Kisah Persahabatan Yang Tak Terlupakan

Kisah Persahabatan Yang Tak Terlupakan
67. Terbayang Kejadian Tadi


__ADS_3

Setelah menunggu 2 menit Rahma melihat papa nya yang akan memasuki gerbang sekolah, Rahma yang sadar Setya masih di dekatnya segera memberitahukan Setya.


" Setya papa aku Itu udah mau ke sini, Kamu pergi buruan ke warung sana."


Setya yang melihat papa Rahma Segera menyetujui apa yang Rahma pinta dan segera ke warung di depan gerbang sekolahanya.


Sekarang Rahma sudah menaiki motor papanya, dan telah hilang dari pandangan Setya.


"Huft, untung papa Rahma gak liat aku bisa-bisa nanti di tanyain aku kenapa masih di sekolah jam 14 gini padahal semua orang udah pulang.


Setya menelpon Ojek Langgananya, Setelah itu Ia membeli jajan untuk mengganjal perutnya yang lapar, karna Setya belum makan siang usai melihat Rahma tadi.


*


*


Malam harinya, Rahma Berada di kamarnya sambil memegangi tanganya yang sedikit merah itu Rahma membayangkan kejadian yang baru Ia alami, masih tak menyangka dengan apa yang di perbuat oleh Finel dan temanya.


Sungguh itu perbuatan keterlaluan, Rahma mencoba melupakan nya dan memejamkan matanya, meski mata nya masih ingin terbuka, nampaklah bayangan wajah Finel dan perkataan Finel di pikiran Rahma.


"Oh iya satu lagi, Kamu harus janji gak usah deket-deket lagi sama Dika dan kalau ada Dika kamu harus segera pergi!"


"Oke, Aku janji gak akan deket lagi sama Dika kalau dia ada di hadapan aku, Aku bakalan pergi sudah Sekarang lepasin aku!!"Rahma menggerak-gerakan tangan nya supaya tali itu cepat lepas

__ADS_1


Kejadian tadi Siang masih bermunculan dan terdengar sampai sekarang, Perkataan Finel dan janji yang Rahma ucapkan ke pada Finel dan teman-temanya.


" Oh iya Rahma, Awas aja kamu ngelapor ke guru kalau kami kurung kamu dan ikat kamu di Rumah Finel!' Aku gak Segan-segan Ngelakuin hal yang lebih dari tadi!"


Apalagi di saat Finel mengatakan, jangan lapor Mereka yang telah mengurung Rahma Di Rumah Finel. Kalau di biarkan nanti Finel sifat nya tidak Akan pernah berubah, sambil berlarut-larut memikirkan itu Rahma di kagetkan suara getaran HP nya, di smaping nya.


" Rahma tangan kamu tadi sudah di obatin?" tanya Setya lewat pesan Sms


" Gak usah di obatin kali, cuma merah dikit ini gak papa kok"


" Heleh di omongin ngeyel!"


" Serius gak percaya banget, Besok kamu liat aja sendiri, nanti aku tunjukin di depan muka kamu hha :v " Balas Rahma menggunakan Emot yang lagi trand sekarang yang simpel karna HP nya masih HP lama masih bisa di kasih Emot buatan sendiri.


" Belum Setya, Aku masih kepikiran soal tadi"


" Kasihan banget pacar aku ini :'( Maaf ya aku tadi cuma bisa dengerin percakapan kalian aja, memang aku gak guna ya gak bisa bantu pacar Sendiri.


" Gak papa, nanti kalau kamu ngatain mereka dan masuk ke dalam juga gak bisa, soalnya di kunci oleh Finel.


" Hm iya tapi Sebenernya, Aku ada kejutan buat kamu"


" Wah kejutan apa tuh, Kasih tau dong!" Ujar Rahma bersemangat sambil membalas pesan dari Setya, seketika juga wajahnya Rahma berbinar kala Setya menyebut kata kejutan.

__ADS_1


" Ada Deh, Besok kejutanya Makanya nanti kita ngobrol berdua ya sekali-kali, kamu pergi terus kalau jam istirahat


" Enak aja! kali kamu gak sih yang molor terus di kelas"


" Hehe iya sih"


" Cepet kasih tau Setya!"


" Yang namanya kejutan itu..., gak boleh kasih tau Rahmaaa"


" Iya sih bener apa katamu, Tapi aku penasaran"


" Besok Rahma nanti bakal aku kasih tau"


" Beneran ya?"


" Yaaa"


" Oke Aku mau tidur, Besok kan sekolah kamu tidur juga"


" Iya, tapi sepertinya enakan tidur di kelas Deh pada di Rumah"


" Hha Orang-orang nyaman istirahat tidur di Rumah, nih kamu malah nyaman di sekolah"

__ADS_1


" Nggak terlalu nyaman sih, Sebenernya Suka aja, kek perasaan aku suka ke kamu Rahma, ada nyaman nya ada sukanya, campur deh :p :p " Balas Setya sambil cekikikan membayangkan wajah Rahma yang cemberut di kala dia sering menggombali nya.


__ADS_2