Kisah Keisya

Kisah Keisya
Bab 16


__ADS_3

"Mas sudah pulang? mas mandi gih, aku siapkan air panasnya dulu." sambil beljalan ke kamar mandi.


"Sayang Andra jadi yah nginap di rumah mama?" tanyanya sambil berjalan menyusul istrinya ke kamar mandi.


"Iya mas Andra belum mau pulang katanya kangen sama neneknya dan Sahira"


"Siapa Sahira? kok mas nggak pernah dengar nama itu," katanya Andra sedikit kepo.


"Sahira itu anak tetangga mama, dia itu temannya Andra dari kecil, lagian mas bukannya mandi malah nanya terus." sambil berjalan keluar kamar mandi


Setelah riktual mandinya Rangga selesai, akhirnya keluar dari kamar mandi dan mencari keberadaan sang istri tercintanya tapi Rangga tidak menemukan keberadaanya, Rangga mau menyusul istrinya kebawah tapi Rangga sadar jika di rumah bukan cuman berdua dengan istrinya, tapi ada orang lain lagi yang menemani mereka.


akhirnya Rangga memakai baju yang sudah di siapkan oleh Keisya dan ingin menyusul kebawa.

__ADS_1


Sebelum Rangga ke bawah Keisya lebih dulu keatas membawakan kopi untuk Rangga.


"Mas mau ke bawah yah, ini aku sudah bikinkan kopi untuk mas," katanya sambil menyodorkan kopi buatannya ke Rangga.


"Tadi itu mas nyariin kamu, ternyata kamu kebawah bikin kopi." katanya sambil memeluk sang istri dan mendaratkan kecupan sayang di kepalanya


Jantung Keisya seakan mau copot, rasanya ingin menolak tapi kenapa rasanya nyaman dan damai berada dalam pelukan suaminya. tak bisa di pungkiri Keisya bahagia mendapatkan perhatian-perhatian dari Rangga meski pun itu hanya perhatian kecil.


"Sayang kamu wangi bangat, ingin rasanya aku terkam sekarang juga dan bakalan aku kurung selama satu Minggu di dalam kamar." katanya sambil tersenyum jahil


"Yang ini kesempatan kita nyicil karena Andra belum pulang." katanya sambil menaik turunkan alisnya ( kayanya jiwa keusilan dan kejahilan Rangga kumat lagi)


"Mas emangnya mau nyicil apa? kenapa nggak sekali bayar aja, nggak usah nyicil repot mas?" katanya polos karena Keisya emang nggak tau apa yang di maksud Rangga.

__ADS_1


"Emang bisa sayang nggak nyicil langsung jadi? Kita pernah loh sayang membuatnya tapi kok belum ada tanda-tanda yah"


keisya yang mendengar perkataan suaminya semakin bingung apa yang di maksud, karena menurut Keisya Rangga itu orang yang terbilang mampu jadi ngapain pakai acara nyicil segala.


"Mas kalau ngomong yang jelas dong, bikin penasaran aja"


" Apa segitu polosnya istriku ini sampai hal kaya gini aja dia nggak paham, kayanya masa remaja istriku hanya di habiskan untuk mengurus Andra, jadi dia lupa bagai mana namanya pacaran sehingga membuatnya semakin polos." katanya membatin.


Keisya emang nggak pernah merasakan gimana rasanya pacaran kalau cuman sekedar suka Keisya pernah suka dengan kakak kelasnya tapi hanya sebatas suka dan kagum nggak lebih


"Mas tadi udah ketemukan sama mbak Sinta, gimana masi mudah kan mas, dan cantik. aku salut loh mas sama dia meski pun masih muda tapi dia nggak malu kerja jadi art," katanya jadi curhat sama suami


"Sayang, nggak usah kebawa perasaan deh, emangnya kamu tau apa tentang mba' Sinta"

__ADS_1


"Tadi aku sempat tanya-tanya ke mbaknya, katanya dia mau bantu-bantu untuk biaya sekolah adiknya di kampung, yah kata mba' hidup di kampung mesti kuat mas banyak yang nyinyir.


__ADS_2