Kisah Persahabatan Yang Tak Terlupakan

Kisah Persahabatan Yang Tak Terlupakan
53. memberi sesuatu


__ADS_3

Rahma yang baru bangun tidur hanya melihat pesan Setya saja, tak ada niat untuk membalas pesan nya karna Rahma masih belum beli pulsa


Rahma pun bersiap untuk mandi karna mau berangkat sekolah, setelah siap menggunakan seragamnya, Rahma berangkat bersama papanya ke sekolah..


Sesampainya di Sekolahan Rahma turun dari motor papanya, dan berpamitan mencium tangan papanya lalu masuk ke gerbang. pada saat di jalan Rahma yang melihat sekolah nampak sepih segera berlari secepat mungkin karna yang Rahma pikirkan dia sudah terlambat sampai-sampai tak menyadari kalau di depanya ada laki-laki yang tengah berjalan dengan santai karna tak sempat mengerem kakinya, Rahma menabrak laki-laki itu dan Rahma terjatuh menabrak badan dan tas laki-laki tersebut, Rahma yang meringis karna kesakitan kakinya tersandung dan langsung terduduk di Tanah segera memegangi lutunya


Sedangkan laki-laki tadi juga terjatuh namun dia terjatuh di rerumputan sebelah kiri sedangkan Rahma ke tanah yang tak ada rumputnya di seblah kanan


"Aww..., Haduh perih" Ujar Rahma sambil melihat bagian betisnya yang merah dan berdarah


Laki-laki tadi segera menghampiri Rahma dan duduk jongkok melihat Rahma, Rahma yang lupa kalau dia menabrak seseorang baru tersadar ketika laki-laki itu datang di hadapannya...


"Dika..." Ujar Rahma kaget ternyata laki-laki itu adalah Dika


" Eh Rahma kamu gak papa?" Ujar Dika sambil mengulurkan tanganya


" Gak papa, cuman luka sedikit" Rahma berdiri dari duduknya dia tak menerima ulurang tangan Dika karna Rahma bisa berdiri sendiri , Dika yang merasa tanganya tak di sambut dengan Rahma segera mengalihkan tanganya


" Tumbenan kamu lari cepet banget gitu, sampai-sampai gak ngerem lagi"


"Sory Dika, aku kirain tadi sudah masuk pasalnya sepih banget sekolahan"

__ADS_1


" Iya gak papa, itu luka kamu harus di obatin aku antar ke Uks ya?"


" Iya"


Mereka pun berjalan bersama menuju Uks Rahma berjalan sedikit memincang karna kakinya masih sakit Suasana di sekolahan mulai Ramai, Ada sepasang mata yang melihat mereka dan menatap tak suka pada saat Rahma berjalan bersama Dika


Sesampainya di Luar Ruangan Uks Rahma memasuki Uks nya Dika pun pamit ke kelasnya


" Rahma aku ke kelas dulu ya"


" Iya Dika "


" Dika...." Panggil Setya


Dika pun memberhentikan jalanya dan menatp Setya.


" Iya ada apa Setya?"


"Kamu liat Rahma?


"Rahma di Ruangan UKS"

__ADS_1


Setya menoleh Ke arah tempat yang Dika tunjuk Arah ke UKS, Setya meninggalkan Dika begitu saja, Setelah Setya tau kalau Rahma di UKS


"Hm dasar barusan nanya, makin nyelonong aja" Ujar Dika sambil Menggelengkan kepalanya


Setibanya di dalam Ruangan UKS, Setya melihat Rahma yang sedang duduk dan di obati oleh guru menggunakan betadin dan kapas, Setya yang Awalnya ingin masuk mengurungkan niatnya karna nanti guru bertanya kenapa dia ikut di sini juga, jadi Setya lebih memilih menunggu kekasihnya saja di luar Ruangan


Setelah menunggu 4 menit Rahma keluar Ruangan, Setya segera menghampiri Rahma yang sedang berjalan memincang


"Rahma.."


" Kamu....kok, dari tadi di sini ya Setya?" Tnya Rahma bingung pasalnya tadi tidak ada siapa-siapa


" Iya, Aku tadi liat kamu sama Dika"


" Ohh, ha kamu liat?" Tanya Rahma yang baru sadar apa yang dia dengar nya


" Iya temen ku yang liat jadi aku cari kamu , kata Dika kamu di sini, ya sudah aku tungguin kamu deh jadi


" Oh oke deh aku mau ke kelas dulu" Rahma pun berjalan sambil menahan luka di kakinya dan terlihat lah kakinya yang meincang sedikit awalnya masih bisa di tahan semakin berjalan kaminya semakin sakit.


"Eeh, gak usah di paksaiin sini aku pegang tangan kamu"

__ADS_1


__ADS_2