
" Gak mungkin kamu gak tau tentang kejadian kemarin"Jawab Setya santai
" Memang aku gak tau Setya, Toni kamu tau kejadian apa kemarin?" Tanya Dika setelah menoleh ke Toni temanya
" Aku juga gak tau Dika" Ujar Toni yang memang tak tau, karna dia tidak mendengar apa pun kalau ada wanita yang bergosip Toni acuh tak acuh tidak mau mendengarkan apa yang terjadi kemarin." Tapi memang kemarin aaa cewek-cewek bergosip di dekat aku tapi aku menjauh gak mendengarkan mereka
" Kamu ini kebiasaan dari dulu gak berubah, gak permah peduli!" Ujar Dika kesal " Ceritain Setya ada apa Finel dan Rahma kemarin? aku tak tau soalnya aku kemarin pelajaran ke dua aku izin pulang ke Rumah
" Kemarin tuh Rahma dan Finel beradu mulut, itu pacar kamu Sih Finel datang-datang ke kelas kami pada jam istirahat, memancing keributan!
" Kok Bisa?" Tanya Dika penasaran
" Ya Tanya aja lah sama pacar kamu! aku sama Rahma mau balik ke kelas dulu nanti ada guru
" Eh bentar Rahma...." Panggil Dika
" Udah Rahma, nanti ada guru biar Dika tanya saja pada Finel" Ujar Setya menahan Rahma
" Aku mau ke kelas Dika, " Jawab Rahma, Mereka berdua meninggalkan Dika dan Toni yang masih menyelesaikan tugasnya mebuang sampah
Setibanya di kelasnya Dika terheran masalah apa yang terjadi kemarin, Dika berniat pas istirahat dia akan menemui Finel dan menanyakan apa yang terjadi antara finel dan Rahma
Kringgg.....
bel istirahat berbunyi Dika keluar kelasnya dan menemui Kelas 7² Setelah sampai di kelas Finel Dika memunggu di luar kelas , Teman Finel yang melihat Dika di luar kelas mereka segera memanggil Finel
" Fin.. ada Dika tuh di luar" Ujar Tika, sambil menujuk Dika yang berada di luar
Finel pun langsung keluar kelasnya
" Dika.."
" Finel ke kantin yok aku mau nanya sesuatu ke kamu"
" Oke bentar aku pakai sepatu aku dulu
Setelah memasang sepatunya Finel berjalan bersama Dika menuju ke kantin, sesampai di kantin Dika memesan gorengan buat mereka berdua, setelah selesai memesan pesanan, mereka duduk bersama di kursi yang berhadapan
" Kamu mau nanya, tanya aja sekarang Dika" Ujar Finel to the point
" Aku mau nanya, kamu kemarin sama Rahma adu mulut ya?" Tanya Dika Penasaran
" Hm iya, memang kenapa?
" Ada masalah apa memangnya antara kamu sama Rahma?
" Udahlah gak penting, sudah berlalu itu
" Serius aku nanya Fin ceritain ke aku kalian tu adu mulut karna apa?" Tanya Dika sambil menatap Finel Serius
" Rahma itu cewek gak tau malu, dia itu Perusak hubungan orang
" Kok kamu bisa ngatain Rahma seperti itu?
" Ya kenyataan nya memang gitu kok,
" Buktinya apa kamu bisa berpendapat gitu?"
" Kalian kan waktu itu, jalan berganden di depan semua orang
" Eh jangan salah paham, kami berdua itu jatuh Rahma luka kakinya jadi aku topang dia
" Sudalah Dika, Alasan dia aja itu pura-pura sakit biar di tolongin kamu
" Yasudah kalau kamu gak percaya, akau sudah bicara jujur kok
" Terserah lah" Finel berjalan meninggalkan Dika
" Eh Finel gorengan kamu ini belum di abisin
" Biarin aja aku udah gak nafsu lagi"
__ADS_1
Dika memegang gorengan di atas meja yang berkantung plastik dan mengejar Finel
" Nih gorengan kamu, Dika menaruh gorenganya di tangan Finel " Aku mintak maaf kalau kamu cemburu sama aku
" Hmm,"
" Kok hm gimana di maafin gak?"
" iya"
" Di makan gorenganya, oke"
" Iya Dika "
" Aku balik ke kelas dulu ya" Finel hanya menganggukan kepalanya dan tersenyum-senyum sendiri
Setibanya di kelas Finel tersenyum lebar, karna cemburu nya membuat Dika hangat kepadanya
" Ecie, ada yang lagi bahagia nihh"
" Iya dong" Ujar Finel sambil mengembangkan senyumnya
" Gimana Dika minta maaf ya sama kamu Fin?" Tanya Dita penasaran
" Iya nih, seneng banget aku" Finel membuka bungkus gorenganya sambil mengembangkan senyumnya
" Wih- wih, mantap"
" Hhe, udah ya aku mau makan dulu nanti bel masuk keburu bunyi
" Iya makanlah dengan bahagia ya"
...🌷🌷🌷...
Bunga-bunga bermekaran, angin bertiup dengan perlahan di tambah embun pagi yang meyegarkan, Rahma sedang menikmati Teh hangatnya bersama mama, papa dan kk nya
Hari ini, adalah hari minggu saat enak bersantai di pagi hari bersama keluarganya. sambil menoton Televisi dan di temani sarapan pagi, buatan mama Rahma yaitu donat coklat
" Hmmm, Enak banget ma donatnya" Ujar Rahma sambil mengacungkan jempolnya
" Iya dong" Ujar mama Rahma percaya diri
Setelah sarapan, Rahma keluar Rumahnya melihat tanamanya dan menyirami bunga tersebut sambil menghirup aroma bunga yang Rahma siram
Setelah selesai menyirami bunganya, Rahma bersiap untuk mandi, Setelah selesai mandi dan memakai bajunya, Rahma keluar kamarnya dan melihat jam dinding sekarang pukul 09.00
" Dek mama pergi kondangan hari ini, sama papa"
" Oh iya ma"
" Adek gak mau ikut?" Tanya mama Rahma
" Nggak ma, Rahma di Rumah aja"
" Yasudah mama sama papa pergi dulu,"
Mama sama papa Rahma, pergi kondangan Sedangkan Rahma dia hanya di rumah, ya memang enak di rumah menikmati hari libur.
baru saja mama dan papa pergi ke luar, kk nya Rahma keluar kamar dengan pakaian yang Rapih
" Kk mau kemana?" Tanya Rahma yang melihat kk nya sedang berkaca
" Kk mau ke rumah temen ada kerja kelompok soalnya, Rahma gak papa kan di Rumah sendirian
" Iya kak gak papa,"
" Yasudah kk pergi ya, Rahma menyalami tangan kk nya
Sekarang tinggal Rahma sendirian di Rumah, pada saat Rahma mau duduk kembali ke kursinya suara handphohe nya mengurungkan niat Rahma untuk duduk, ternyata yang menelpon Rahma adalah Setya, Rahma langsung mengangkat telponya
" Hallo, Rahma"
__ADS_1
" Iya Setya, ada apa?
" Gak papa, kamu lagi ngapain sekarang?
" Lagi duduk nonton Tv nih
" Ohh, ngomong-ngomong Sepih banget Rahma?
" Iya mama, papa dan kakak aku pergi
"Kasihan Sendirian"
" Iya, Gak papa"
" Rahma..., kamu mau gelang gak?
" Gelang??"
" Iya gelang, mau gak?" Tanya Setya lagi sebrang telephon
"Hm Boleh"
" Oke nanti aku beliin ya
" Kamu mau beli nya, di mana?
" Di mamang Oek-Oek"
" Haha, memanya ada ya gelang di sana"
" Iya adalah, kalau di cari"
" Oke deh,"
" Eh bentar Rahma, pas banget mamang Oek-Oek nya datang nih
" Iya apa?
" iya bentar, aku keluar dulu jangan di matiin"
" ya"
" Mang...," Ujar Setya di sebrang telephon mamang itu pun berhenti di depan Rumah Setya
" Ada gelang gak mang?"
" Ada Dek, cari aja mau warna apa?
" Bentar mang aku tanya dulu pacar aku"
"Wah udah ada pacar Dek
" Iya dong mang, Zaman Sekarang gak ada pacar gak Enak
Rahma yang menyimak di telephone, tertawa saja mendengar percakapan Setya dan mamang Oek-Oek penjual mainan itu
" Rahma, hallo kamu masih di sana kan?
" Iya Setya
" Gimana?
" Gimana apa, Setya?
" Mau gelang warna apa kamu?
" Hmm, Biru aja "
" Oke biru, nah ini ada" Ujar Setya sambil mengambil gelang itu di dan menatapnya" mang yang ini aku beli satu
" Oke dek"
__ADS_1
" Berapa mang?"lebih baik aku matiin aja telephon nya nanti Rahma denger harganya hhe" Setya pun mematikan telponnya pada saat mamang itu akan menjawab Harganya
" Iih, kok di matiin dia tadi ngomong jangan di matiin dulu