Kisah Persahabatan Yang Tak Terlupakan

Kisah Persahabatan Yang Tak Terlupakan
part 20


__ADS_3

Kring bel berbunyi di lanjutkan mata pelajaran ketiga setelah berganti baju semua, Lestari menghampiri Rahma dan bertanya


" Hm.. Lihatin apa itu." ucap Lestari


"Hhe , liatin gelang atuh , Tari


" Cie, dapat dari siapa tuh?"jadi pemasaran nih


" Dika Tar bagus gak ?" menurut kamu?


"Bagus , kok mantap


Di sela pembicaraan mereka , datang Sukma dan bertanya ke mereka berdua


" Omongin ap sih kalian ? kok gak aja aku sih


ujar Rahma cemberut


" Heleh, pakek cemberut ini nih kami lagi bicara tentang gelang Rahma dari sih Dika.ucap Lestari sambil menutup mulutnya


"Wih , dapat gelang dari yayang mantap coba liat Rahma." ujar Sukma langsung mengangkat tangan Rahma Sambil melihat dari atas ke bwah


" Bagus ya ini keren , buat kamu apa lagi dari orang yang spesial ya kan Tari


" Yaps, betul banget tuh." ucap Lestari sambil terkekeh bersama Sukma


" Ya ya , balik sana ke tempat duduk kalian masing-masing dah bay


Akhirnya , teman Rahma kembali ke tempat duduk mereka setelah itu guru masuk ke kelas mereka dan memulai pelajaran.


Pukul, 16.30 bel pulang berbunyi seluruh siswa pulang dan keluar dari kelas mereka masing masing , Rahma memakai sepatunya setelah selesai , mereka pergi bersama sama di perjalanan mau ke gerbang sekolah mereka sangat asik mengobrol , hinga sampailah mereka duduk di dalam gerbang sekolah menunggu jemputan, mereka masing masing.


Pada malam harinya di dalam kamar , Rahma sedang berpikir dan sambil melihat gelang dari pemberian Dika Tadi


" Hm.., apa aku harus juga membelikan dia gelang aku pingin sih belikan Dika gelang tapi kapan Rahma bergelut dengan pikiranya sendiri hingga tak terasa Dia tertidur lelap


★★★★★


Keesokan harinya , Rahma sudah berada di kelasnya dan memulai pelajaran seperti bisa nya hari ini, adalah mapel ips, ibu Helda mengajar dengan menjelaskan pulau pulau yang ada di indonesia, setelah itu ibu Helda memberi tugas esay 10 soal di buku keheningan di kelas 73 berbeda sekali dengan kelas 72 yang bising mungkin tak ada gurunya, ibu Helda berpikir seperti itu jadi dia langsung ke kelas 72 sebelah


Selang beberapa menit , kelas tujuh tiga Juga ribut ibu Helda keheranan pasalnya tadi hening saja. setelah dia ke kelas 72 dan menegur anak didik nya yang ribut memang guru mereka belum datang jadi ibu Helda menugaskan untuk Diam tapi nyatanya, murid yang dia ajarkan di kelas sebelah juga ribut


" Dasar memang , tidak bisa di percaya meraka ini tadi diam sekarang malah ribut haduh." ujar bu Helda dalam hati


Ibu Helda pun berjalan , menuju kelas siswa yag di ajarkan nya hari ini dengan suara sepatu yag sangat jelas , anak kelas 73 ada yag melihat dan mendengar bu Helda dengan cepat memberi tau untuk Diam semua nya.seketika mereka diam semua dan membuat ibu Helda heran


" Hm bagus ya kalian tadi ibu ke kelas sebelah kalian langsung ribut ya , pada saat ibu datang cepat sekali kalian diam!!


" Masa sih kami ribut bu, maafkan kami bu kalu begitu." ujar Ketua kelas bersuara


Ah , sudahlah selesai kan tugas kalian secepatnya ibu beri satu satu jam lagi


" Haaa, cepat banget bu , kami banyak gak ketemu bu isian nya dari buku."ujar salah satu siswa


" Gak , usah protes cepat kerjakan!" ucap ibu Helda tegas


Beberapa menit kemudian banyak yang sudah mengumpulkan tugas mereka dan ada beberapa lagi yag belum, ibu Helda langsung mengkoreksi jawaban siswa siswi nya


" Eh apaan ini, ada yang salah isinya bu Helda membalikan Nama nya dan membaca."anggi kamu ini bagaiman salah jawaban kamu nomer 7 6 9 cepat rubah


Setelah memeriksa buku yag lain juga ternyata banyak yang salah juga ,


"Haduh, kalian ini bagaimana sih kok bisa salah ada yang belum di isi juga ini cepat rubah jawaban ya!! " ujar ibu Helda marah. " besok kalian taruh di meja ibu di Ruang guru ibu tunggu


" Baik bu, ujar mereka serempak

__ADS_1


Setelah bu Helda keluar kelas mereka tak menyangka bu Helda akan se marah ini, kepada mereka secepat mungkin mereka langsung menuntaskan tugas mereka


Beberapa jam kemudian bel istirahat erbunyi Rahma, dan teman temanya pergi ke kantin bersama sama


Di perjalanan ke kantin, Dika mengajak Rahma ke kantin berdua dan makan berdua setalah berbicara ke pada temanya Rahma pergi bersama Dika dan Dika memesankan , batagor dan mereka duduk berdua


" Rahma , bagimana pelajaran kamu hari ini?" tanya Dika seraya melihat Rahma. merenung dan diam dari tadi


"Baik kok, tapi tadi pada saat mapel pertama ibu Helda, marah kepada kami ,ujar Rahma cemberut


" Owh pasti kalian ada salah ya ?


" Iya tadi, kami ribut di kelas trus ibu jadi marah deh, ujar Rahma apa adanya


" Sabar ya , semoga ibu gak kecilkan nilai kalian hihihi


" Semoga aja , deh


" Owh iya, ngomong-ngomong nanti pulang bareng ya Rahma , aku anter kamu ke depan okay


" Okay deh


Sambil terenyum dan tertawa mereka mengobrol bersama sama, setelah itu mereka membayar makanan mereka Dika mau membayarkan yang Rahma tapi Rahma menolaknya, dan membayarnya dengan uang sakunya Rahma sendiri, Rahma berkata dia tidak mau di bayarkan Dika terus dan Dika menyetujuinya


Pukul 15.00 mereka sudah pulang lebih cepat karna guru Sedang rapat.


Rahma keluar kelas dan memakai sepatunya


"Guys, nanti aku duluan ya bareng Dika, ucap Rahma sambil fokus mengikat tali sepatunya


" Okey deh , ucap mereka bersama sama


Tak lama Dika sudah di depan kelas Rahma, dan mengklason motor nya membuat Rahma menoleh dan menghampirinya


Setelah sampai mereka turun dan duduk di kursi di depan pos satpam sekolah


" Rahma , ini pukul 15.10 masih satu jam lelbih lagi kamu di jemput mau gak kamu kita keliling aja dulu aku ada tempat yang bagus loh untuk kita mengobrol berdua deket kok dari sini


" Hm , bentar aja ya tapi nanti kita ke sini lagi okay


" Okay Rahma iya, nanti kamu di jemput papa kamu dan nyari in kamu


" Ya betul itu


"Oke sekarang kita pergi, ay.. ucap Dika terhenti pada saat Rahma bertanya


" Bentar Dika kamu gak tanya ibu kamu dulu, kita mau pergi ujar Rahma sambil mmegang tangan Dika


" Ya , nggak sih kamu juga gak kabari papa kamu


" Iya sih tapi pulsa , aku sudah habis tapi nanti ibu kamu juga curiga temen temen yang lain dah pulang kenapa kamu belum


" Yasudahlah, gak usah di pikir in kali, Rahma tempat nya juga deket kok sebentar juga kita


Akhirnya Rahma pun meurut , setelah mereka berdiskusi akhir nya Rahma memutuskan menuruti kemauan Dika


Di perjalanan mereka , hanya diam saja tidak ada yang berbicara


" Hm hm , kok diam aja kamu gak mau ya aku ajak jalan?" ujar Dika membuka pembicaraan


" nggak , kok Dika


Setelah menempuh 6 menit perjalanan mereka sampai di bukit yang sangat indah, dengan bunga warna merah dan kuning yang sangat banyak Rahma , di buat takjub denga itu


" Wah , subhannallah indah nya, Rahma pun memetik bunga berwarna merah dan kuning dan mencium aromanya, " sangat wangi coba kamu cium ini Dika

__ADS_1


" Hm , wangi nya cantikan di sini


" Iya cantik banget Dika, hebat kamu


pilih tempat, ucap Rahma memberikan jempol dan senyum ter manis nya


" Iya , dong Dika gitu loh, ujar Dika dengan pedenya." oh iya Rahma kamu bisa meluapkan kekesalan kamu di sini kalau kamu lagi sedih kecewa


" Hm , iya pasti itu aku akan, datang kesini kalau aku sedang sangat sedih


" Okay , aku juga sering kesini


" Cie, dengan, siapa tuh?


" Sendirian kok , Rahmaku ujar Dika menampakkan senyum lesung pipinya


"Oh ok


" Dika , makasih ya gelangnya, aku suka banget , ujar Rahma tersenyum melihat gelangnya


"Sama-sama Rahma, aku juga ada satu lagi gelang nya ini , ujar Dika menunjukan gelang di tangan nya.


" itu ada perbedaan nya Dika , dengan motif nya kan


" Iya emang beda tapi warnanya samakan


" Iya ya


Mereka mengobrol dengan ria setelah puas mengobrol , mereka pulang karna sudah pukul 16.05 mereka menempuh perjalanan sekitar 7 menit sudah sampai di sekolah lagi ternyata Rahma belum di jemput sekarang pukul 16.12


"Sepertinya kamu di jemput jam 16.30 deh aku belikan pulsa ya kamu tunggu


" E gak usah Dika


Tapi Dikanya keburu pergi, dan meninggalkan Rahma tak menunggu waktu lama dika datang


" Bagaimana sudah , masuk pulsanya?"


Klouk, pesan masuk dan pulsa Rahma terisi 10.000 Rahma kaget banyak sekali isi pulsa nya


"Banyak banget isi pulsa nya Dika nanti habis lo duit kamu


" Gak papa , Rahma ya sudah kamu telpon atau sms lah papa kamu


" Makasih ya Dika.


"Iya sama-sama


Rahma mengirimkan pesan ke papanya untuk menjemputnya , lumayan kalau menelpon nanti banyak kena pulsa nya


Beberapa menit kemudian papa Rahma datang dan melihat sekolah ya yag sepih papa Rahma heran


"Dek kamu tadi pulang cepet ya?" ujar papa Rahma bertanya


" Iya pa,


" Jadi kalian berdua saja di sini ya ?


" Iya om. Tadi satpam ada sekrang lagi dibelakang mungkin, ujar Dika membuka suara


" Oh ya udah , kalu gitu om pamit ya Dika assalamualaikum


"Waalaikum sallam.


Beberapa menit kemudian mereka sampai ke Rumah , Rahma mengucapkan salam bersama papanya dan masuk kerumah Rahma langsung ke kamar mandi badan nya terasa sangat lengket sekali , papa Rahma duduk di televisi sambil menikmati cemilan di atas meja setelah mandi Rahma berpakaian, dan keluar kamar dan ikut mengobrol di depan televisi

__ADS_1


__ADS_2