
"Ini minumannya man teman"July datang membawa nampan berisi 6 cangkir air putih
"Wah Makasih Jul" Rahma yang sangat haus langsung menegak minum itu hingga setengah cangkir, temanya yang lain juga meminum air yang di bawakan July
"Jul, Ibu sama Ayah kamu kemana?"Ujar Sukma yang tak melihat kedua ortu July
"lagi pergi seprtinya"Jawab July
"Sehabis ini kita ngapain ya?"
"Hmm, Entah deh"Dini mengangkat bahunya
"Gini aja kita rebahan dulu baru kita pikirin abis ini ngapain"Jawab Lestari dan langsung membaringkan tubuhnya di lantai
"Nih anak mentang-mentang gak ada orang di Rumah July cuman ada kita berenam aja langsung Rebahan tuh!
"kalau Iri tinggal tidurin aja kali Mel!"Jawab Lestari sambil memejamkan matanya
"Hhhe, Gak iri cuma mau niruin aja"Lestari pun ikut membaringkan tubuhnya
Seketika itu Sukma, Amel, Dini ikut berbaring di lantai , Rahma hanya menggelengkan kepalanya saja melihat tingkah temanya dengan mudahnya guling-gulingan di lantai bukanya di kasur
"Rahma, kamu gak mau tiduran?,Gak capek apa?"Tanya July kepada Rahma
"Nggak"
"Harusnya kamu tuh ikut tiduran karna tadi kita jalan-lama pasti badan kamu pegel-pegel ya kan
"Biar deh gak papa ak duduk aja"
Dua menit kemudian Rahma menegak minum nya yang kedua kali
"Guys bangun udah pukul 11.20 nih" Rahma membangunkan ke 5 temanya yamg sedang molor
"Hm bentar masih ngantuk nih"Ujar Sukma sambil membuka matanya sedikit
"Ayo Guys katanya mau main tapi pada molor"
"Kamu nya juga di ajakin tidur malah gak tiduran"Lestari pun mendudukan dirinya yang semula berbaring dan sambil merapikan Rambutnya yang kusut di tindih Amel
"Hhe aku jarang tidur siang Tar"
__ADS_1
"Kalau aku tidur siang terus, tau gak enak banget tidur siang tuh hmm"Jawab July sambil berdiri hendak ke dapur
"Mau kemana kamu Jul?
"Mau cuci muka, Kalian mau ikut?"Tanya July kepada ke lima temanya
"Ikut-ikut"Mereka ber enam menuju kamar mandi July
Setelah mereka selesai mencuci muka mereka ber-enam berkumpul di luar Rumah July sambil membawa tas mereka terkecuali July tasnya sudah ia tinggalkan di dalam
"Jajan yuk guys , laper nih"Amel yang lapar memegangi perutnya
"Ayok, jajan deket Rumah aku aja sekalian main kerumah aku"Sukma langsung negajak teman-temanya kerumahnya
Mereka ber-enam makan sambil mengobrol
"Hm Banyak yah tempat kalian buat jajan, di deket Rumah aku jauh-jauh semua warung nya"Rahma sambil mengingat Rumahnya yang jarang sekali orang membuka jualan jajan deket Rumahnya
"Iya dong, jadi bisa makan jajan terus"Sambung July
"Jajan keterusan gak baik buat kesehatan"Ucap Ràhma mengingatkan
" Wih ada jambu biji tuh, udah manis kek nya mau gak kalian?"Amel yg melihat jambu di sebelah Rumahnya Sukma rasanya ingin memetik buah berbentuk bulat itu
"Mau ambilin dong Mel" Dini yang juga ngiler mintak ambilin Amel
"Ambil sendiri dong hhha"
"Pelit Amat!"sudahlah Din aku aja yang panjat Amel mah males manjat gini aja
"Woy jambu orang nanti kena marah kalian!! Rahma yang melihat teman-temanya mau mengambil jambu, tanpa mintak izin dari yang punya langsung memperingatkan mereka.
"Ah gak papa lah orangnya juga gak ada! lagi pergi orang yang punyanya"Sukma yang mengetahui orangnya sedang pergi terlihat Santuy saja
"Terserah kalian deh!"Ujar Rahma pasrah
Sukma pun mengambil julukan kayu untuk mengambil jambunya, sedangkan July dia heboh langsung berjalan mengambil ancang-ancang dan memanjat pohon Jambunya, dengan lihainya July memanjat dahan atas ke dahan lainya sampai-sampai mengalahkan monyet yang ada di hutan.
Begitupun Dini yang kepingin jambu biji yang sangat manis itu pun ikut meloncat, dan mengambil dahan yang pendek dan menarik nya. hingga mendapatkan Jambu yang sedikit kekuningan
"Bagi dong woy satu, July lempar ke aku jambunya ayo!"Amel yang sedari tadi memprihatikan saja kelakuan temanya merasa harus bertindak untuk memintaknya
__ADS_1
"Nih tangkap" July melempar ke Amel dan Amel menangkapnya
"Kalian gak Mau Rahma dan Tari?"Ini enak banget loh"July menggigit jambunya setelah di lapnya terlebih dahulu
Lestari dan Rahma hanya menggeleng
"Iii gak di cuci itu jul?"Tanya Sukma yang melihat temanya jorok itu
"Kan sudah di lap di baju, higainis jadinya hhha" july terkekeh sambil terus memakan jambunya
Sukma yang tak sampai melihat jambunya yang sangat tinggi memilih untuk, menggoyangkan pohonya, hitungan detik Ada suara motor yang menghampiri mereka, ternyata sih pemilik pohon jambu July menganga dan sangat kaget dia kelagapan bingung gimana mau turun
"Aduh ini nih yang di namakan nasib sial bisa naik gak bisa turun, gimana ini apakan ini hukuman karna aku ngambil jambu orang aduhhh" Batin July yang merasa sangat cemas
Laki-laki dan perempuan itupun turun dari motornya sepertinya mereka sepasamg suami istri yang masih muda
" Haduh gimana ni Din" Sukma yang tadi heboh bersama Dini dan Amel berbisik-bisik takut di marahi sedangkan Rahma dan Lestari terlihat biasa saja karna mereka tak melakukan apapun karna merka tadi sudah mempringatkan
"Aduh July di atas gimana ini! nanti dia jatuh lagi dia juga gak bisa turun tuh" Dini melirik ke atas pohon yang masih terlihat July
"HmmHm" Suara seorang laki-laki mendiamkan ke tiga perempuan yang sedang berbisik-bisik itu"
"kalian ini yah bandel banget sudah berantakin Halaman Rumah kami," Ujar pria itu dengan suara beratnya
"Eh maaf pak kami cuma mau mintak aja jambunya"Lirih Amel
" Sudah besar berani maling ya kalian!!" Ujar Istri dari pria tadi
"Maaf tante temen aku gak sengaja, tadi mereka kepingin jambunya karna baru bangun tidur jadi mengambil jambu tante maaf ya te"Jawab Rahma sambil mendekat ke perempuan itu
"Kalian berdua gak ikut ngambilin jambunya?"Ujar wanita itu
"Nggak tante" Jawab Rahma dan Lestari
"Tadi saya sudah nasehatin te tapi mereka masih mau ngambil"Jawab Rahma lagi Lestari mengangguk-angguk ucapan Rahma
"Kalian ini temen kalian sudah baik nasehatin tapi kalian masih gak dengerin jadi kepergokan oleh tante sama suami tante,"lirih wanita tersebut
"Iya te maaf kami menyesal" gimana dong te sudah masuk perut nih
Wanita itu hanya tersenyum Ramah kepada teman-teman Rahma melihat tingkah mereka yang menurutnya sangat lucu it pasangan suami istri itu baru menikah 2 bulan belum mempunyai anak jadi wajarlah karna mereka gemas dengan tingkah teman-teman Rahma.
__ADS_1