Kisah Persahabatan Yang Tak Terlupakan

Kisah Persahabatan Yang Tak Terlupakan
62. Seseorang


__ADS_3

Dia Adalah Dika, melihat ada kegaduhan dan perkumpulan Siswa Siswi membuat Dika penasaran dan melihat siapa yang sedang beradu mulut, ternyata itu Adalah Rahma dan Siswi kelas lain, dengan cepat Dika langsung menghadang Rahma supaya mereka tak lebih jauh beradu mulut dan mengakibatkan adu jotos alias tarik menari Rambut itu hal yang wajar kalau wanita sedang berkelahi pasti Rambut menjadi sasaran utama, walaupun Rahma tadi hanya lebih mendekat kepada wanita itu.


" Kamu Dika, Awas aku mau omelin dia lagi! kamu jangan hadang aku dong" Kesal Rahma, karna Dika menghadang pemandangan nya menatap wanita di hadapannya


" Sudah Rahma biar aku aja yang Omelin mereka" Jawab Dika tanpa menoleh dan masih menatap wanita itu


Para Siswa dan Siswi yang melihat ada Dika yang membela Rahma, Semuanya Syok Salah satu teman sekelas Finel segera memfoto Rahma dan Dika, menggunakan Handphone Blacbary nya.


Mulut Rina komat-kamit sambil memfoto mereka bertiga " Bela aja terus sih Rahma, Nanti baru tau kamu apa yang bisa finel lakukan." pada saat melihat Dika dan Rahma berdekatan dan bahkan Dika membela Rahma terus. sesudah puas menonton sebentar Rina berlari ke kelasnya dan mengadukan ke Finel, setibanya di kelas Rina langsung memberitahu apa yang sedang terjadi dan menunjukan hasil potonya, Finel yang geram segera menuju ke kantin, Setibanya di kantin Finel mendekat ke Arah Dika dan mendengar apa yan mereka ucapkan


" Hei kamu! Apa sih maksudnya ngatain Rahma, kalian itu mikir memangnya kalian ada bukti apa Rahma itu PHO, gak usah ngawur deh kalian denger gosip langsung deh ngegibah di depan orangnya lagi!


" Wah-wah, kamu Dika kamu masih mau belain Rahma" Senyum sinis terpancar di wanita berbadan tinggi itu


" Kenapa? kalau memang aku belain Rahma, Rahma juga gak salah kok, Dia itu bukan PHO!" Sentak Dika

__ADS_1


" Kalau Rahma memang gak PHO kenapa dia selalu nempel sama kamu? sampai-sampai jadi omongan orang


"Memang kebetulan aja kami selalu ketemu, tapi yang jelas Rahma itu Bukan PHO jadi kalian semua gak usah ngatain Rahma lagi!" Dika berbicara sedikit berteriak sambil menoleh ke belakang dan ke depan, kepada semua siswa yang berada di sana yang sedang menyaksikan Rahma." Sekarang kamu cepat minta maaf sama Rahma.


"Nggak, Aku gak mau" Ujar Wanita itu sebal


"kalau kamu gak mau minta maaf, Aku kasih tau ke guru, kalau kamu sudah mencemar kan nama baik Rahma dan menuduh yang Enggak-enggak


Ke empat wanita itu segera minta maaf kepada Rahma


"Giliran di Ancem kek gini baru minta maaf" Ujar Rahma sambil menyunggingkan senyum Sinisnya," Iya Aku maafin kalian"


Ke Empat wanita tadi segera meninggalkan Kantin, para Siswa dan Siswi lain juga ikut bubar kembali ke kelas mereka dan ada juga yang memesan kembali pesanan mereka.


" Rahma, Aku balik ke kelas ya" Ujar Dika sambil melirik teman Rahma juga

__ADS_1


" Makasih Dika kamu sudah memperjelas, kesalah pahaman ini" jawab Rahma sambil tersenyum kepada Dika


" Iya sama-sama, Aku balik duluan dah" Dika pun pergi menuju kelasnya


Finel yang melihat Dika pergi, ikut pergi juga dengan memasang wajah cemberut yang menandakan ia sangat kesal dengan Dika.


Setelah semua orang pergi Rahma melihat teman-temanya yang hanya diam dan tak jadi memesan.


" Kalian kenapa gak jajan juga? nanti perut kalian laper loh"


" Gak papa Rahma kami gak nafsu lagi buat makan" Ujar Dini bete


" Haha, jangan sama kayak aku lah! kalian itu harus jajan nanti laper


"Gak papa lah Rahma, yok ke kelas" Jawab Sukma dan mereka pun segera berjalan meninggalkan kantin yang mulai sepih karna murid yang lain juga ikut balik ke kelas mereka masing- masimg.

__ADS_1


__ADS_2