
Siang harinya
"Sya" sambil merabah sampingnya, tapi tidak mendapati adanya tanda-tanda sang istri
Loh kemana Keisya, tadi kan masih ada di sampingku apa dia ke bawah?
Lelah dengan pikirannya akhirnya Rangga turun ke bawah mencari keberadaan sang istri
"Mas, mau kemana buru-buru amat?"
"Sayang kamu di sini mas cariin juga, kirain kamu ngambek?"
"Ya kali mas aku ngambek, tapi kalau mas nggak tepatin janjinya aku ngambek benaran loh"
"Iya nanti yah karena sekarang mas lagi laper" katanya sambil mengelus perutnya
"Ya udah ayo" sambil bergandengan tangan
Akhirnya mereka menuju meja makan sambil bergandengan tangan sambil bersenda gurau
"Mas" katanya selembut mungkin dengan suara manja
"Kenapa sayang?" tiba-tiba Rangga jadi was-was pasti istrinya pengen minta yang macam-macam
"Tapi mas jangan marah yah?" seketika Rangga jadi cemas sebenarnya ada apa?
__ADS_1
"Yah tergantung, kalau itu baik mas akan turutin tapi kalau nggak baik maaf mas nggak akan bisa menurutinya, udah katakan lah ada apa"
Lama berfikir Keisya akhirnya buka suara
"Mas aku mau makan Udang Krispy"
"Nggak, jika untuk yang satu itu mas nggak akan menuruti keinginan kamu titik"
Rangga sedikit kesal mendengar permintaan aneh istrinya, karena Rangga nggak akan mengulang kesalahan yang sama di mana karena kesalahannya istrinya berakhir di rumah sakit
"Tapi mas, aku...."
"Nggak sekali nggak tetap nggak" Rangga sedikit meninggikan suaranya karena melihat sang istri yang meneteskan air mata akhirnya emosinya padam
"Apakah ini keinginan debay nya sayang?" dan di angguki oleh Keisya
akhirnya Rangga berjongkok di depan sang istri dan mengelusnya sambil membisikkan kata-kata untuk buah hati mereka
"Loh ada apa ini" tiba-tiba maminya datang dan mendapati sang anak yang lagi berdiskusi bareng sang calon cucu
"Keisya yang bingung entah mau jawab apa hanya bisa nyengir di hadapan sang mami mertua
"Rangga ada apa?" katanya saat melihat Rangga yang ingin duduk di sampingnya
"Biasa mih anak Rangga bandel, masa dia minta udang Krispy"
__ADS_1
"Yah di beliin dong kan kamu ada uang gitu aja kamu nggak mau" Keisya yang mendengar penuturan sang mertua pun merasa senang karena merasa mendapat dukungan
"Loh kok mami gitu nggak aku nggak mau meskipun hanya sepotong udang"
"Jangan gitu dong sayang nanti anak kamu ileran gimana, itu semua karena salah kamu"
"Biarin aja anak Rangga ileran, lagian mami kok dukung Keisya sih mami mau nanggung lagi kalau Keisya masuk rumah sakit, kalau masalah biaya Rangga mah ok ok aja tapi ini kan masalah nyawa mami" maminya jadi bingung tapi seketika dia sadar jika sang menantu mempunyai alergi udang
"Astaghfirullah mami lupa kalau Keisya alergi udang"
"Jadi mama sekarang bela siapa?"
"Yah mami ada di pihak kamu dong nak, sini biar mami ngomong sama cucu mami"
Sayangnya Oma jangan minta yang aneh-aneh
yah biar aja Oma dan papi yang makan nanti
setelah kamu lahir dan udah gede Oma akan
traktir kamu yah? jadi kamu jangan bandel
kaya papi kamu.
Keisya yang mendengar suaminya di katain bandel jadi senyum sendiri, beda halnya dengan Rangga dia malah memasang wajah cemberutnya
__ADS_1