
Krek,,,,, suara pintu kamar Bunga di rawat terbuka. Langkah kaki satu persatu mulai jelas terdengar semakin dekat. Dan ternyata itu adalah pak Rayhan pemilik hotel tempat Clara dan yang lain bekerja, otomatis semua langsung pada siap berdiri.
"Pagi pak Bos," ucap clara mewakili teman - temannya
"Pagi juga clara,, oh kalian datang jenguk Bunga?," tanya pak Bos.
"He he he he iya oak Bos,,, sebelum bubar d hotel kita kemari dulu," jawab Siti yang terheran-heran kenapa Bunga gabung dengan keluarga pak Bos.
"Ahhh mungkin karena Bunga karyawan hotel makanya keluarganya pak bos kemari semua," gumam masing-masing dari mereka di dalam hati.
"Udahh mbak duduk lagi, capek tau berdiri terus," ucap Bunga menyuruh mereka duduk kembali.
"Gimana Bunga, masih ada yang sakit???," tanya pak Rayhan dengab santai.
"Udah ngak ada lagi kok pa, kalau bisa Bunga di rumah aja istirahat nya, capek di ruangan ini terus," jawab Bunga dengan memohon kepada papanya untuk pulang ke rumah aja.
Sementara pak bos belum menjawab, para karyawan hotel menjadi semakin bingung, ini Bunga manggil papa ke pak bos, ada apa sih sebenarnya," dalam pikiran mereka.
"iya iya iya, nanti papa coba ngomong sama dokter ya, biar kita ke rumah aja," jawab Rayhan membuat semua bertambah kebingungan
"Iya pa, makasih ya," ucap Bunga terhadap papanya itu.
Setelah pak bos duduk di samping istrinya barulang mereka mau mencari tau ada apa sebenarnya antara keluarga pak bos dengan Bunga, yang mereka sendiri sudah tau latar belakang keluarga Bunga yang di desa.
"Eh Bunga kami ngak salah dengar kan???," tanya Siti sembari berbisik-bisik.
"Lohh salah dengar apa mbak e ??," jawab Bunga yang belum sadar kalau ia belum pernah menjelas kan hubungan antara ia dan keluarganya pak Rayhan
"Itu tadi kamu manggil papa ke pak bos," ucap Clara dengan spontan
sambil senyum-senyum Bunga pun menjawab
"ia mbak,, mbak ngak salah dengar kok, aku sudah menjadi bagian keluarga pak Rayhan,," jawab Bunga yang membuat semuanya terkejut.
"Bagaimana ceritanya??," sahut Clara yang spontan mengeluarkan pertanyaan
"karena ibu Elly pengen punya anak cewek di rumah, jadi Bunga di adopsi mereka buat jadi anak mereka di keluarga itu mbak," jawab Bunga menjelaskan.
__ADS_1
"Trus kenapa kamu masih kerja d Hotel, kamu kan sudah di keluarga mampu?," tanya siti dengan kepo nya.
"ha ha ha itu permintaan ku mbak, aku bilang ke pak Rayhan aku masih mau kerja di Hotel, walaupun sebenarnya mereka sudah ngelarang," jawab Bunga sembari tersenyum kepada mereka.
Mereka yang bercerita panjang lebar karena semuanya baru saja terungkap, teman mereka satu pekerjaan ternyata sudah lama menjadi anak bos juga, namun karena sikap, cara bicara Bunga yang selalu merendah jadi mereka baru tau cerita yang sebenarnya.
Asik bercerita tiba-tiba ada lagi yang membuka pintu tanpa mengetuk dulu, dan ternyata itu adalah Bimu anak pertama keluarga Rayhan.
"Ehhh ada mas Bimu," sahut Siti dengan centil nya.
"Ops iya mbak, lagi jeguk Bunga nih ??," tanya Bimu kembali kepada mereka.
"Iya mas nih dah lama juga sih bentar lagi balik," jawab Clara
"kamu ngak ke kampus Bim??," tanya Elly kepada anaknya itu.
"ya ke Kampus dong ma, ini cuma singgah bentar," jawab Bimu yang sudah rapi
"oh iya nanti jangan lupa bawa in surat dari Rumah sakit ke Ruangan adik kamu tuh," titah Elly karena bunga harus masih istirahat dulu.
"baik ma, mana suratnya biar aku langsung berangkat," jawab Bimu.
selagi ia berjalan menuju ruang Bunga, si trio julid kembali melihat dan langsung menggoda Bimu. Namun karena di belakang bimu ada Very dan Afif menyusul jadi mereka berdua langsung mengusir trio julid tersebut.
Dengan teriakannya mereka bertiga kompak " Yahh gagal deh rencana," ucap mereka bertiga
Afif dan Very pun langsung tertawa melihat ekspresi trio julid dengan kegagalan mereka.
ketika di jalan Afif bertanya kepada Bimu bagaimana keadaan Bunga sekarang, dengan cepat Bimu menjawab Bunga sudah sehat cuma Perlu istirahat aja sekarang jawab Bimu.
mendengar jawaban itu Afif merasa ngak ada kesempatan lagi buat dekati Bunga, padahal rencana Afif pulang dari kampus itu langsung menjenguk Bunga ke rumah sakit.
Kembali ke rumah sakit
Pak Rayhan pergi menemui dokter yang menangani Bunga untuk membicarakan permintaan dari putri nya itu.
"Eh pak Rayhan apa kabar, ada perlu apa ini?," Tanya dokter
__ADS_1
"kira - kira bisa ngak dok Bunga istirahat nya di rumah aja, katanya dia udah bosan di ruangan terus," jawab Rayhan dengan santai.
"kalau dilihat dari kesehatan nya ngak masalah sih sebenarnya pak, dia betul-betul wanita yang kuat," ucap dokter memuji Bunga
"Alhamdulillah kalau begitu, berarti kita bisa pulang kan hari ini?," tanya pak Rayhan kembali
"Bisa pak, nanti saya datang ke ruangannya Bunga sekaligus men cek kesehatan dia lagi," ucap dokter yang membuat hati seorang pak Rayhan senang karna permintaan Putri dapat ia kabulkan.
"Baik dok, kalau begitu saya permisi ya," ucap pak Rayhan minta izin kembali ke ruangan Bunga
"oh iya iya, silahkan pak," jawab dokter dengan mempersilahkan pak Rayhan
Lalu pak Rayhan dengan semangat kembali menuju ruangan Bunga di rawat.
"Eh nak, papa baru bicara dengan dokter, katanya kamu nanti sudah bisa ke rumah setelah ia cek lagi kesehatan kamu," ucap Rayhan dengan penuh semangat.
"yeyyyy Alhamdulillah kalau begitu pa, Bunga senang banget akhirnya bebas dari rumah sakit ini," jawab Bunga dengan riang gembira.
"hmmm bahagia sekali ya putri mama mau pulang k rumah," sindir Elly terhadap putri nya itu.
"iya dong ma, disini ngebosenin, kalau di rumah kan masi bisa kemana-mana, ngak sumpek kek gini, capek tau ma baringan terus beberapa hari ini," jawab Bunga dengan keluhan yang ia rasakan.
"Weeehhh kalau begitu semoga cepat pulih yaa, biar bisa gabung lagi dengan kita," sambung Siti dan clara.
"He he he iya mbak, doa in ya biar cepat pulih," ucap Bunga kepada rekan kerjanya itu.
"kalau begitu kami pulang dulu ya, Bunga, pak Bos, ibu," ucap Clara minta izin pulang duluan.
"Iya iya iya mbak, terimakasih sudah datang menjenguk ya," jawab Bunga.
"baiklah kalian hati-hati pulang nya," jawab Rayhan si bos mereka di Hotel.
"Siap pak boss ," sahut Clara dengan semangat dan mereka pun melangkah untuk pulang ke rumah masing-masing.
...Bersambung...
...Jangan Lupa Like, Vote & komentar...
__ADS_1
...Terimakasih...