
Bel Istirahat pun telah berbunyi, Rahma sedang membereskan Bukunya dan memasukan nya ke tas.
" Rahma...., Jadi kan?" Tanya Setya di Sela Rahma sedang memasukan bukunya.
" Jadi apa?" Tanya Rahma yang pura-pura lupa akan janji Setya kemarin.
" Heleh, pura-pura Lupa kamu" Tebak Setya
" Haha" Ujar Rahma Tertwa lepas
" Gimana mau gak?" Tanya Setya lagi
" Iya iya mau" Jawab Rahma santai, di saat Rahma sedang menjawab pertanyaan Setya datang Dini dan Lestari yang mau mengajak Rahma ke kantin.
" Ngomongin Apa sih iya iya mau sepertinya serius banget deh" Tebak Dini
" Enggak ada kok, Ngomong-ngomong kalian mau jajan ke kantin ya?" Tanya Rahma Dan langsung mengalihkan pembicaraan.
" Iya Iya lah, Mau ke kantin memangnya mau kemana lagi." Ujar July yang tiba-tiba datang bersama Sukma, menghampiri Setya, Rahma dan Dini.
" Aku gak ikut deh ke kantin." Ujar Rahma tiba-tiba
" Kenapa? Kamu bawa bekal ya Rahma" Tanya Sukma
" Iya nih Aku bawak."untung mama bawak in aku bekal, yaitu bakwan hhe, bisalah aku nanti makan di kelas sama setya."
" Oh yasudah, kami jajan dulu ya Rahma dah" Ujar Lestari berlalu meninggalkan Rahma dan Setya, Sedangkan Dini, July, Sukma mengekor di belakang
" Memangnya kamu bawak bekal beneran Rahma?" Tanya Setya setelah melihat teman nya sudah keluar kelas
" Iya, yaudah sekarang kamu mau kasih kejutaan apa sama aku?" Tanya Rahma langsung to the poin ke Setya.
" Mau tau Aja, Atau mau tau banget?"
" Mau tau aja." Jawab Rahma malas, pasti bakal lama kalau mengobrol dengan Setya ini
" Oh yasudah nanti aja deh" Ujar Setya sambil menahan tawanya melihat wajah Rahma yang kesal di buatnya.
" Aduh, Iya nih mau tau banget cepet kalo lama aku mau makan aja sekarang buang waktu aja, nanti keburu masuk aku belum makan.
" Oke bentar" Setya mengambil Handphone nya yang berada di dalam tasnya lalu mencari sesuatu di dalam Handphone nya tersebut.
" Malah main HP" Ujar Rahma memutar bola matanya malas dan fokus membuka Bekal nya.
" Nah ketemu, Rahma.... sini kamu deket sini" Setya menarik lengan baju Rahma, Rahma pun menoleh dan melihat apa yang Mau Setya perlihatkan padanya.
__ADS_1
" Jeng-jeng, ini Kejutanya" Setya memutar sesuatu Video Dan Rahma mulai menontonya.
" Video apa ini?"
" Tonton aja dulu nih" Setya menyerahkan HP nya pada Rahma.
Rahma mulai menonton Video tersebut, beberapa detik kemudian mulut Rahma menganga, karna Setya berhasil merekam Rahma yang sedang di ikat oleh Finel dan temanya namun hanya Sekilas saja Setya merekam Wajah Rahma yang terhalang oleh hordeng Rumah Finel, Tapi Setya tetap merekam percakapan mereka waktu itu sampai selesai dan tak terlewatkan sedikit pun, dari Finel yang mengancam Rahma.
" Wah kamu rekam semuanya Setya" Ujar Rahma masih tak percaya apa yang telah di Lakukan oleh sahabat sekaligus Pacarnya ini.
" Gimana pacar kamu hebat kan" Ujar Setya sambil menaikan ke dua alis nya.
" Hebat mantap" Jawab Rahma sambil mengacungkan jempolnya." Jadi kamu mau tunjukin Video ini ke Guru di kantor?" Tanya Rahma dan sambil menyerahkan HP Setya di hadapanya.
" Iya, ini harus di perlihatkan ke guru, kalau enggak bisa-bisa Finel makin Parah menindas kamu."
" Tapi Masalah ini juga gak penting Setya, cuma gara-gara cowok kami Seperti ini, nanti pada saat guru melihat Video kami bisa-bisa aku malu, Ke dua Siswi SMP memperebutkan satu Pria, pasti nanti kami bakal jadi bahan obrolan guru-guru di kantor deh.
" Iya gak papa Rahma, walaupun kita Siswa SMP udah cinta-cintaan itu pun juga cinta monyet hhha" Ujar Setya tertwa lepas."Dan satu lagi Guru juga pasti mengalamin kok masa-masa SMP masih cinta monyet.
" Iya Aku tau itu, tapi tetep aja malu Setya geli aja Aku tuh, nanti guru pada ngeliatin aku dan julitin aku deh."
" Enggak lah percaya deh sama Aku, Oh iya apa kata kamu tadi, Ke dua Siswi memperebutkan satu Pria, Ini harus di garis bawahi Kamu itu nggak ada mau meperebutin Sih Dika, dia itu cuma masalalu kamu aja, dan sekarang kamu itu sama aku bukan sama Dika lagi.
" Iya Setya aku juga gak mau di omongin guru merebutin sih Dika, itu cuma gosip kelas lain aja dan Fitnah mereka yang mengada-mengada.
" Kamu gak jajan lagi?" Tanya Rahma yang melihat Setya malah merebahkan kepalanya di atas meja.
" Nggak males ah, Aku temenin kamu aja di sini" jawab Setya setelah melirik Rahma sekilas dan memejamkan matanya 2 detik kemudian Setya mengangkat wajahnya lagi." Kalau sudah habis nanti kamu kasih tau aku ya" Setya kembali memejamkan matanya.
" Kamu mau bakwan gak?
" Nggak, makan aja kamu" jawab Setya namun matanya tertutup.
Rahma yang melihat kelakuan Setya hanya menggelengkan kepalanya saja, sambil memakan Gorenganya Rahma memperhatikan wajah Setya sepertinya sudah terlelap begitu cepat, tanpa sepengetahuan Rahma Setya hanya berpura-pura tidur saja.
Niatan jahil muncul di kepala Setya, Setya mulai menggerakan tanganya, Sontak membuat Rahma memalingkan pandanganya ke Arah lain karna bisa-bisa ketauan Rahma sedang menatap Setya.
Semulanya kelas tadi Sepih sekarang Semua Siswa sudah memasuki kelasnya masing-masing karna sebentar lagi Bel istirahat akan berakhir.
Bakwan Goreng Rahma sudah habis, dan Rahma menaruh Bekalnya di dalam Tasnya lagi Sesudah memasukan wadah bekalnya ke lima Teman Rahma datang masuk ke kelas.
" Rahma... sudah kamu makan?" Tanya Lestari Setelah datang dan duduk di kursi depan Rahma.
" Iya sudah"
__ADS_1
Bel Istirahat telah berakhir pun berbunyi, Teman Rahma semuanya kembali ke tempat duduk mereka masing-masing.
Sedangkan Lestari ia masih duduk di hadapan Rahma karna ia akan menanyakan sesuatu.
" Rahma Gimana apa yang Setya kasih liat ke kamu?" Tanya Lestari sambil melirik Setya yang sedang tertidur wajahnya menghadap dinding.
"Dia kasih liat Video hasil rekamnya kemarin, Setya ngerekam semua apa yang Aku Finel dan temanya Finel Obrolin kemarin.
" Haaa serius Rahma?" Upsss Mulut aku besar banget ya haduh." Ujar Tari sambil menepuk mulutnya pelan.
" Iya kamu ini tar, Sttt"
" Terus mana Videonya?" Kali ini Nada bicara Lestari sangat kecil
" Apa? Kamu ngomong apa tar" Tanya Rahma yang Tak mendengar apa yang Lestari katakan
" Aduh kalian ini, Ngomongin apa sih berisik banget" Setya langsung terbangun karna pembicaraan mereka berdua.
" Hhha, sampai kebangun Doi kamu" Ujar Lestari pelan namun Suaranya jelas dari pada yang tadi.
"Aku mau nanya kalian ngomongin apa sih?" Ujar Setya bertanya kepada Rahma dan Lestari sambil matanya melirik ke mereka berdua secara bergantian.
" Kami ngobrolin Finel tadi, Setya mana Video di HP kamu, Lestari mau liat nih" Rahma mengadakan tanganya di depan Wajah Setya.
" Bentar" Setya mengambil HP nya yang terletak di bawah kolong mejanya." Nih satu jam lima Ribu
" Apa-apaan lima Ribu sejam, Video kamu palingan cuma beberapa menit Setya" Jawab Lestrai kaget Bisa-bisanya Setya menanggih Uang kepada Lestari.
" Hahaha, bercanda Tar, itu aja di buat serius"
Lestari hanya diam tak menyahuti, yang ia lakukan sekarang adalah menyetel Video yang ada di HP Setya ia mendengar secara saksama dan melihat beberapa wajah Rahma yang hanya sekilas terlihat sebentar, 2 menit Tari menonton hingga selesai.
" Wah Bolelah kamu Setya, Rajin amat ngerekam Sampai Habis, walupun wajah Rahma cuma sedikit pada Awal Video tadi tapi hebat kamu seperti detektif" Puji Lestari namun ada beberapa kata yang menyampakan Setya.
" Ya dong Setya gitu loh" Jawab Setya percaya diri sambil menggerakan kerah bajunya.
Rahma dan Lestari yang melihat itu terkekeh geli, Melihat kelakuan Setya yang terlalu percaya diri.
" Rahma Aku tadi bilang loh di kamu, kalau bekal kamu habis bangnunin aku" Ujar Setya yang baru teringat perkataan yang ia lontarkan tadi ke Rahma.
" Eh iya ya lupa aku, kamu juga Tidurnya kek Kebo nyenyak banget. Balas Rahma yang tak mau kalah
" Serah-serah aku dong, Pada kmau gak tidur sama sekali.
" Untuk apa tidur, Tidur itu pada saat sudah pulang dari Sekolah, kalau tadi itu makan dulu di Rumah bari tidur.
__ADS_1
" Itu kan beda, kamu k.." Ucapan Setya melayang di Udara pada saat Lestari menyerobot perkataan Setya.
" Stt , kok kalian yang jadj ribut, udah ah aku mau balik ke bangku aku" Lestari pun berdiri dan beranjak meninggalkan Setya dan Rahma.