Kisah Persahabatan Yang Tak Terlupakan

Kisah Persahabatan Yang Tak Terlupakan
part 27


__ADS_3

Setelah mereka menikmati udara dari luar tiba-tiba dari dalam mama Rahma memanggil


" Rahma masuk dulu, nanti kalian dingin di luar terus."ucap mama Rahma


" Iya ma kami masuk." yok kita masuk ."ucap Rahma mengajak ketiga temanya untuk masuk


Ketika mereka semua di dalam mama Rahma membawa makanan yaitu tempe goreng yag sangat wangi dan menggoda


" Ini tante masak tempe goreng , kalian pasti laper kan habis duduk diluar?." ucap mama Rahma sambil menaruh tempenya di depan teman Rahma


" Hhe iya makasih tante" ucap July Ramah


" Iya sama-sama di habiskan ya.


" Oke tante." ujar mereka ber tiga


Bebrapa menit kemudian tempe yang di atas piring sudah habis mereka santap


" Teman-teman sekarang sudah pukul 14.12 kita main yuk keluar kalian mau kan keliling komplek Rumah aku , mumpung gak terlalu panas


" Yapps betul itu ayo kita berangkat." ucap Sukma senang akhir nya menghirup udara segar di dekat hutan


"Ayok" ucap mereka berempat


Rahma pamit kepada mamanya untuk mengajak temanya keliling dekat Rumahnya


" Di sana sejumlah udara nya ada kursi adem banget rasanya di sana mau gak kalian ke sana?" ucap Rahma sambil menunjuk luar hutan yang ada kursi nya


"Boleh tuh asyik"


Mereka pun duduk berempat untung kursi nya sedikit panjang jadi memudahkan mereka untuk duduk berempat.

__ADS_1


" Ini nih yang aku inginkan hari libur sekolah menikmati udara yang sangat-sangat sejuk."ucap Amel sambil menyenderkan kepalanya di kursi kayu" pasti enak ya Rahma duduk di sini seperti di punti kayu aja banyak hutan ya


"Hhe iya emang enak sekali soalnya orang sekarang ini sangat jarang untuk melihat dan mencium aroma hutan alami


" Iya betul , sangat betul di zaman sekrang hutan -hutan banyak di tebang."ucap Sukma sambil menarik nafasnya dan mengeluarkan nafasnya lagi


"Wih benar itu sekarang memang banyak perumahan dari pada hutan."ucap July membenarkan


" Gimana, kita mau langsung jalan keliling-keliling ke belakang?" ujar Rahma menujuk ke belakang


"Wokay kita ke belakang."ucap Ampel sambil turun dari kursi nya


Di perjalanan mereka sangat menikmati suasana di sore hari sambil menunjuk ada perumahan baru di belakang, Rahma juga menunjukkan rumah belakang adalah tempat sepupunya tinggal.


Tak terasa mereka sudah sampai lagi di Rumah Rahma , dan mereka pun pamit pulang setelah orang tua mereka datang semua.


Malam harinya setiba di kamar Rahma membayangan dia sangat menikmati hari ini teman-temanya datang dan mereka sangat menikmati hari sampai sore menjelang.


Kring bel sekolah berbunyi sekarang udah memasuki semester ke dua yaitu kenaikan kelas , Rahma Sudah melupakan Dika dia tidak pernah melirik di saat berpapasan dengan Dika tapi kadang kala Dika melirik nya ujar teman Rahma. tapi Rahma tak memperdulikan lagi sekarang Rahma fokus belajar saja Rahma saat ini sedang duduk di kelasnya sambil menulis tulisan yang ada di papan tulis


" Rahma banyak banget ya yang harus dicatat capek. " ujar setya mengeluh


" Yaelah baru dikit kamu nulis aja sudah capek aku sudah bagian samping kanan kamu masih kiri setya-setya hhha." ujar Rahma terkekeh melihat setya temanya nulis baru sedikit sudah mengeluh


" Itu aja sombong Rahma gak boleh sombong tau.


" Gak sombong tau aku huuu"


" Ya sudah kalau hak sombong , gini aja kita saling tulis aja kamu kan nulis nya cepet Rahma mau gak ?


" Gak deh males aku tulis aja sendiri

__ADS_1


" Ah kamu payah banget ayolah Rahma mau ya


" Ya sudah aku kasian sama kamu hha "


Mereka berdua pun saling menukar buku tulis mereka dan mulai menulis , Rahma menulis bagian setya yang ketinggalan jauh sebelum nanti di hapus sekretaris jadi Rahma cepat-cepat menulis nya , sedangkan Setya lambat dia menulis di karnakan Rahma menulis sudah jauh berbarengan dengan sekretaris menulis , dua puluh menit kemudian Setya dan Rahma sudah menulis dari buku catatan mereka yang di tukar Rahma menagih buku ya ke Setya


" Setya mana buku aku sudah kan kamu nulis nya?" ujar Rahma menagih ke Setya sambol meyodorkan Tangan nya. tapi Rahma melihat Setya menulis sesuatu di bagian bawah tulisan nya , Rahma melihat Da tulisan nama dia dan gambar senyum dan ide muncul di kepala Rahma, Rahma pun menulis juga di buku Setya namanya , Rahma☺, begitu pun Setya dia juga menulis jamnya di buku Rahma , Setya ☺


" Gak ada kerjaan kamu, coret buku aku hu."ucap Rahma sambil menarik bukunya dan melihat tulisan Setya


" Yaelah, cuman nama aja kali!!


" Ya ya, kok kamu nulis miring sih liat tulisan aku di buku kamu luruskan tulisannya!


" Ya ya , gitu emang tulisan aku syukurin aja ya hha." Setya pun berlari karna sekarang sudah jam istirahat


"Ehhh , Setya kamu ini!! Rahma pun berlari mengejar Setya yang sudah kabur duluan


Namun nihil Setya nya gak ada "sembunyi di mana ya dia" gumam Rahma di dalam hati


setelah itu Rahma bertanya ke pada temanya anggik


" Anggik kamu liat Setya nggak?"


" Nggak tuh emang kenapa kamu cari dia Rahma" ujar anggik menoleh ke sana ke mari dan menoleh lagi ke Rahma


" Nggak papa ya sudah aku mau masuk."Rahma pun berbalik dan masuk ke dalam


"Oke"


Halo teman-teman yang lagi baca novel saya ini terima kasih ya yang sudah baca dan selalu nunggu author update , jangan lupa like, favorit dan vote ya biar author makin semangat up tiap hari

__ADS_1


Yang mau follow insatgram author @indahrahmahani12 Dm aja nanti pasti author follback okay


__ADS_2