamu makan dulu baru minum obat, Bimu cepat kamu belikan nasi buat Bunga," titah Elly.
"Baik ma," ucap Bimu yabg langsung bergegas membeli makan untuk Bunga.
"Nahh Bunga aku pamit dulu ya, besok aku datang lagi, ini udah larut banget soalnya, takut dicari in papa mama," ucap Luna.
"Baiklah Lun, kamu hati-hati ya," ucap Bunga.
"Luna berangkat menuju rumahnya, karena ia takut di cari in orang tuanya.
"Makasih ya nak, sudah mau menemani Bunga sampai ke rumah sakit ini," ucap Elly.
"Sama sama tante, Bunga kan sahabat aku, jadi nggak mungkin aku biarkan begitu saja," jawab Luna.
"Baiklah na, kamu hati-hati ya," ucap Elly.
Sementara Miko masih menunggu kabar dari Luna, apa dia sudah sampai rumah atau belum, karena melihat jam di tangannya sudah pas, menunjukkan mereka sudah sampai di rumah.
Tapi toh belum ada juga kabar dari Luna kepada nya yang sedari sore ia tunggu-tunggu.
"Ma ini nasi untuk Bunga," ucap Bimu.
"Oh iya," jawab Elly sambil menerima nasi itu dari Bimu.
"Bunga kamu makan dulu ya mama suapin," ucap Elly.
"Ngak usah ma, Bunga bisa sendiri kok," jawab Bunga.
"Udah akh jangan nolak, kamu kan lagi sakit biarin mama yang nyuain kamu," ucap Elly yang ingin menyuapi putri barunya itu.
Bimu dan papanya hanya asik melihat kedekatan antara Elly dan Bunga, yang semakin hari semakin dekat antara satu sama lain.
"Hm hm hm anak kesayangan di suapiii," ucap Bimu ingin bercanda membuat suasana agak hidup.
"Ihh apa sih mass" jawab Bimu.
"Udah maklum adikmu yang satu ini kan ingin selalu dimanja oleh mama," ucap papa.
"Hmmmm papa jangan ikut-ikutan dehhhh,,, kan Bunga lagi sakit makanya mama suapi,bukan ingin memanjakan Bunga," jawab Elly.
"Hmmm beneran nihh," ledek Bimu lagi.
__ADS_1
"Papa nggak ikutan ya Bim, ntar mama marah papa nggak mau tau," sambung papa.
"Ihhh udah ma, makannya udah ya," ucap Bunga.
"Berarti sekarang kamu minum obat dulu ," jawab Elly.
"Iya iya ma," ucap Bunga.
Bunga pun meminum obat seperti yang diperintahkan oleh Elly, suasana ini membuat Bunga teringat dengan ibunya di desa yang selalu ingin memanjakan dirinya, apalagi posisinya sama seperti sekarang dia sedang sakit, tapi sekarang sudah ada pengobat rindunya yaitu mama dan papa barunya yang ada di kota.
"Sudah sekarang kamu istirahat aja dulu ya nak, papa akan telpon ke hotel kalau kamu nggak masuk dulu" ucap papa Rayhan.
"Iya pa," ucap Bunga.
"Ma pa, Bimu ke rumah sebentar ya, Bimu mau ganti mandi dan ganti pakaian dulu, baru Bimu ke sini lagi," ucap Bimu yang ingin ke rumah dulu.
"Ya udah kamu hati-hati, jangan lupa bawa juga pakaian untuk Bunga, masa kamu ganti pakaian adik kamu ngak," ucap mama.
"Hmmmm iya ma , Bimu akan bawa," Jawab Bimu.
"Baiklah, kamu hati-hati jangan lupa bawa makanan juga buat papa, papa agak lapar pulang kerja tadi langsung ke rumah sakit," ucap papa.
"Looohhh Bimu kira udah makan pa hahahahah," jawab Bimu.
"Ini aja papa masih pakai baju kerja, nggak sempat mengganti tadi," ucap papa Rayhan.
"Iya paaa ,,, Bimu berangkat sekarang," jawab Bimu.
"Ingat pesan mama, nyetir nya hati-hati," ucap mama.
"Iya maaaaaaa, Bimu ingat kok," jawab Bimu.
Bimu pun berangkat dari rumah sakit menuju rumahnya, karena dari bumi perkemahan ia belum ganti pakaian rasanya sudah sangat tidak nyaman apalagi baunya yang aduhai. Kali ini Bunga juga tidak dapat berhadir di tempat ia bekerja yaitu di hotel galaxy yang merupakan milih keluarga Rayhan yang sekarang Bunga juga salah satu dari anggota keluarga itu.
Sampai di rumah Bimu langsing menuju kamarnya untuk membersihkan tubuhnya, setelah itu baru ia mengganti pakaiannya, tak lupa ia mengambil pakaian untuk Bunga, serta makanan untuk papa yang mulai pulang kerja belum makan apa-apa setelah mendengar kabar kalau Bunga masuk rumah sakit.
...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...
...Bersambung...
...Jangan Lupa Like, Vote & Komentar yang membangun...
...Terimakasih...
...🙏🙏🙏...
__ADS_1