Kisah Persahabatan Yang Tak Terlupakan

Kisah Persahabatan Yang Tak Terlupakan
82. Maaf..


__ADS_3

" Ibu Harapkan, Kejadian ini gak terulang lagi di kelas 8⁴ ini ya." Ujar Ibu Diah tegas kepada Siswanya.


" Iya Bu" Jawab Seisi kelas


" Jangan Iya-iya saja nanti gak di dengerin! Kalau Hal ini terjadi lagi nilai kalian Ibu Kecil kan di Mata pelajaran Ibu Paham?


" Pa-ham Bu." Mendengar Ancaman dari Ibi Diiah perihal nilai yang akan di kecilkan, membuat Seisi kelas mnjdi takut.


Setelah mengatakan Hal tadi Ibu Diah Keluar kelas, Tak lama Ibu Diah pergi bel tanda Istirahat pun berbunyi, Semua Siswa Keluar menuju kantin untuk mengenyangkan perut mereka Yang sedang Lapar.


" Rahma.. Mau jajan apa kita ya?" Tanya Tari ke Rahma.


" Aku ngikut Kamu aja Tar." Jawab Rahma sambil mengambil uang nya di dalam Tas.


" Yaudah Ayok, nanti kalau udah di kantin aku nentuin mau beli apa ya." Ujar Lestari sambil menggandeng tangan Rahma.


" Iya-iya, terserah kamu deh."


Mereka pun pergi menuju kantin, Bersama Hanya berdua, Dulu di kelas 7 mereka kadang ke kantin Bersama July, Sukma, Dini, Amel Sekarang tak lagi, Karna mereka jarang bertemu dan terpisah kelas nya.

__ADS_1


Sesampai nya di kantin.....


" Kita beli Pisang coklat aja Rahma, Itu tu lagi banyak pisang coklat nya." Lestari menunjuk Pisang coklat yang tersusun Rapi di atas Wadah pelastik putih.


" Oke, masih panas juga nih pisang coklat nya." Rahma menyentuh pisang coklat tersebut, setelah itu memasukan nya ke dalam kantong plastik kecil waran putih.


Setelah mereka Berdua, Mendapatkan Pisang Coklat, Rahma dan Lestari Menuju ke kelas mereka, yang mereka beli hanya pisang coklat saja, minum juga mereka tak beli karna Rahma dan Lestari membawa nya di dalam Tas.


" Hm, Enak ya Piscok nya." Ujar Rahma yang merasakan enak nya Piscok hangat.


" Iya Coklat nya banyak ya, Udah lama kita gak jajan Piscok biasanya selalu Batagor dan Gorengan Tahu, tempe.


" Kan sama-sama Gorengan Juga."


" Iya deh."


Beberapa menit kemudian.....


" Aku buang sampah Dulu ya Tar, kamu belum habis juga? Aku aja udah habis kmau kok belum." Rahma yang heran padahal tadi mereka makan berbarengan.

__ADS_1


" Aku kan beli lima, Kamu kan Rahma beli Piscok nya tiga, yah cepat kamu lah habisnya.


" Terserah Deh, pokonya aku habis duluan.", Rahma berlalu pergi setelah mengatakan itu pada Lestari.


Bruhhghh..


Rahma menabrak seseorang yang Ada di depan nya, Orang itu mau ke dalam Sedangkan Rahma mau keluar membuang sampah.


" Aduhh..." Rahma yang refleks memegangi tangan nya, yang terbentur tangan seseorang itu.


" Jalan Itu hati-hati, tengok depan kanan dan kiri dulu baru jalan." Ujar Siswa tersebut, Rahma yang mengenal suara itu segera mentap Ke atas dan tak fokus lagi memegang tangan nya.


" Setya..."


" Apa?" Tanya Setya sambil menatap Rahma yang di hadapan nya


" Maaf Aku gak sengaja nabrak kamu." Ujar Rahma Lalu Rahma menuju Ke Tempat sampah, Rahma berpikir pasti Setya tak menjawab kata maaf nya, Ternyata kenyataa nya Setya menjawab Ucapan Rahma.


" Aku juga salah, Main nyelonong aja." Jawab Setya sambil melihat Rahma yang di luar yang sedang memasukan plastik di dalam kotak sampah.

__ADS_1


__ADS_2