Kisah Keisya

Kisah Keisya
Bab 18


__ADS_3

"Sekarang bukan lagi kamu yang akan menjaga Andra dan mama, sekarang aku yang akan menjaga kalian."


"makasih mas"


"Sayang kamu tau nggak dulu Andra selalu mengatakan jika dia ingin cepat besar, kamu tau alasannya?"


"Emang Andra ngomong apa ke mas?"


"Andra mengatakan kalau dia akan menjaga mommynya dari orang jahat, karena mommynya sering bersedih dan menangis."


"Masa sih mas Andra ngomong gitu?" katanya sambil berfikir sejak kapan Andra melihatnya bersedih karena selama ini Keisya nggak pernah memperlihatkan kerapuhannya di depan Andra, Keisya selalu bersikap tegar di hadapan mamanya dan Andra.


Andra memang terlalu kecil tapi Andra seakan tau kesedihan mommynya.


Maka dari itu Andra memilih Rangga untuk di jadikan papi.


"Tapi mas bangga kepada Andra, dan mas mau berterima kasih pada Andra karena telah memilih mas jadi papinya,"


"Udah deh mas, mending kita ke bawah aku laper." katanya karena emang dari tadi dia menahan laper.


Akhirnya mereka turun kebawah untuk makan malam.

__ADS_1


"Mba Sinta, (sambil memanggil mba sinta) mas kayanya mba Sinta di kamarnya, ya udah biar aku panaskan dulu yah mas?"


"Kenapa nggak panggil mba Sinta, biar dia yang panaskan makanannya?"


"Mas inikan tinggal panasin aku juga bisa biarkan mba Sinta istirahat pasti mba Sinta lelah."


Aku bersyukur Tuhan mengirim istri yang kaya Keisya, bukan cuman cantik tapi dia juga peduli terhadap sesama bahkan dia tidak manja yang mana dia hanya akan memerintah ini dan itu, meskipun kita punya ART tapi Keisya mampu untuk mengerjakannya sendiri.


"Mas besok aku mau kerumah mami, boleh yah mas?"


"Boleh, kamu kan juga pasti bete' dirumah, jadi aku izinin kamu pergi, aku jamin pasti mami bahagia"


Setelah Keisya selesai dengan aktifitasnya, akhirnya mereka makan dalam dia hanya suara dentingan sendok dan garpu yang saling bersahutan.


*******


Skip rumah mami Rangga


Akhirnya Keisya sampai di rumah mertuanya, diantar Rangga pastinya.


"Sayang kok nggak ngabarin mami kalau mau kemari, mami bisa menyuruh bibi masak yang banyak"

__ADS_1


"Mami tadi itu aku udah sarapan di rumah, bareng mas Rangga,jadi aku udah kenyang."


"Sayang karena kamu ada disini kamu temani mami kesalon dan kemall kita belanja"


"Iya mami, karena aku juga nggak ada kegiatan jadi okelah aku temanin mami."


Akhirnya mami dan menantunya kesalon bukan cuman mami yang melakukan perawatan wajah tapi dia juga menawarkan untuk menantunya biar tamba cantik katanya.


Mami ke salon langganannya jadi semua udah mengenal mami.


"Siang mami, wah mami sama siapa cantiknya," katanya lemah gemulai.


"Ini anak mantu saya Miss, istrinya Rangga, tolong dih permak yah, biar Rangga tambah sayang,"


"Mami, mantu mami ini udah cantik tanpa polesan, mau di meke over kaya gimanapun tetap cantik,"


"Aduh cin namanya siapa? cantik banget sih? kalau eke' ketemu kaya kamu dan belum ada yang punya, aku siap insyaf dan akan jadi lelaki seutuhnya."


"Miss aku Keisya, miss bisa aja diluaran sana masih banyak yang cantik Miss, lagian Miss ada-ada aja." katanya sambil terkekeh.


Sejujurnya Keisya sedikit nggak enak hati karena saat di perjalanan Keisya mengirim pesan ke suaminya bahwa dia akan ke salon bareng mami mertuanya.

__ADS_1


Dan di balas oleh Rangga, ( jangan terlalu cantik, aku nggak mau orang lain menikmati kecantikanmu, dan aku juga nggak mau orang lain sampai ada yang naksir pada istriku)


__ADS_2