Kisah Keisya

Kisah Keisya
Bab 31


__ADS_3

Setelah mengobrol dengan sang asisten suaminya Keisya pun berangkat ke kantor dengan menaiki sepeda motornya, sebenarnya kalau Rangga yang tau kalau Keisya ke kantor dengan mengendarai sepeda motornya pasti dapat siraman Qalbu dari sang suami


"Maaf de' ada perlu apa yah?"


Wah apa di mata bapak ini aku masih kecil ya?


aduh mana aku nggak ingat lagi nama asistennya mas Rangga kan selama ini aku manggilnya pak.


"Hei kalau di tanya jawab jangan malah bengong nanti kesambet terus pingsan, kan bikin saya repot"


"Mmmm sebentar yah pak saya telpon dulu orangnya soalnya saya nggak tau namanya" sambil cengengesan


"Wah parah mau bertemu sama orang tapi nggak tau namanya apa jangan-jangan kamu itu cewek nggak benar?"


"Astaghfirullah bapak kalau ngomong"


untung aja dia itu udah tua kalau nggak udah melayang nih helem di kepalaku, tapi jangan bertingkah Sya nanti suami kamu yang kena imbasnya.


Sambil mengeluarkan telponnya hendak menelpon.

__ADS_1


Asisten itulah nama yang sempat dulu Keisya tulis di layar henponnya dulu.


Bu bos calling 📞


Wah Bu bos nih lagi di mana yah, atau dia udah di lobi terus nggak di izinin masuk secara kan dia nggak di kenal


"Iya Bu, ibu sekarang di mana dan udah samapi di mana?"


"Aku udah di bawah tapi dilarang masuk sama Sekuriti, jadi bapak turun kebawah yah jemput Bu bos yang cantik ini" ( katanya bercanda sambil mengucap Bu bos padahal dia emang Bu bos)


...Astaga, katanya Bu bos tapi kok di larang masuk ckckck, tapi cari mati juga tuh sekuriti kalau pak Rangga tau....


"Kamu tunggu aja di situ sampai orang yang kamu tunggu datang."


Wah sadis nggak kasian apa sama saya, kan Saya kepanasan untung nggak kehujanan.


"Ada apa ini ribut-ribut? Dan maaf Bu, saya telat, ibu silahkan masuk"


Setelah mereka masuk banyak kasak kusuk karyawan kantor yang mikir jika Keisya kekasih dari Rehan sang asisten big bos.

__ADS_1


"Pak ruangannya di mana kok nggak nyampai-nyampai dari tadi?"


"Oh ya Bu, ibu jangan panggil saya pak panggil nama saja, dan nama saya Rehan, di ingat yah Bu bos"


"Wah jangan juga panggil Bu bos tadi itu saya cuman bercanda" sambil nyengir.


"Nah itu ruangan pak Rangga ibu bisa langsung masuk karena tamunya bapak udah pulang"


"Ok pak" sambil berlalu karena Keisya tau pasti akan dapat teguran dari Rehan karena memanggilnya pak bukan Rehan aja.


Keisya langsung membuka gagang pintu tanpa mengetuk terlebih dulu, dan berhasil membuat Rangga menegurnya karena Rangga belum menoleh kearahnya jadi Rangga mikir jika yang masuk karyawan nya.


"Maaf kan saya sudah bilang kalau masuk ruangan saya ketuk pintu dulu jangan asal nyelonong aja."


"Maaf jika saya ganggu, ya udah d


saya akan pulang assalamualaikum" sambil berbalik ingin keluar dari ruangan Rangga


Rangga yang udah mengenali suara istrinya sontak berbalik dengan cepat dan berjalan lebih cepat meraih tangan istrinya sambil memeluknya dari belakang

__ADS_1


"Sayang kenapa nggak bilang kalau mau kekantor biar aku jemput di lobby dan memperkenalkanmu ke karyawan ku supaya mereka tau kamu ibu bos mereka"


__ADS_2