
Setelah acara makan siangnya kelar Keisya berencana pulang tapi di tahan oleh Rangga, dan malah mengajak Keisya kembali ke ruangannya.
"Mas sumpah yah aku nggak enak loh nanti mas di tegur sama atasan mas, aku nggak mau pikiran orang di luar sana nganggap mas ngga becus kerjanya jadi aku pulang yah mas?"
"Benar nih nggak betah di sini? mas sih ngijinin kamu pulang tapi dengan satu sarat eh ralat dengan dua syarat" sambil senyum-senyum
"Apa syaratnya mas? oh aku tau mas mau di pijitin yah boleh kok dengan senang hati" katanya dengan antusias, padahal Keisya ngga tau pijit apa yang di maksud sang suami
"Pijit yah boleh tapi nanti soalnya mas maunya minum susu dulu, habis itu baru pijitin mas tapi pijitnya yang spesial yah sampai mas merasa puas"
"Ya udah aku bikinin susu dulu untuk mas, habis itu lanjut mijit oh ya mas bikin susunya di mana?" sambil garuk-garuk kepala
__ADS_1
"Sayang ngapain repot bikin susunya kan udah ada" katanya sambil menatap ke dada sang istri dan menaik turunkan alisnya sambil tersenyum jahil.
"Apaan sih mas ih malu tau" sambil menyilang kan ke dua tangannya di dadanya
"Kenapa malu kan tiap malam juga di kelonin dan nggak pernah di lepas"
"Stop deh mas nanti ada yang dengar bisa malu aku" sambil tersipu malu mendengar penuturan ambigu sang suami
"Mas ini ruangan apa kok tersembunyi? pasti mas sering yah bawah gadis kesini?" katanya dengan penuh kecurigaan
"Nggak kok sayang wanita yang pertama aku bawah kesini ya itu kamu dan satu-satunya wanita yang udah mencoba belalaiku yaitu kamu dan..."
__ADS_1
"Cukup mas nggak usah diterusin makin lama mas jadi ngelantur, sini aku pijitin habis itu aku pulang, mas, sekarang mas buka baju dulu, biar aku pijit bokongnya, Mas apa yang mas lakuin" sontak Keisya menjerit bukan karena apa suaminya yang mau di pijit kok malah kancing baju Keisya yang di lepas dan Rangga udah menempelkan bibirnya di ********
"Diam sayang nik Matin aja nggak usah di tahan nggak Bakan kedengaran kok ruangan ini kedap suara" sambil melanjutkan aksinya
Keisya yang awalnya hanya diam karena syok mendapatkan perlakuan yang secara tiba-tiba kini dapat mengimbangi permainan suaminya, toh udah terlanjur basah mau gimana lagi menolak pun percuma, kini mereka berdua udah sama-sama bugil
"Mas apa nggak sebaiknya kita lanjutin di rumah aja, di sini malu mas banyak orang, nanti ketahuan main di kantor mana jam kerja lagi, aku kok kayanya risih yah"
"Udah kamu diam aja, kita coba gaya baru, siapa tau aja lebih seruh dan lebih menantang atau kita mainnya di meja kerja mas giman?"
"Nggak ah mana mau aku di ruang kerja mas nanti ada yang masu bisa jadi tontonan gratis aku mas bukannya untung malah buntung"
__ADS_1
"Sayang diam yah kita lanjutin ininya udah mana tahan sayang udah sesak pengen cepat-cepat di ceburin di dalam kolamnya dan pengen cepat-cepat di puasin belalainya udah siap"