Kisah Persahabatan Yang Tak Terlupakan

Kisah Persahabatan Yang Tak Terlupakan
38.di perhatiin Setya


__ADS_3

"Hm iya Setya" Rahma pun duduk di bantu Amel yang memapanya tadi, sekarang Rahma duduk berhadapan dengan Setya mereka berhadapan dan di halangi meja yang sama rata dengan posisi duduk mereka."Setya Aku mau ucapin terimakasih banyak sama kamu, Karna kamu sudah nolongin aku untuk ke 2 kalinya, kamu memang sahabat sejati Setya coba aja kamu telat berteriak dan dorong badan aku untuk menghindari batu besar itu mungkin aku bakal ma..." belum sempat Rahma mengatakan ucapannya Setya menyalip ucapan Rahma


"Hustt..!!" Gak boleh tau bicara gitu! kan Sekarang Kenyataan nya kamu baik-baik saja ya kan Mel?" Setya melirik ke Amel yang dari tadi diam saja


"Iyaps betul Rahma apa kata Setya, kamu kan sekarang sudah gak apa-apa.


"Iya Mel, Setya kamu juga berani banget mau nengokin Aku di dalam lubang itu satu kesalahan saja , bisa-bisa kamu ikut jatuh juga."Rahma menundukkan kepalanya setelah mengatakan perkataanya


" Iya Rahma gak apa-apa kok kita kan sahabat Sejati, sudah-sudah sekarang kamu jangan terlalu mikirin itu. kan yang lebih penting sekarang kita semua Selamat kok, karna Allah selalu melindungi kita semua dari marabahaya." Setya berucap syukur yang amat dalam


" Iya, Alhamdulillah kalian gak apa-apa aku panik banget waktu denger Rahma terjatuh di dalam runtuhan tanah!!


"Iya Sama aku juga"Jawab Setya


" Setya luka kamu gimana?"masih sakit gak? "Ujar Rahma setelah melihat luka Setya


" Oh ini gak Apa-apa kok sudah mendingan karna sudah di obati Pak Praja


" Alhamdulillah, kalau gitu"jawab Rahma


"Kalo kamu gimana?,masih ada yang nyeri atau sakit banget?" Setya yang melihat cara Rahma berjalan tadi sepertinya masih sangat kesakitan


" Gak kok Aku udah baikan tadi sudah istirahat di UKS"


"Oke deh, oh iya kamu gak temuin Dika? dia juga yang berusaha bersama Aku nolongin kamu"Ujar Setya


"Oh iya ya lupa aku, kamu liat Dika dimana?" Rahma yang lupa akhir nya menanyakan ke Setya apa Setya melihat Dika


"Tadi sih Dika di UKS bareng aku, pas kami ke luar UKS ada temen kelasnya yang panggil."lebih baik aku gak usah kasih tau Rahma kalau yang cari Dika itu perempuan nanti dia bisa sakit hati lagi kalau tau" Batin Setya


"Oh ya sudah aku cari Dika dulu ya Setya, Ayok Mel kita cari Dika bentar sudah itu kita ke tempat duduk kita lagi"


Rahma dan Amel mencari sosok Dika dengan berjalan secara perlahan Rahma di papang Amel berjalan, 2 menit mereka mencari akhirnya dapat , Dika sedang berbalik ke belakang. Rahma tak menyadari kalau Dika sedang berbicara dengan seseorang.

__ADS_1


" Dikaaa," panggil Rahma Dika menoleh ke belakang dan menampakan wajah seorang perempuan yang sedang mengobrol bersama Dika


"Iya ada apa Rahma?" Jawab Dika


... Rahma yang baru menyadari Dika sedang mengobrol dengan seseorang tersenyum kikuk dan merasa gak enak sudah mengganggu mereka."Euh ini aku mau ucapin terimakasih ke kamu karna kamu sudah nolongin aku...


"Sama-sama Rahma, Sekarang ke adaan kamu gimana? sudah sehat?


" Alhamdulillah, sudah mendingan tadi sudah istirahat di UKS" Jawab Rahma


" Oke baguslah kalau gitu"


" Rahma ya nama kamu?, sini duduk bareng kami"Perempuan yang bersama Dika itu mempersilahkan Rahma duduk, Rahma pun duduk di di pojok kiri sebelah Dika dan perempuan itu


"Kenalin Aku Finel pacarnya Dika."Ujar wanita berambut lurus , panjang sebatas bahu itu , sedang mengulurkan tangan nya ke hadapan Rahma.


Bagaikan sambaran petir yang menggelegar di hati Rahma, "ternyata Dika sudah mempunyai pacar secepat ini begitu mudahnya Dika melupakan ke nangan manis nya bersamaku.Rahma tersenyum kaku di saat finel megatakan dia pacar Dika.


" Aku Rahma" Jawab Rahma sambil mengulurkan tangan nya ke pada Finel


" Kenalin nama nya Amel teman ku"


"Amel, salam kenal." Amel tersenyum dari tempat duduknya karna mereka jauh tempat duduknya kalau mau berjabat tangan


" Aku Finel, salam kenal juga"Jawab Finel tersenyum ramah ke Amel


" Rahma gimana kejadian nya kamu bisa terjatuh ke dalam lubang?" Ujar Finel di saat mendengar orang-orang membicarakan Dika pacarnya dan seorang pria, menyelamatkan Rahma "pasti wanita ini cari kesempatan dalam kesempitan, dia lagi kesusahan memanfaatkan 2 pria untuk menyelamatkan nya dan salah satu dari pria itu Dika pacarku kenapa juga Dika mau menyelamatkan wanita ini? ada memangnya dulu ada hubungan apa mereka berdua? " Batin Finel bertanya-tanya


" Aku tadi lagi memegang bendera tapi Aku berdiri di bawah bukit tinggi dan ada batu yang menggelinding dan menyebabkan aku hampir tertimpa batu itu tapi sahabatku telah menyelamatkan ku, dan mendorong aku ke tepi kanan dan aku pun selamat. tapi tak di duga ada tanah yang ambruk tempat ku berpijak aku langsung berpegang di akar pohon jadi tidak mengakibatkan aku terperosok ke dalam lubang dalam itu."


" Setelah itu?" Ujar Finel penasaran dengan musibah yang menimpa Rahma


" Setelah itu ada salah satu tangan dari 2 orang berbeda yang mengulurkan tanya nya kepadaku. Akhirnya aku menerima uluran tangan Sahabatku dan aku naik ke atas dengan selmat

__ADS_1


" Siapa nama sahabat kamu?"Finel bertanya lagi


" Setya, menangnya kenapa?" Tanya Rahma


" Oh gak apa-apa aku kira Dika pacarku berani banget Dika pegang tangan wanita lain!! " Sinis Finel ke pada Rahma


" Siapa juga yang mau terima uluran tangan Dika pacar kamu itu" Ujar Rahma menekan perkataan pacar


" Ayo Mel kita balik ke tempat duduk kita


" Yok Rahma" Mereka berdua pun berdiri


Amel membantu Rahma berdiri


" Aku balik Dika dan Finel sorry ganggu waktu kalian"


Mereka berdua pun berjalan menjauh dari tempat duduk Dika dan Finel


" Wanita itu Gr banget ya mah lagian juga Setya yang kamu terima uluran tangan bukan Pacarnya Dika


" Iya gitu wanita gak jelas memang dia!!"


" Iya betul"


Setelah Rahma dan Amel menjauh Dika langsung menatap pacarnya itu


" kamu ini Finel jaga perkataan kamu Rahma itu teman aku walaupun dia dulu mantan aku"


" Ohh, pantes dia Mantan kamu" Finel menekan kan kata Mantan dalam perkataannya


" Iya memang dia Mantan aku!" Ada masalah


" Nggak sih!!" Aku cuma males aja kamu kok mau nolongin dia lagi kan dia itu sudah mantan sudah patut nya kamu Buang dari ingatan dan lupakan. Gak usah kamu tolongin!! lagian juga Rahma sudah di bantu sahabatnya

__ADS_1


" Kamu itu walupun sudah mantan mana mungkin aku biarkan saja dia kesusahan kamu ini sama-sama manusia gak saling Tolong menolong!!!" Ujar Dika marahh


Happy Reading!!😉😊


__ADS_2