Kisah Keisya

Kisah Keisya
Bab 4


__ADS_3

Andra yang lelah akhirnya tertidur di pangkuan Rangga, akhirnya Rangga membawa Andra ke kamar sang mommy.


"Bu apa boleh saya bicara berdua dengan Keisya?"


"boleh ko' nak, nak Rangga panggil Tante aja, supaya nggak canggung, ya udah Tante ke dalam dulu kalian lanjutin aja ngobrolnya."


saat mama Ririn kedalam Rangga pun mengajak Keisya untuk ngobrol tentang keinginan Andra.


"Keisya apa kamu nggak kasihan dengan anak kamu? dia masih membutuhkan sosok papi."


"Saya bisa jelaskan semuanya sama Andra, selama ini pun Andra paham kalau papinya sudah di surga."


"Tapi Andra masih terlalu kecil untuk memahami semuanya Sya,"


Setelah melalui perdebatan panjang antara Rangga dan Keisya, akhirnya Rangga pamit pulang. Tinggallah Keisya yang sibuk berperang dengan batinnya, karena menurut Keisya bagai mana bisa orang asing masuk kedalam permasalahan keluarganya.


tok tok tok...


"Sya ini mama sayang, mama boleh masuk?"


"Masuk aja ma nggak di kunci kok,"


"Sya kalau mama boleh kasi saran kamu terima aja keinginan Andra nak, lagian kan ini cuma pura-pura, toh Rangganya juga ok ok aja,"

__ADS_1


"Tapi ma ?"


"Nggak ada tapi tapian sayang, percaya sama mama semuanya akan baik baik saja." Sambil menarik Keisya kedalam pelukannya, membelikan pelukan hangat untuk putri tercinta.


"Iya ma Keisya setujuh lagian ini kan cuman pura-pura"


"Betulan juga mama senang kok apa lagi Andra" kata sang mama sambil menggodah sang putri yang lagi manja manjanya terhadap sang mama, jangan di tanya lagi, Keisya yang mendengar sang mama ngomong gitu jadi salah tingkah. Ya udah kamu tidur supaya besok pres menghadapi pertanyaan-pertanyaan Andra.


Setelah sang mama keluar, Keisya asyik dengan lamunannya


"Gimana cara ngomongnya yah sama Rangga, mau telpon aku nggak punya nomornya, aduh gimana sih, Ya udah deh besok aja aku menemuinya, eh tapi ketemu di mana yah?


Lelah dengan pikirannya Keisya pun akhirnya tertidur.


Dan dini hari Andra yang lebih dulu terbangun.


"Ada apa sayang? ini masih subuh loh, tuh baru jam 4, bobo lagi yah?"


"My papi mana?"


"Papi lagi ada urusan sayang, kalau urusan papi udah kelar papi pasti pulang."


Akhirnya setelah melalui perdebatan panjang, Andra pun tertidur tapi dengan satu syarat mau nyusul sang papi, Keisya menyanggupi keinginan Andra, toh Keisya juga sudah pernah ke apartemen Rangga.

__ADS_1


*****


Di apartemen Rangga


Secara kebetulan sang mami, mami meli, maminya Rangga berkunjung ke apartemen sang anak.


"Mami ada apa ke apartemen Rangga, nggak hubungi aku dulu?"


"Hei anak nakal, memangnya mami hurus izin dulu baru berkunjung ke apartemen kamu? sambil menjewer kuping Rangga.


"Adu...h sakit mi. lepas dong mi, ini kuping loh."


"Habisnya kalau bukan mami yang mengunjungimu, kamu tidak mau menemui mama dan papi, memangnya apa yang membuat mu betah di apartemen seorang diri? jangan-jangan kamu sering pulang bawa ******?


" Mami jangan souzon gitu sama Rangga, Rangga nggak kaya gitu yang asal nanam benih." tiba-tiba bel apartemen berbunyi


"Mi aku buka pintu dulu?"


Rangga nggak tau kalau dia akan dapat masalah besar, karena kehadiran Andra dan Keisya yang berkunjung ke apartemen Rangga. Apa lagi kehadiran sang mami yang secara kebetulan berada di apartemen.


Rangga pun membuka pintu.


"Papi.... Andra kangen sama papi, papi jahat ninggalin Andra?"

__ADS_1


"Kan Andra sama mommy."


"Kan Andra maunya sama papi."


__ADS_2