Kisah Keisya

Kisah Keisya
Bab 37


__ADS_3

Flashback


pertama kali mama membawa Andra kerumahnya


"Mommy keica" begitulah panggilan Andra kecil untuk mommynya


Sang kakak memang memperkenalkan Keisya pada putranya dengan sebutan mommy mungkin sang kakak memang udah mempunyai firasat


"Mama... ma... " tiba-tiba Keisya memanggil sang mama karena merasa bingung dengan kehadiran anak kecil yang memanggilnya mommy


"Ada apa sih Sya mama lagi di dapur loh?"


"Dia siapa ma?" kok memanggilku mommy?"


"Dia Andra anak kak Dinda kakak kamu"


Keisya emang tidak mengenali anak kakaknya terakhir kali mereka bertemu saat Andra berusia 6 bulan dan sekarang usia Andra udah menginjak 2 tahun jadi wajar jika Keisya nggak begitu mengenali wajah ponakannya.


Bahkan di saat pemakaman kakaknya Keisya nggak bisa hadir karena Keisya sedang melakukan semester penaikan kelas, dan sang mama baru kembali kerumah saat 1 bulan setelah kepergian Dinda.

__ADS_1


"Andra tadi kan nenek udah beliin Andra mobil baru Andra main dulu yah? nenek mau ngobrol sama mommy" katanya membujuk sang cucu


"Baik nenek" sambil berlalu


"Sya mama mau ngomong" sambil berjalan ke sofa yang ada di ruang keluarga


"Mama mau ngomong apa?" sambil mendaratkan bokongnya di dekat sang mama


"Sya, mama harap kamu bisa menerima Andra sebagai anak kamu, mama tau ini berat tapi mama harap kamu bisa menerima semua ini dan Andra akan memanggil kamu mommynya"


"Apa ma, Andra akan memanggilku mommy? nggak mah aku nggak mau? kenapa bukan Tante atau aunty itu lebih baik"


"Nggak aku nggak mau pokoknya aku nggak mau jadi mommynya apa kata teman-teman ku" masih kekeh dengan pendiriannya


Tiba-tiba Andra datang


"Mommy Andra mau minum susu?"


"Nggak, bikin aja sendiri" sambil berlalu kekamarnya

__ADS_1


"Andra biar nenek yang bikinin Andra susu, mungkin mommynya Andra kecapean jadi sini biar sama nenek?"


Setelah Andra meminum susunya sang nenek kembali menemui sang anak yang lagi ngambek


Di kamar Keisya


... "kenapa kakak jahat sama aku, kakak tau aku nggak sanggup untuk memenuhi kebutuhan Andra malah kakak titip Andra padaku, kak Dinda tau nggak sih aku itu masih butuh bermain bareng teman-teman aku."...


Tok tok


"Ada apa mah?" sambil mengusap sisa-sisa air matanya


"Ini hp kakakmu, coba kamu liat ini pesan terakhir Dinda untukmu" Keisya lantas mengambil handphone dari sang mama, saat mama keluar Keisya akhirnya memutar video sang kakak


*Keisya maafkan kakak yah de' jika kakak merepotkan mu tapi kakak nggak tau harus minta tolong pada siap kamu adalah adik Kakak satu-satunya jadi kakak harap kamu mau membantu kakak.


Sya Kakak titip Andra sama kamu sayangi dia seperti anak kandungmu kakak tau bahkan kamu belum paham bagai mana cara menyayangi yang baik dan mendidik yang baik tapi kakak yakin seiring berjalannya waktu kamu pasti sanggup.


Jangan memberi tahukan Andra kalau kamu bukan ibu kandungnya terkecuali jika dia udah dewasa pasti mentalnya udah cukup untuk menerima semua kenyataan bahwa kamu bukan ibu yang mengandungnya dan melahirkannya tapi kamu adalah ibu yang menyayanginya dan mencintai nya segenap hati*

__ADS_1


Keisya yang melihat rekaman kakaknya pun meneteskan air mata, mungkin Dinda udah punya firasat.


__ADS_2