
" Jaga omongan kamu Itu! Enak aja ngatain aku ke pedean" Tatapan tajam pun muncul dari mata Finel" Temen kamu itu tuh gak tau malu!"
" Kamu ini gak puas-puas ya ngatain aku!! Aku udah muak tau dengernya!" Jawab Rahma Kesal
" Halah.. Lebih kesel aku, ngeliat kamu sama Dika melulu! "Ujar Finel dengan sedikit beteriak
"Yaampun sudah berapa kali aku ngomong, kalau kami itu gak ada hubungan apa-apa!" Balas Rahma sambil sedikit berteriak juga
" Kalau memang kamu gak ada hubungan apa-apa sama Dika, nanti temuin aku di alamat ini" Ujar Finel sambil memberikan secarik kertas kecil yang bertuliskan Alamat
" Apa ini?" Ujar Rahma sambil membolak balikan kertas itu dan sambil membacanya
" Bukak aja tinggal" Finel bersama temanya pergi meninggalkan Rahma dan Lestari
Lestari ikut membaca Alamat yang tertulis di kertas tersebut
" Jalan Anggur 2 no 122 "Apa ini Alamat Rumah Finel hhha, Dia suruh kamu ke Rumahnya" Lestari yang Heran Finel memberi alamat Rumahnya ke pada Rahma
" Entah, sepertinya iya deh"
" Lebih baik Robek aja kertasnya!" Lestari mengambil kertas tersebut di tangan Rahma dan akan merobeknya
" Ettss tunggu!" kertas tersebut sekarang di tangan Rahma karna Rahma tadi merebutnya
" Jangan-jangan kamu mau ke Rumahnya? Tanya Lestari Kepada Rahma, pada saat Rahma akan menjawab pertanyaan Lestari bel masuk Usai Istirahat telah berbunyi
" Nanti aku jawab, sekarang bel udah bunyi pelajaran Pak Al, pasti pak nya cepet datang
__ADS_1
Mereka berdua pun menuju ke kelas dengan sedikit BerLari, Sedangkan Kertas tadi Sudah Rahma taruh di saku bajunya
Benar saja Pak Al sudah berada di kelas, Mereka kalah cepat
Setelah mengabsen, Pak Al mengajar Pelajaran Bahasa Inggris Karna Mis yang biasanya mengajar Sedangag sakit jadi Pak Al menggantikanya.
*
*
Setelah Pak Al keluar, dan bel pulang sudah berbunyi Lestari dan Rahma sedang memakai sepatu nya
" Gimana Rahma, jadi gak kamu ke Rumah Finel?" Tanya Lestari karna tadi belum sempat di jawab Rahma sekarang Lestari ada kesempatan buat bertanya nanti ia keburu lupa lagi.
" Iya aku mau ke Rumahnya" Jawab Rahma sambil mngikat tali sepatunya
" Jalan kaki, dan sendirian"
" Ehh sendirian aku rewangin ya?" Tawar Lestari
"Nggak usah deh, lagian cuman bentar juga aku tuh mau jelasin ke dia yang sebenarnya dan omongin ke dia dengan jelas supaya dia berhenti ngatain aku.
" Iya bener juga, tapi aku punya pirasat gak enak nanti dia punya rencan buruk sama kamu" Ujar Lestari khawatir sambil memegang pundak Rahma
" Gak mungkin deh lagian di Rumah dia sendiri Elak Rahma" ngomong-ngomong Rumah anggur 2 tu arah mana ya?
" Nanti setelah kamu keluar gerbang sekolah kamu lurus aja sudah lurus, nanti ada belokan ke kiri itu lorong anggur 2" Jawab Lestari
__ADS_1
" Oh di sana Oke Tar"
Ketika Rahma dan Lesatri Asyik mengbrol Setya yang berada di dalam kelas yang sudah sepih, cuman ada dia sendiri mendengar semua obrolan mereka berdua tanpa terlewatkan sedikit katapun
" Gak bisa di biarin Rahma pergi senidiri ke Rumah Finel aku harus ikutin Rahma" Batin Setya dalam hati sambil menyandang tasnya dan akan keluar, Setelah melihat Rahma dan Lestari menjauh dari halaman kelas, Setya mengambil sepatunya dan memasang nya secepat mungkin
" Hati-hati Ya Rahma, Eh iya kamu nanti di jemput siapa? nanti papa kamu keburu jemput.
" Eh iya ya, Gimana aku juga bingung, ini udah pukul berapa?"
" Pukul 12.00" Jawab Lestari sambil melihat jam di tanganya
" Sempet kayaknya, ah iyaAku baru ingat Les, papa aku tadi bilang kalau aku di jemput pukul 14.00 katanya ada kerjaan
" Wah pas dong, ya udah kamu sekarang berangkat biar nanti bisa ke sekolahan lagi nunggu jemputan"
" Iya kamu bener, Dadah Tar" Ujar Rahma sambil melambaikan tanganya
" Dadah" Mereka pun berpisah Lestari belok ke kanan sedangkan Rahma lurus menuju ke Rumah Finel
Setya yang mengendap-endap mengintip mereka ikut berjalan juga di belakang, Hari ini dia gak bawa motor, jadi kesempatan Setya mengikuti Rahma walaupun Setya jauh di belakang
Rahma Berjalan dengan perlahan di terik matahari yang panas ia menundukan wajahnya, Setelah melihat ada belokan ke kiri Rahma ke sana dan membaca tulisan Lorong anggur 2 Rahma segera berjalan dan melihat nomer yang tetera di dinding Rumah
" No 120, No 121 Nah itu 122 " Rahma berdiri di Rumah bercat Kuning itu"Assalamuallaikum," Ujar Rahma sambil mengetuk pintu Rumah Finel
"Waalaikum sallam", Ujar Finel dari dalam menyahuti salam Rahma
__ADS_1
Setya yang di belakang masih sembunyi di balik Tiang Lampu jalan.