Kesemsem Gadis Desa

Kesemsem Gadis Desa
Episode 39


__ADS_3

Pukul 06.00 suara alarm dari gawai berbunyi kencang hingga memekkan telinga. Mimpi indah yang baru saja dimulai bagai disiram air panas lalu hilang seketika. Seperti biasa pagi ini indah, langit masih kelabu, udara sekitar terasa dingin menyentuh kulit. Burung-burung terdengar riang bernyanyi, kicauannya menemani aktifitas manusia dipagi itu.


Terlihat beberapa orang berlari kecil untuk berolahraga, disana juga terlihat lalu lalang sedikit sepeda motor, mereka sepetinya orang kerja kantoran yang bekerja di perusahaan, disisi lain, masih ada orang yang terlelap tidur dikasurnya, menikmati mimpi indahnya. Entah jam berapa mereka akan bangun.


Aku terus berjalan menuju jalanan ke arah kampus hijau, disana ada menu sarapan faforitku, yaitu bubur ayam, minumnya teh tawar hangat, Emmmmm begitu nikmat rasanya di pagi hari yang dingin ini.


Sebenarnya kuliah mulai pukul 08.00 wib, tapi rencananya aku akan berangkat ke kampus pagi-pagi sekali setelah matahari terbit.


Setelah selesai menikmati sabu alias sarapan bubur, aku kembali ke kosan untuk bersiap- siap ke kampus. Tas sudah diisi dengan perlengkapan kuliah, kamar kosan sudah sedikit dirapikan,dan barang-barang semua sudah di packing untuk pindahan nanti setelah pulang dari kampus.


Aku naik motor ke kampus. Motor yang aku beli dari hasil jerih payahku selama bekerja juga ditambah dengan beberapa hadiah yang aku dapatkan dalam ajang perlombaan di kampus.


Aku menyusuri jalur khusus sepeda motor di area kampus, pepohonan hiaju dan rindang menemani perjalananku. Disisi kananku ada sebarisan pepohonan dan rerumputan sepanjang jalur sepeda motor, disebelah kiri terlihat banyak sekali pepohonan dan semak belukar, bahkan banyak pohon yang masih tinggi dengan diameter lingkarannya lebar, yang menampilkan kesan hutan.


Aku terus berjalan, matahari bersinar hangat aku suka dengan hal ini, dipagi hari udara masih segar, belum terpolusi dengan banyak kenderaan. Pemandangan hutan hijaunya menyegarkan mata dan hati , mood jadi lebih baik.


Akupun bisa siap menghadapi perkuliahan, masih banyak waktu yang tersedia yang bisa dimanfaatkan untuk mempelajarai atau sekedar mengulang materi kuliah, dengan harapan IP bisa naik disemester ini dan mendapat preikat terbaik.


Setelah sampai di lokasi parkir, aku menaruh sepeda motorku di dekat pohon yang lumayan rindang agar nanti jika matahari mulai panas, sepeda motorku tidak sempat terkena cahanya panasnya.


Saat aku berjalan dari parkiran menuju kelas, tiba-tiba suara seseorang memanggil namaku.


“ Bungaaa.... bunga.... “ teriak dengan keras.


Aku pun menoleh ke arah suara itu ternyata ada Luna dengan Miko.


“Hy Miko kamu apa kabar, lama gak ketemu ya,” ucap Bunga.

__ADS_1


“Iya nih, kalian sih pergi jalan-jalan gak ada kabarnya,” sindir Miko.


“Itu kita berdua perginya dadakan Miko, jadi gak sempat ngajak siapapun,’’ jawab Luna.


“ Ya setidaknya dikabari lah, kan aku bisa nyusul kalian,” ucap Miko.


“ Sudah akh,,, jangan bahas kesana, nanti ada waktu kita pergi bareng,” jawab Bunga.


“Kamu bagaimana dengan liburannya selama beberapa minggu ini?,’’ tanya Luna kepada Miko.


“Biasalah Lun, aku stay dirumah aja, bantu-bantu orang tua kerja,” jawab Miko.


“Owwww kirain pergi ke luar kota seperti biasanya,” ucap Luna.


“Ohhhhh Miko sering ke luar kota tohhh,,, lain kali ajakin aku yaaaaa,” sambut Bunga dengan polosnya yang memang punya impian jalan-jalan keliling ke beberapa kota.


‘’ Hm hm hm ,,, apa aku gak salah dengar nihhhh,,,, sejak kapan kamu mau ngajak jalan, biasanya pergi sendiri jugaaa,’’ sindir Luna.


“ Gak kok sekarang aku akan ajak teman, bosan tau kalau perginya sendiri terus, apalagi kalau mau mengabadikan foto, ia kalau ada orang yang baik mau mengambilkan, kalau gak ada, kan sia-sia gitu gak ada kenangan yang tersimpan.


“Hahahahaha makanya dari dulu dong ngajak-ngajak, pasti setiap tempat penuh dengan foto kamu,’’ ucap Luna.


“Aku juga nanti kalau ada waktu libur, atau cuti dari hotel kita liburan bareng yaaaa,,, seru keknya kalau kita bertiga pergi berlibur,’’ balas Bunga.


“Iya bunga,,, kita akan pergi berlibur kalau waktunya tepat, sudah akh kita masuk kelas yuk,,, dan pukul 08.00 ini,” ajak Luna.


Miko melihat jam yang ada di tangan sebelah kirinya memang sudah menunjukkan arah jarum pendek ke angka delapan dan di jarum lainnya di angka dua belas, menandakan mereka haru segera masuk ke kelas masing-masing, Miko pun berlalu meninggalkan mereka terlebih dahulu, karena kelasnya masih jauh di gedung yang berbeda.

__ADS_1


Dari koridor akun melihat ada beberapa pasang sejoli yang sedang duduk dibawah pohon yang rindang dan tempat bersantai yang disediakan kampus, lucu sekalimelihat mereka seperti itu, seperti anak remaja baru dewasa, namun dengan segera aku tepiskan fikiran itu dari kepalaku dan melanjutkan perjalananku ke ruang kelas. Aku terus melangkahkan kakiku tanpa henti sehingga aku sudah berada di dalam kelas.


Setelah perkuliahan selesai, aku diajak Luna dan Miko untuk bermain di taman kampus, kami berhenti di sudut taman dan duduk manis di empat yang telah disediakan. Ku pandangi sekeliling taman dan aku baru menyadari bahwa taman kampus sore hari juga sangat indah tidak kalah dengan pagi hari, meski taman kampus kemi terbilang sempit, namun terasa hidup karena banyak pohon hijau dan ada beberapa tanaman bunga juga.


Sejenak kupandangi juga makhluk hidup yang ada di taman, kupandangi beberapa belalang yang berterbangan diantara dedaunan yang rimbun dan kadang hinggap di kayu lapuk karena termakan usia. Dari kejauhan juga kulihat ada segerombolan semut yang sedang mencari bekerja sama mencari makanan dan terbesit dipikiranku “kompak sekali mereka bekerja, tidak seperti mahasiswa di kelasku yang sudah luntur dan tidak peduli lagi dengan kekompakan.


Tanpa kusadari hari sudah semakin sore, kami belum juga bangkit dari tempat duduk kami sedari tadi, masih asyik menikmati pemandangan taman kampus dan bercengkrama dengan yang lainnya, tapi mengingat aku ada janji akan pindah dari kosan menuju rumah Pak Rayhan, aku pun pamit kepada teman-temanku untuk pulang lebih dulu, mungkin mereka akan paham karena aku akan bekerja di hotel pada ship malam.


“Teman-teman aku pulang duluan ya,” ucap Bunga yang berpamitan kepada sahabatnya.


“Yahhh kok cepat banget sih,’’ jawab Miko.


“Iya aku masih harus siap-siap soalnya,” ucap Bunga.


“Siap-siap mau kemana sihh,” jawab Miko.


“Bunga kan ada kerja ship malam di hotel galaxy, jadi makanya dia ingin pulang duluan,” jelas Luna kepada Miko.


“Ohhhh baiklah kalau begitu, kamu hati-hati ya,” ucap kedua sahabatnya itu.


Padahal mereka tidak tahu kalau Bunga akan pidah dari kosannya, menuju rumah keluarga Bimu yang merupakan pemilik hotel dimana tempat ia bekerja selama ini.


...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...


...Bersambung...


...Jangan Lupa Like, Vote & Komentar yang membangun...

__ADS_1


...Terimakasih...


__ADS_2