
"Sayang udah beberapa hari ini mas perhatiin kamu kayanya kebanyakan ngelamun, ngelamunin apa yang? hmmm" Rangga merasa curiga dengan perubahan sikap keisya
"nggak kok mas, nggak ada yang ngelamun dan nggak lamunin apa-apa benar deh" sambil mata berkaca-kaca
"Yakin kamu nggak lagi mikirin sesuatu? mas paling nggak suka loh kalau misal mas di bohongi, dan mas tau kalau sebenarnya kamu lagi ada masalah" sambil menarik keisya kedalam pelukannya.
Sebenarnya Rangga udah tau tentang permasalahan istrinya bahkan Rangga udah mengurus semuanya dan sudah menyuruh pengacara untuk mengurusnya, Rangga tinggal menunggu kejujuran sang istri.
Keisya yang di peluk oleh sang suami tiba-tiba nggak mampu membendung air matanya, dan entah apa yang terjadi keisya tiba-tiba jatuh pingsan, Rangga yang merasa panik langsung membawa keisya kerumah sakit.
"Rehan buruan dong jangan lelet?" Rehanlah yang mengemudi mobil karena secara kebetulan Rehan Langsung sampai di saat waktu yang tepat
"Maaf pak tapi di depan sedikit macet, emangnya apa yang terjadi sama bu keisya?"
"Yah mana saya tau istri saya kenapa kalau saya tau istri saya sakit apa yah sudah pasti nggak saya bawah kerumah sakit." katanya sedikit ngegas mungkin karena saking paniknya kali yah
__ADS_1
Dan setelah 30 menit akhirnya mereka pun sampai di rumah sakit, karena Rangga udah menelpon dokter jadi dokter langsung stenbai menunggunya
"Dok lakukan yang terbaik untuk istri saya"
"Baik pak Rangga tapi harap bapak tunggu di luar"
Beberapa menit kemudian
"Dok bagai mana keadaan istri saya?"
"Tapi Dok jawab dulu pertanyaan saya, istri saya baik-baik saja kan? dan istri saya nggak ada riwayat penyakit serius?"
"Istri anda baik-baik saja dan tidak memiliki penyakit, dan jika anda pengen tau secara detailnya sebaiknya anda menemui dokter maya dan permisi pak saya masih ada pasien'' sambil berlalu dari hadapan Rehan
Setelah dari ruangan dokter Maya Rangga antara bahagia dan bimbang Rangga bahagia karena akan mempunyai anak dan di satu sisi keadaan istrinya yang kurang baik.
__ADS_1
Rangga selalu mengingat kata dokter Maya
Pak Rangga istri anda positif hamil dan usia kandungannya sudah 6 Minggu tapi keadaan kandungan istri bapak lemah karena kemungkinan istri anda sering stres dan banyaknya beban masalah yang ia pikul sebagai suami bapak harus ekstra sigap jika perlu 24 jam, dan jangan pernah memberi tahukan sesuatu yang bisa membuatnya drop.
Apakah selama ini keisya selalu memendam masalahnya sehingga dia jadi seperti ini?
"Sayang percaya sama mas mas akan menyelesaikan masalah ini secepatnya sehingga kamu nggak terbebani" sambil mengecup pipi istrinya yang masih terlelap di dunia mimpinya
"pak Rangga apa masih ada yang bisa saya bantu?" kata Rehan yang tiba-tiba masuk kedalam rumah keisya
"Nggak ada kamu boleh pulang, Rehan tunggu ada yang mau saya omongin" akhirnya mereka mengobrol di sofa
"Rehan kamu urus semua permasalahan sih tua Bangka itu dan jangan sampai hak asu Andra jatuh ke tangannya, saya ngga mau keisya jadi tamba drop, dan satu lagi kamu rahasiakan untuk sementara jangan sampai keisya tau"
"Baik pak saya akan mengurus semuanya, dan bapak tinggal tunggu hasilnya dan setelah kondisi Bu keisya membaik dia akan merasah lebih baik lagi"
__ADS_1