
Setiap hari ada saja kelakuan dari Setya yang ini lah itu lah ada saja alasan Setya menggunakan Rahma , namun kelakuan Setya yang sekarang tak se nakal pada saat mereka pertama masuk sekolah
Flashback on
Waktu hari ke dua Rahma masuk SMP Rahma sedang menulis pekerjaan sekolah yang ada di papan tulis , Rahma sangat fokus menulis tugas hingga tak menyadari kalau tasnya sedang di ikat di bangku , sebenarnya Rahma merasa ada yang aneh ke tiga cowok yang di depan samping , dan Setya mengobrol dengan seriusnya tapi Rahma tak menanggapi. hingga pada saat Rahma mau bersiap pulang dan melihat tasnya barulah Rahma tersadar
" Lah kok kenapa terikat tas ini!! iih siapa sih yang ikat!!" Rahma sangat kesal dia mencoba menarik-menarik tasnya namun tak kunjung terlepas
"Sini aku lepaskan gini aja gak bisa!" ujar Setya yang melepaskan tas Rahma yang terikat "ini sudah aku nih baik gak jahil."ucap Setya sambil melirik ke dua temanya yang menjahili Rahma
"Owh makasih" ujar Rahma cuek karena dia kesal pasti Setya ikut juga dalam rencana ini karna mereka bertiga kan berteman
Flashback off
Perlahan-lahan Rahma melupakan kenangan dia bersama Dika dari yang bahagia sampai yang membuat luka di hati Rahma. itu semua karna Setya yang selalu menghibur Rahma terkadang Rahma juga sering curhat tentang Dika ke Setya , Setya sekarang sudah seperti sahabat bagi Rahma ke jahil lan nya tak separah dulu
" Rahma..... nanti aku kerumah kamu ya jam 2 siang aku mau pinjam buku catatan seni Budaya.
" Oh iya Setya"
"Oke"
__ADS_1
✩✩✩✩✩
Rahma sekarang sedang makan siang bersama mama dan kakanya, papa Rahma sedang bekerja jadi mereka makan siang bertiga, beberapa menit kemudian mereka selesai makan Rahma menaruh piring kotornya di dapur dan mencucinya
Selesai mencuci piring Rahma menyaksikan film kartun di televisi tiba-tiba ketika sedang asyik Rahma mendengar suara yang di kenal nya
" Rahma , Assalamualaikum.....
" Waalaikum salam." Rahma pun keluar dan melihat Setya "sebentar ya aku ambil buku nya
Rahma pun ke kamar nya dan mengambil catatan Seni Budanya dan memberikan nya ke Setya Rahma duduk di depan tralis Rumahnya dan Setya duduk di kursi lebar yang terbuat dari bambu dan kayu
" Mahal satu lagu 3 ribu!! "
" Buset mahal amat sama temen sendiri
" Canda Setya huu!"
Setya memainkan hp Rahma sedangkan Rahma melihat saja dari tralis Rumahnya sambil menyetel lagu
"Wih, kamu ada lagu Nike Ardila banyak."ucap Setya sambil mempercepat lagu Nike Ardila dab memundurkanya
__ADS_1
" Lah kok kamu bisa pencet cepatin lagu gimana itu Setya? ajari
"Ada aja , kok kamu hp sendiri nggak tau!
"Itu hp papa aku tau aku tuh cuma pinjam aja jadi mana tau aku, cepet kasih tau Setya!
"Nggak"
"Dasar pelit banget sini hp aku!! Rahma mengambil hp nya dari tangan Setya
" Untung sudah aku kirim semua" yey
"Dasar kamu hu"
"Ya sudah aku pulang dulu"Setya setengah berlari dan mengambil buku Rahma yang di atas kursi
" Ya ya" Rahma mengerutkan kening nya tanda kesel gimana bisa Setya meminjam buku nya dan meminta lagunya tapi dia sangat pelit memberitahukan cara cepat kan lagu di hape nya semenjak itu Rahma selalu mencoba-coba hp nya dan mencari cara mempercepat lagu di hspenya sampai malam akhir nya Rahma bisa melakukanya
"Hey bisa ternyata gini sebelah kanan mempercepat kiri memperlambat , huh mengantuk juga" dalam hitungan detik Rahma sudah tertidur dengan perasaan puas
Maaf banget ya author update sangat lama di karnakan beberapa hari kemarin gak enak badan jadi mohon maaf atas keterlambatan Nya author update🙏
__ADS_1