Kisah Persahabatan Yang Tak Terlupakan

Kisah Persahabatan Yang Tak Terlupakan
part 19


__ADS_3

Di pagi , hari yang cerah suara burung berkicauan di hari senin Rahma , bersiap memakai seragamnya. setelah usai berseragam Rahma ke luar kamarnya dan ikut sarapan pagi bersama keluarganya , beberapa menit kemudian Rahma pergi ke sekolah di antar papanya di perjalanan sedikit ada kemacetan selang beberapa menit Rahma sampai di sekolah nya, Lalu Rahma mencium tangan papanya dan pergi masuk ke gerbang sekolah


Setelah sampai di kelas , Rahma di dihampiri Lestari dan July mereka mengobrol bersama sama sambil , membukak buku mereka dan membahas materi pelajaran mereka yang lalu kring....bel masuk berbunyi jam pertama di mulai semua siswa sudah masuk ke kelas nya masing masing


Beberpa jam berlalu pelajaran pertama telah selesai , sekarang pelajaran ke dua yaitu olahraga untuk kelas 71 dan 73 mereka olahraga bersama karna gurunya sama Rahma, pergi ke kamar mandi untuk mengganti baju olahraga bersama Lestari, Sukma, July dan Amel , setelah selesai semua berganti pakaian Rahma dan teman temanya berbaris di tempat barisan kelas 73 , sedangkan 71 di sebelahnya Rahma seketika menoleh ke samping karna ada yag memanggilnya , ternyata Dika yang memanggil dan tersenyum kepadanya.


"Baiklah anak anak pada pagi hari ini sebelum kita , mulai olahraga dan melakukan aktifitas kita. alangkah baiknya kita berdoa terlebih dahulu berdoa mulai." ujar pak Praja


" Berdoa selesai, pertama-tama kita pemanasan dulu bapak akan panggil perwakilan kelas 71 hm dari Absen ke 3 Dika maju ke depan kamu yang memimpin pemanasan kita hari ini ya


" Baik pak , ucap Dika dan maju ke depan


Rahma menoleh ke depan melihat Dika yah maju tiba tiba July menyenggol lengan Rahma dan berkata


"Cie , Dika yang mimpin tuh." ucap July menggoda Rahma

__ADS_1


" Iya ya tau, ujar Rahma malas meladeni omongan July yang sering menggodanya.


Pemanasan pagi pun di mulai dengan di dipimpin oleh Dika, Dika sangat bersemangat sambil melirik Rahma diam diam


Empat menit kemudian , usai juga pemanasan pagi mereka.


"Kepada ketua kelas 71 dan 73 , tolong di perhatikan teman temanya laki laki yang bermain bola kaki kalian juga sambil main dan memperhatikan ya, dan untuk para perempuan kelas 71 , 73 kalian di persilakan bermain bola voly atau bola, basket nanti bapak awasi dan juga wakil ketua kelas mengawasi juga ya


" Baik pak." ujar mereka serempak


Rahma , mengambil minum nya di kelas dan duduk bersama July , Amel di depan kantor sekolah mereka sangat letih karna permainan mereka tadi. mereka juga sambil bercerita tentang kemenangan mereka tadi, tiba-tiba dari arah belakang datang Dika dan temanya Romi Dika juga mengobrol bersama Rahma , dan temanya Rahma Sambil mengobrol Rahma memperhatikan gelang yang ada di tangan Dika


" Banyak sekali gelangnya." ujar Rahma dalam hati


Dika yang di perhatikan menyadari itu dan melihat apa yang Rahma perhatikan

__ADS_1


" Oh ternyata dia memperhatikan gelangku , ujar Dika dalam hati sambil melihat gelangnya dan ingin memberikan nya ke Rahma seketika Romi melihat itu dan mengambil gelang Dika dan memegagnya


" Rahma , Dika mau kasih kamu gelang nih liat bagus ya." ujar Romi memperlihatkan gelang Dika , Dika ingin memperebutkan gelangnya namun gagal.


"Hm iya ya Dika, sini kalau begitu aku kasihkan ke Rahma." ujar Amel menawarkan dan berjalan mengambil gelang itu dan Romi menyerahkannya


Lalu Amel mendatangi Rahma dan memasangkan gelang itu , pada saat di pasang lumayan kekecilan tapi pada saat di dorong lagi akhir nya masuk Rahma memperhatikan gelang itu warna nya putih dengan corak di tengahnya ada warna hitam


" Bagus juga gelangnya." ujar Rahma dalam hati


" Rahma ambillah gelang itu buat kamu." ucap Dika


" Makasih Dika, ini bagus."ucap Rahma tersenyum kepada Dika


"Iya sama-sama.

__ADS_1


" Cie, Rahma ujar July dan Amel


__ADS_2