Kisah Keisya

Kisah Keisya
Bab 10 pernikahan


__ADS_3

Kini tibalah hari yang di tunggu-tunggu, dimana Keisya dan Rangga akan melaksanakan ijab qobul, dan hanya di hadiri keluarga, tetangga dan orang-orang penting lainnya. Ini semua keinginan Keisya yang nggak mau mengadakan acara yang meriah.


.........


Sah


Keisya yang mendengar kata sah refleks menitihkan air mata entah itu air mata bahagia atau air mata kesedihan, bahagia karena Andra kini benar-benar memiliki papi yang akan menemaninya baik siang atau malam, sedihnya karena Rangga lah orang yang menghancurkannya, rasa kagum yang pernah Keisya miliki untuk Rangga kini berganti dengan rasa benci.


setelah acara sungkeman terhadap orang tua dan keluarga.


Dan tamunya pun akhirnya pulang, tinggallah Andra, mama Keisya dan Rangga.


Di kamar Keisya.


"Mas keluar gih aku mau ganti baju?" katanya dengan malu-malu.


" loh kok gitu sayang Kitakan udah sah, kalau mau ganti yah tinggal ganti aja'," sambil mengedipkan sebelah matanya.

__ADS_1


" Ih....... mas, keluar dulu sana?" sambil menghentak-hentakkan kakinya, dengan pipi yang merona. sambil mendorong Rangga keluar dari kamar.


" Loh kok papi disini nggak di kamar? papi, malam ini papi tidur di sini yah, kita tidur bareng aku, mami, dan papi.


"nggak apa-apa papi cuman cari udara segar, iya papi tidur di sini sayang dan mulai malam ini kita akan selalu bersama.


Andra sangat bahagia mendengar jawaban dari sang papi itu artinya mereka bertiga akan selalu bersama.


"yeeee ." Saking bahagianya Andra berteriak


Sang mommy yang sudah selesai dengan aktivitasnya pun keluar dari kamar.


"Andra bahagia my kan papi mau tinggal bareng sama kita" jawabnya dengan antusias.


"Ya udah bobo yuk uda malam, sini sayang mommy temani.


katanya sambil menggendong Andra ke kamar."

__ADS_1


Tiba-tiba mama datang.


"Loh loh loh Andra bobo sama mama sayang, inikan malam pertama kalian jadi Andra sama mama."


"Tapi mah Andra mau bobo sama mommy dan papinya,, iya kan sayang?" sambil menatap Andra.


"Pokoknya Andra sama mama, Andra sayang bobo sama nenek yah? Andra Bobonya lain kali aja sama mommy dan papi karena mommy dan papi lelah nanti papinya pulang nggak mau nginap di sini?" katanya sambil membujuk sang cucu.


Andra yang mendengar perkataan sang nenek, yah jelas Andra nggak mau jika papi pulang jadinya ngangguk.


keisya hanya pasrah, karena alasan Keisya aja nggak mau tidur berduaan dengan laki-laki yang sudah sah baginya dan sudah berstatus suaminya, tanpa sadar Keisya menghentak hentakkan kakinya.


"kenapa sayang? mama pengertian banget? kalau malam ini.. Rangga sengaja menggantung kata-katanya, sambil menaik turunkan alisnya dengan senyum jahil.


Keisya yang melihat senyum jahil Rangga menjadi merinding, dan berlari secepat kilat masuk kamar, dan naik keatas kasur dan menarik selimut untuk menutupi seluruh tubuhnya.


Rangga yang melihat Keisya yang menurut Rangga itu lucu hanya bisa tersenyum dan keisengan Rangga pun nggak di berhenti sampai di situ .

__ADS_1


"keisya masa bobo sih sayang masa suami kamu yang tampan ini di anggurin sih Sya?" gombalnya sambil menarik selimut Keisya.


"uda deh mas mending mas mandi gih nggak gerah apa?" kata Keisya sambil menurunkan selimut sebatas leher sambil memicingkan matanya melihat Rangga yang belum bergeming sedikit pun.


__ADS_2