Kesemsem Gadis Desa

Kesemsem Gadis Desa
Episode 33


__ADS_3

"Kalau itu sih nanti di tanya ke Bunganya langsung ma, papa gak bisa memutuskan ini," ucap papa Bimu.


"Ok papa, mudah-mudahan dia mau ya pa," jawab mama Bimu penuh harap Bunga mau tinggal dirumahnya.


Malam pun berlalu diselingi pagi dengan disambut sinar mentari memberikan kehangatan kepada setiap insan yang melakukan lari pagi, dengan cuaca cerah se cerah semangat Bunga menjalani hari-hari nya.


Pagi ini Very dan Afif melakukan lari pagi ke arah komplek rumah Bimu, rute yang biasa dilewati mereka berdua.


Dari jendela kamar Bimu, melihat kedua sahabatnya itu tengah berada di depan rumahnya, dan ia pun segera turun menyusul ke arah mereka.


"Hey Fif, Very, tungguin dong," teriak Bimu.


Afif yang mendengar teriakan itu seketika berhenti dan melihat ke arah rumah Bimu.


"Hey Bim yuk cepatan," ucap Afif.


"Iya iya, yukkk lanjut larinya," ajak Bimu.


"Hmmmm tumben mau ikutan lari pagi," sindir Very.


"Yeeeee Emang gak boleh?," jawab Bimu.


"Hustttt ngapain pada ribut sih, lanjut aja larinya gak usah pake keributan segala," ucap Afif.


Sambil lari-lari kecil Bimu teringat dengan yang di katakan mamanya kalau mereka pernah jalan dengan Bunga dan Luna, Bimu masih penasaran akan hal itu.


"Fif aku boleh nanya sesuatu gak?," tanya Bimu.


"Ya boleh dong, emang mau nanya masalah apaan," ucap Afif.


"Kalian kemaren jalan ke mall bareng Luna sama Bunga ya?," tanya Bimu.


"Iya Bim, kamu sih gak pernah mau kalau diajak keluar," sahut Very.


"Iya emang kita jalan kemaren, gak tau kenapa bisa ketemu secara tiba-tiba dengan mereka, atau mungkin ini yang dinamakan jodoh ya," ucap Afif.


"Hmmmmm hmmmm,,, apa jodoh???," aku gak salah dengar," tanya Bimu.


"Ya iya dong, namanya pertemuan yang tidak di atur sama sekali bisa ketemu secara nyata dan tiba-tiba," jawab Afif.


"Itu namanya kebetulan ,bukan jodoh," ucap Bimu yang merasa agak sedikit kesal dengan jawaban dari Afif.


"Emang kan kita gak tau siapa nanti yang bakal jadi jodoh kita, akunya sih berharap semoga Bunga adalah jodohku," jawab Afif.


"Halooooo kamu gak lagi mimpi kan?? kamu pacaran sama si Bunga?? Mustahilllllll, mana mungkin seorang Bunga yang multitalenta mau sama kita-kita," ledek Very.

__ADS_1


"Ya kan berharap gak ada larangannya sihh," ucap Afif.


"Berharap sih boleh, asal jangan terlauuuuu aja," jawab Very.


"Kok kamu nanya masalah ini sih, emang ada hubungan apa kamu dengan Bunga?," tanya Afif merasa curiga.


"Gak kok bro, cuma karena mama ku langsung cerita aja pas baru nyampe ke rumah, jadi penasaran cerita sebenarnya," jawab Bimu.


"Ow ow ow, itu sih kebetulan Bunga gak sengaja nabrak mama kamu, dan kami berdua ini langsung kenalin Bunga deh ke mama Kamu," ucap Very.


"Hm pantesan aja mama langsung tau kalau Bunga itu yang nolong aku, ini gara-gara kalian," jawab Bimu.


"Kan gak masalah sih, biar mama kamu juga kenal dengan orang yang sudah pernah menolong anaknya," ucap Very.


"Kenal sih kenal tapi ujung-ujungnya Bunga yang selalu jadi topik pembicaraan mama di rumah, bosan tau dengarkan itu-itu aja setiap hari," jawab Bimu.


"Wajar dong mama kamu masi bercerita tentang Bunga, kan baru pertama ketemu pasti dong masi hangat-hangatnya jadi topik,apalagi kan Bunga selain cantik, baiknya bukan lagi," sahut Afif.


"Sudahlah jangan bahas itu lagi yuk lanjut," ucap Bimu mengalihkan pembicaraan.


"Yeeeeee tadi dia yang mulai membahas Bunga, ini malah lari dari topik," sindir Very.


Ketiga sahabat itu melanjutkan lari paginya hingga terik matahari mulai terasa panas menusuk pori-pori kulit, pertanda mereka akan usai melakukan lari paginya.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Tok.... tok.... tok.... Suara ketukan pintu oleh Luna.


"hmmmmmm iya iya sebentar," ucap Bunga dari dalam kost dari suaranya terdengar masih baru bangun.


Krekkkkkk....... Suara pintu yang terbuka.


"Iya ada apa sih," tanya Bunga yang belum melihat siapa yang datang.


"Ada aapa sih,,, kamu gak lihat ini sudah jam brapa masih bilang ada apa sih," jawab Luna yang langsung masuk ke dalam kost Bunga.


"Ohhhh my God,,, ini kamar atau kandang bab* sih, kok berantakan seperti ini," teriak Luna.


"Hustt jangan kuat-kuat, malu sama tetangga," ucap Bunga sambil menutup mulut Luna yang berteriak.


"Lagian kamu sih, masa kost cewek gak beraturan kek gini, nanti ada yang ngeliat kamu gak malu," jawab Luna.


"Tapi kan aku gak ada waktu buat beresin ini semua, pagi sampe sore kuliah, malam kerja, dimana lagi waktuku beres-beres kost, gak sempat Lunaaaaaa," Ucap Bunga.


"Kan masi ada waktu senggang antara pulang kampus sampai abis magrib," jawab Luna.

__ADS_1


"Iya adaaa, tapi aku gunakan untuk istirahat biar vit kalau kerja di hotel," ucap Bunga.


"Memang betul sih, tapi kan bisa aja di beresin sedikit demi sedikit, biar gak separah ini, seperti kapal pecahhhh," jawab Luna.


"Dah akhh jangan bahas ini lagi, kamu ada apa kemari kok tumben gak laporan dulu," tanya Bunga.


"Eyyy emang disengaja biar keliatan kebiasaan kamu seperti apa di pagi hari," jawab Luna.


"Sekarang udah puas kan, udah lihat kapal pecah itu seperti apa," ucap Bunga dengan senyum tipisnya.


"Idihhh masih bangga ngomong seperti itu, dasar Bungaaaaaaaa," jawab Luna.


"Jelas dong bangga jadi diri sendiri, kalau aku ada waktu pasti kinclong ini semua mahh ,tenang aja," ucap Bunga.


"Gak bakal ada kalau kamu gak sempatin," sindir Luna lagi.


"Mmmmmmmm iya deh besok-besok aku sempatkan buat beresin kost," ucap Bunga.


"Nah gitu dong anak gadis harus bersih, rapi, wangi dan satu lagi harus kelihatan berwibawa," balas Luna.


"Siap nyonyaaaaaaa," ledek Bunga terhadap Luna sahabatnya.


"Hari ini kita kemana???? ini libur terakhir lo besok udah ngampus lagi ," ucap Luna.


"Gak tau Lun biasanya yang atur jadwal kan kamu, aku tinggal ngikutin aja," jawab Bunga.


"Beli perlengkapan kuliah sudah, semua persiapan udah selesai juga, berarti hari ini kita ke Pantai," ucap Luna.


"Yeeee akhirnya aku bisa ke pantai jugaaaa," teriak Bunga.


"Duhhh emang kamu belom pernah ke pantai???," tanya Luna merasa heran dengan teriakan Bunga.


"Belum Luna di desa mana ada pantai yang ada ituuuu hamparan sawah dan bukit-bukit kecil sekitar desa," ucap Bunga dengan polosnya.


"Ya udah buruan gihhh kamu siap-siap buat kita langsung cussssss," sahut Luna.


"Okkk siap, untuk pertama ke pantai yesssss," ucap Bunga.


...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...


...Bersambung...


...Jangan lupa Like, Vote & Komentar yang membangun...


...Terimakasih...

__ADS_1


...🙏🙏🙏...


__ADS_2