Kisah Keisya

Kisah Keisya
Bab 42


__ADS_3

"Jangan" katanya sontak membuat yang ada di ruang itu menatapnya dengan tatapan aneh


"Kenapa lagi sayang?"


"Mas jangan dibuang mubazir"


"Jadi mesti di apakan dong sayang?" katanya sedikit bingung dengan sikap istrinya


"Yah mas yang makan, dan mas yang habisin" katanya sedikit merajuk


"Tapi sayang sebanyak ini, mas bisa sakit perut dong?" katanya sedikit prustasi, melihatnya saja Rangga nggak bisa apa lagi harus menghabiskan 10 buah mangga muda. Benar-benar drama ibu hamil yang harus di turutin


Mami dan mama mertuanya berusaha menahan tawa melihat Rangga, Rangga yang melihat senyum bahagia mami dan sang mertua pun mempunyai ide cemerlang


"Mah, mih, kalian ngga kasian apa sama Rangga" katanya mengharap simpati dari kedua orang tuanya "Sayang boleh yah aku di bantu mereka" sambil memasang wajah polos di depan istrinya

__ADS_1


Sontak membuat kedua orang tuanya geleng-geleng kepala


Keisya yang mendengar permintaan sang suami seakan mempunyai ide brilian.


"Permintaan mas di terima" sontak membuat ketiganya membelalakkan mata "Anggap aja ini perlombaan makan rujak" sambil cengengesan.


(Benar-benar yah masih di kandung aja, usilnya minta ampun apa lagi kalau udah lahir 😀)


Rangga yang mendengar permintaan sang istri begitu bahagia karena bukan cuman dia yang akan meng habiskan mangga mudah yang ternyata udah jadi petaka buat Rangga.


Awalnya Rangga sengaja Beli banyak karena untuk di jadikan stok di rumah jikalau Keisya menginginkan memakan rujak lagi, tapi ternyata pemikirannya nggak sesuai dengan realita.


Ini bisa jadi pelajaran untuk Rangga orang ngidam itu maunya hanya sekali jika menurutnya itu enak maka dia akan nambah, begitupun dulu, yang menjadi makanan favorit Keisya bisa jadi sekarang nggak dia sukai.


"Mih, emang gitu yah kalau orang ngidam?" katanya sedikit berbisik takut jika kedengaran oleh sang istri yang lagi asyik memainkan ponselnya

__ADS_1


"Iya emang gitu, terkadang juga ada yang aneh-aneh"


"Aneh gi mana Mih?" katanya sedikit kepo


"Yah misal nggak mau bertemu suaminya karena di pandangan sang istri suaminya udah jelek dan banyak lagi" Rangga yang mendengar perkataan sang mami jadi ngeri sendiri membayangkannya, bagai mana jadinya jika Rangga tanpa sang istri


"Iya jeng itu benar dulu aku punya tetangga juga gitu malah dia nggak mau liat suaminya selama 2 bulan, terus ada lagi ngidam, jika dia liat buah yang tergantung di pohonnya dia marah jika buahnya nggak di buka semua kan aneh" spontan Rangga yang mendengar kasak kusuk orang ngidam jadi bergidik ngerih.


Astaga amit-amit istri gue kaya gitu, jangan sampai deh, ini aja aku merasa aneh apa lagi jika terjadi permintaan yang aneh lagi.


Karena saking asyiknya mengobrol buah yang tadinya terasa banyak kini tak terasa ludes des-des


Keisya yang melihatnya merasa bahagia karna keinginannya terpenuhi, Keisya pun bertepuk tangan dan bersorak layaknya anak kecil yang mendapatkan mainan baru dari ayahnya.


Aneh memang tapi itulah kenyataannya orang hamil kadang bahagia kadang sedih, bahkan dikit-dikit merasakan sedih tanpa sebab yang pasti.

__ADS_1


Jadi tanpa di pungkiri rasa senang akan muncul dengan sendirinya


__ADS_2