
"Sayang maafkan mas yah? mas nggak tau jika itu kamu" sambil membalikkan tubuh Keisya menghadap ke hadapannya dan mendaratkan kecupan sayang di kening dan dipipi sang istri
"Ih mas jangan main nyosor aja nanti ada yang liat kan malu apa lagi ini area kantor nanti bos mas marah kalau mas bawah istri d...."
"Sssssss nggak kok bos mas nggak marah kalau mas bawah istri mas ke kantor dan nggak bakalan ada yang berani masuk ke ruangan mas kecuali Rehan dan...." Rangga sengaja menggantung ucapannya hanya untuk menggoda sang istri
"Kecuali siapa mas? kok nggak di lanjutin? mas siapa? kecualinya itu loh bikin greget" sambil memasang wajah muram
"Ok ok mas ngaku, kecuali mami sayang" sambil menarik Keisya kedalam dekapannya
"Jadi mami sering kesinih?" dengan wajah bingung
"Iya tadi malah mami mampir bersama Andra, biasa..." tiba-tiba ada yang ngetok pintu dari luar
"Iya masuk" sambil menyuruh sang sekretarisnya, karena ternyata yang datang adalah sekretarisnya Rangga
"Eh ada tamu, maaf pak hmmmm, ini tadi yang bapak pesan" sambil meletakkan kotak makanan yang Rangga pesan dan ingin berjalan keluar tapi Rangga kembali memanggilnya
__ADS_1
"Reva tunggu"
"Iya pak, apa masih ada yang bisa saya bantu?"
"Oh nggak ada, saya cuman mau memperkenalkan istri saya ke kamu, Reva ini Keisya istri saya, sayang sini ini Reva sekretaris mas." Keisya dan Reva berjabatan tangan tanda perkenalan mereka
"Oh ini ibu bos toh Masya Allah cantik dan awet mudah yah pak, anaknya udah gede tapi paras ibu Keisya masih persis kaya masih anak SMA"
"Ah mba Reva bisa aja, makasih loh mba pujiannya tapi sayang aku nggak punya uang receh." sambil nyengir kuda bisa-bisanya Keisya malah bercanda
"Untuk apa sayang?" katanya karena kayanya pak bos kurang faham
"Mas ini apa? mas beli makanan yah maaf tadi aku ngga sempat bikinin mas makan siang" katanya penuh penyesalan karena emang ini udah waktunya makan siang
"Nggak apa kok sayang tapi makanannya cuman satu kita makan diluar aja yah" sambil berdiri dan ngajak sang istri untuk makan di luar
"Tapi ini untuk apa? kasi ke orang aja' mas? kan ini bukan sisa karena belum kemakan sama sekali" sambil mengangkat kotak makanan yang tadi Reva bawah
__ADS_1
"Ya udah kita kasi Rehan, mungkin Rehan belum kekantin"
"Mas "
"hmmmm" sambil melirik Keisya
"kita makan di kantin kantor mas aja yah" sambil menaik turunkan alisnya
"Tapi kan..., kita makan di luar yah makanannya enak loh kamu pilih mau di restoran mana mas jabanin" Rangga sebenarnya malas ke kantin kantornya karena selama ini seorang Rangga emang nggak pernah makan di kantin
"Loh emangnya kenapa mas? makanan di kantin juga enak loh dan pastinya juga murah nggak kala enak malah sama makanan restoran" katanya meyakinkan suaminya
"Tau dari mana kamu kalau makanan di kantin itu enak dan murah" katanya malah nanya balik
"Yah dari filing mas, yah pastinya enak loh coba mas liat kebanyakan dari karyawan sini yang makannya di kantin iyakan"
Setelah berdebat dengan sang istri, akhirnya Rangga ngalah dan mau di ajak makan di kantin
__ADS_1
Banyak pasang mata yang melihat, karena baru kali ini seorang bos besar yaitu pak Rangga mau makan di kantin.