Kisah Persahabatan Yang Tak Terlupakan

Kisah Persahabatan Yang Tak Terlupakan
104. Nama ku Tertulis di papan tulis


__ADS_3

Bel istirahat pun berbunyi, Rahma yang sedang makan di kursi bulat di bawah pohon, bersama Lestari Sedang menikmati makanan yang mereka beli di kantin tadi.


"Rahma, Nanti kapan-kapan kita bawak bekal yuk." Ajak Lestari sambil memakan Donat di dalam kantong nya.


"Oke, aku juga kepengen banget bawa bekal."


"Iya lagi bosen makan jajanan, enakan masakan Rumah ya kan."


"Yap bener itu, apalagi buatan mama sensiri."


"Yoi, Bener tu Rahma."


Sambil memakan dan terus mengobrol, Rahma dan Lestari menghabiskan waktu istirahat mereka di kelas, mereka memilih menghirup udara Segar.


Setelah makan, mereka berdua pun berjalan menuju kelas, di perjalanan Lestari ingin ke Wc sebentar.


sedangkan Rahma ia mau ke kelas sebentar menaruh Botolnya.


"Tar aku ke kelas bentar ya."


"Iya Rahma, aku tunggu di sini ya."


"Oke bentar ya." Rahma pun pergi menuju kelas.

__ADS_1


Tiba di depan pintu, Rahma melihat Setya dan Jison, sedang menuliskan Sesuatu di papan tulis, Rahma yang melihat dan membacanya pun tersenyum, menahan tawa, Di papan tulis bertuliskan.


Setya Jison


♡ ♡


Lestari Rahma


Jison menuliskan Nama Setya dan Lestari, sedangkan Setya menuliskan nama Jison dan Rahma.


"Hm hn.." Rahma berdehem ketika sudah masuk ke dalam kelas.


"Wah pas ada Rahma tu jason." Senggol Setya ke Jeson


"Bentar ya aku panggil Lestari dulu." Setelah Rahma menaruh Botol minuman nya, ia pun segera berlari menuju Wc.


"Apaan Rahma emangnya?" Tanya Tari yang penasaran.


"Ikut aja Ayo."


Mereka pun kembali ke kelas bersama, melihat Setya dan Jison yang sedang menulis pun, Tari ikut membaca nya, setelah membacanya Lestari tampak heran namun sedetik kemudian Lestari tampak biasa saja.


Tak lama sesudah Lestari duduk bersama Rahma, pak Guru pun terlihat dari Jendela dengan terburu-buru Setya dan Jison secepatnya menghapus tulisan mereka tadi.

__ADS_1


Setelah menghapus nya, mereka berdua melarikan diri ke tempat duduk masing-masing.


Guru Tik pun memasuki kelas, Pak Al pun menerangkan pelajaran, Sambil membawa laptop nya di tangan nya, lalu menyalakan di kelas, menerangkan cara memahami Elektronik.


"Tugas kalian nanti, bagi kelompok ya 1 kelompok berisikan 6 orang, nanti minggu depan kita belajar menggunakan komputer nanti.


"Pak mau nanya, kalau 3 cowok dan cewek boleh gak?" tanya Ciza


"Boleh terserah kalian ya, yang jelas cukup 6 orang. tapi kalau ada yang gak kebagian kelompok terpaksa bapak yang memilihnya.


"Oh gitu iya pak."


Rahma dan Lestari nampak berpikir siapa yang mau mereka ajak dalam kelompok, mereka baru berdua saja yang terpilih.


"Mulai dari sekarang kalian boleh tentuin kelompoknya, tapi jangan ribut ya." Jelas pak Al ke Semua muridnya.


Seluruh kelas pun mulai mencari kelompoknya, mustahil kalau tak ribut dan menjadi bising sekelas, namanya juga mencari kelompok, pasti mengundang keributan. padahal pak Al sudah mengingatkan Muridnya.


"Rahma Aku sama Selvi ikut kelompok kalian ya?" Tanya Ayu ke Rahma


"Oke, sekarang kita butuh 2 orang lagi nih." Ujar Rahma masih kekurangan kelompok.


"Aku sama Setya ikut kelompok kalian ya." Tawar Jison ke Mereka.

__ADS_1


"Hm iya boleh deh, pas kami kekurangan 2 lagi." jawab Lestari


"Oke sekarang kita tentuin nama kelompok kita apa nanti." Mereka pun memikirkan nama apa yang cocok buat kelompok mereka.


__ADS_2