Kesemsem Gadis Desa

Kesemsem Gadis Desa
Episode 45


__ADS_3

“Luna,” Panggil Miko.


“Iya ada apa?,” Jawab Luna.


“Kamu yakin nerima perjodohan ini?,” tanya Miko yang penasaran dengan jawaban Luna.


Suasana pun hening seketika hanya ada suara jangkrik yang mengerik suasana pada saat itu.


“Maybe, tapi iya kok Mik aku terima, tapi maaf kalau cinta belum bisa.’’ Ucap Luna yang masih bingung.


“Kalau kamu nggak bisa, gapapa kok aku juga nggak maksa. Aku Cuma butuh jawaban dari lubuk hati kamu yang paling dalam, yang penting kamu tulus,” jawab Miko.


“Aku nerima ini nggak ada paksaan kok, udah nggak usah dipikirin lagi ya,” ucap Luna.


Lalu Luna masuk ke dalam dan meninggalkan Miko yang duduk diteras.


“Ternyata sakit juga ya kalau kita mencintai seseorang tapi dia yang kita cintai nggak ada perasaan terhadap kita, kata anak zaman sekarang, cinta bertepuk sebelah tangan,” ucap Miko dalam batinnya.


...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...


Malam yang sama di rumah Bimu, saat keluarga pak Rayhan sedang asik menikmati makan malam bersama tanpa kecuali Bunga yang sudan menjadi bagian dari keluarga itu.


Tok....


Tok....


Tok....


Suara ketukan pintu terdengar cukup keras sampai terdengar ke ruang makan keluarga.


“Biar saya saja yang buka kan pintunya kalian lanjut makan lagi,” ucap Elly mamanya Bimu, dengan perlahan melangkah meninggalkan meja makan, menuju pintu depan rumah.


Creeekkkkk..... suara pintu perlahan terbuka lebar oleh Elly.

__ADS_1


“Hay tante, selamat malam, Bimunya ada tan?,” sapa Shinta terhadap mama nya Bimu.


“Iya Bimu ada kok, lagi makan malam bersama, ayok sekalian gabung,” ajak Elly.


“Owhhh kebetulan sekali aku juga belum makan nih tan, emang boleh nih gabung?,” tanya Shinta.


“Ya boleh dong Shinta yukkk,, mari,” Ajak mamanya Bimu, sementara mamanya Bimu tidak tahu kalau Bimu tidak suka dan tidak mau ketemu dengan yang namanya shinta lagi.


Shinta dan Elly pun berjalan menuju Ruang makan, tapi dari kejauhan sudah terdengar suara kletakkk,,, kletukkkk,,, suara high hells seseorang, dan Shinta pun perlahan menatap ke meja makan dan membuat ia merasa ada yang aneh, “ sejak kapan ada wanita asing selain tante Elly dirumah ini,” gumam Shinta.


“Hey Om,,,, Bimu,,, apa kabar kalian,” sapa Shinta tetapi tidak menyebut nama Bunga, karena ia sama sekali tidak pernah melihat dan mengenal wanita itu.


“hm,” jawab ketus Bimu. Membuat Bunga heran dengan sikap Bimu yang iba- tiba drastis berubah setelah melihat kedatangan Shinta di hadapannya.


“Hay juga, maaf siapa ya om kok gak kenal,” Ucap Pak Rayhan.


“Ini itu Shinta pa, tetangga kita dulu, teman kecilnya Bimu yang sering kerumah dulu,” jelas Elly kepada suaminya itu.


“Oh iya ini kenalin Bunga, dia teman Bimu satu kampus, dan sekarang dia tinggal dirumah ini bersama tante,” ucap Elly sambil mengenalkan sosok Bunga yang ada di depan Shinta.


“Saya Bunga,” lirih Bunga sengan suara lembut.


“Baiklah semua mari kita lanjut makan malamnya,” ajak Elly.


“Maaf ma Bimu tiba – tiba kenyang, Bimu ke kamar sekarang,” ucap Bimu yang mengelak karena kedatangan tamu tak diundang.


“Saya juga pamit tante, Pak, saya berangkat kerja dulu takut telat nanti, apa lagi cuaca sekarang derastis berubah,” sambung Bunga yang juga meninggalkan meja makan, karena melihat tatapan sinis Shinta terhadap dirinya.


“Ohhh iya baiklah, Kamu hati –hati ya nak,” Ucap Elly.


“Baiklah tante,” jawab Bunga sambil tersenyum manis terhadap mama Bimu.


Shinta merasa ada yang aneh kenapa Sikap Bimu sangat berubah terhadapnya, sementara dia sendiri tidak pernah menyadari atas kesalahannya sendiri, “ ini si Bimu berubah pasti gara- gara cewek tadi, awas aja kalau sempat berani mendekati Bimu aku hajar abis- abisan kamu, dia tidak tahu berhubungan dengan siap,” gumam Shinta dalam hati.

__ADS_1


Padahal disisi lain Shinta tidak tahu kalau Bunga adalah Juara bela diri di desanya, di adalah pesilat hebat, tetapi karena ia tidak mau pamer dan sombong orang- orang tidak tahu akan prestasinya itu. Yang mereka tahu dikota adalah Bunga seorang gadis desa yang begitu mempesona dan berprestasi.


“Tante cewek tadi siapa sihh,” tanya Shinta.


“Oh si Bunga, itu anak desa yang kuliah di Jakarta ini, dia anaknya pintar, rajin, sopan, dan patuh kerjanya juga ulet banget, tau nggak,” jelas Elly sembari memuji kinerja Bunga.


“Dia juga anaknya mandairi, sampai- sampai pulang dari kuliah ia langsung siap- siap untuk bekerja malam di Hotel kita,” sambung pak Rayhan.


Posisi ini membuat Shinta merasa tambah kalah dan merasa tersaingi pasalnya dari cara bicara orang tua Bimu, mereka berdua sangat membanggakan Bunga anak Desa itu. Cari segi harta memang Bunga kalah jauh dengan Bunga. Tapi kalau dilihat dari kecantikan malah Bunga lebih terlihat manis, dan leih berwibawa dibandingkan dengan seorang Shinta.


“Trus ngapain dia tinggal disini? ,” tanya Shinta.


“Oww kalau masalah itu tante sendiri yang minta adia untuk mau tinggal dengan tante, salah satu alasannya adalah karena di rumah ini hanya ada satu wanita, nggak ada teman tante untuk bercanda bersama. Tapi sekarang tante gakk kesepian lagi setelah kehadiran Bunga dikehidupan kami,” Jawab Bunga.


“Segitu sayangnya????,” tanya Shinta .


“Iya,,, Bunga sudah sangat dekat dengan kami, bahkan saya sendiri udah menganggap dia sepertinanakk kandung sendiri,” ucap Elly.


“Iya Shinta, tante kamu suka kesepian kalau setiap hari gak ada teman dirumah, makanya smenjak kedatangan unga di rumah kami, membuat suaasana berubah menjadi ramai, seakan kita adalah keluarga yang sempurna,” sahut Papanya bimu pak Rayhan.


“Ohhh Cuma seperti itu ceritanya,” ucap Shinta yang sedikit sok.


Lama berbicara sambil menunggu Bimu keluar dari kamarnya membuat Shinta sedikit kesal, Bimu yang ingin dia temui ternyata belum juga ingin bertemu dengan dirinya. Padahal seharian Shinta melakukan perawatan di sebuah salon kecantikan, agar dirinya terlihat anggun dan cantik di hadapan Bimu, namun yang dia lakukan semua sia- sia.


Di sisi lain Bunga yang sedang diperjalanan teringat dengan Shinta yang baru ia kenal, kenapa cara bicara Shinta seperti itu terhadap dirinya, Bunga bisa merasa kalau Shinta itu kurang suka dengan dirinya setelah ia dikenalkan oleh orang tua Bimu. “Ada apa hubungan antara Shinta dengan mas Bimu, kenapa Bimu tidak pernah cerita kalau ia mempunyai seorang teman cewek cantik seperti itu,” ucap Bunga dalam hatinya.


‘’Atau jangan- jangan itu adalah pacarnya mas Bimu, kan selama ini mas Bimu gak pernah dekat dengan siapa pun, kenapa tiba- tiba ada muncul seorang Cewek di dalam hidupnya, pasti itu ceweknya mas Bimu,” gumam Bunga lagi dalam hati.


...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...


...Bersambung...


...Jangan lupa Like, Vote & Komentar yang membangun ...

__ADS_1


...Terimakasih...


__ADS_2