
Keesokan harinya, Setibanya di kelas Rahma membuka bukunya dan mengerjakan tugas karna kemarin ketiduran jadi Rahma mengerjakan tugasnya di sekolah, Rahma tidak sendirian mengerjakan tugas, ternyata teman- temanya yang lain juga buat tugas di sekolah, ketika sedang asyik menulis Setya datang mengahampiri Rahma
" Tumbenan buat tugas di sekolah? " Tanya Setya heran
" Emang gak boleh?
"Bolehh"
"Ya sudah liatin aja, kamu ini Setya kayak gak pernah buat tugas di sekolah aja
" Iyap betul, Suk" dukung Rahma
" Tumben aja sih, aku liat kalian kerjain pr di sekolah, pr kan pekerjaan Rumah ya ngerjain nya di Rumah
" Sttt, Diem Setya aku mau nulis" Ujar Rahma yang lelah mendengar ocehan Setya
Hari ini adalah mata pelajaran Matematika, ibu Rainti wali kelas Rahma yang mengajar, Rahma sekarang duduk bersama Lestari, dia enggan duduk bersama Setya di karnakan malu dan juga nanti bisa ketauan kalau mereka pacaran.
__ADS_1
" Eh Rahma, kenapa kamu duduk di sana?" Tanya ibu Rainti saat baru memyadari anak muridnya berpindah tempat duduk
Rahma yang sedang menulis, langsung tergaget pada saat ibu Painti memanggilnya" ini bu di belakang gak keliatan" Jawab Rahma asal karna matanya masih jelas walaupun duduk di belakang, entah kenapa mulut Rahma bisa bicara seperti tadi
" Kan kemarin sudah ibu pindahkan tempat duduknya, harusnya kamu jangan pindah-pindah!
" Eh iya bu, saya pindah" Rahma pindah ke tempat duduk asalnya, karna merasa ibu Rainti menegurnya dengan nada yang sedikit tinggi, walaupun itu hanya perintah biasa
Satu Siswa yang sedang duduk di tempat duduknya merasa heran dengan Ibu Rainti yang merintahkan Rahma pindah ke posisi duduk nya semula, Seharusnya Siswa dan Siswi itu berhak memilih tempat duduknya.
Ley yang merasa Tidak suka dengan keputusan Ibu Rainti, Segera berpindah tempat duduk yang bangkunya kosong, kebetulan siswa itu sendirian Ley segera mendudukinya
lima menit kemudian, Ibu painti duduk di bangkunya dan menatap seluruh Siswa terlihat lah Ley yang berpindah tempat duduk
"Ley kenapa kamu juga ikut pindah-pindah balik ke tempat duduk kamu semula!
" Bentar bu, tanggung sedikit lagi saya nulis" Jawab Ley tak perduli dan tetap melanjutkan menulis soal di papan tulis
__ADS_1
" Di bilangin kamu ya!" Ibu Rainti berjalan menuju bangku Ley" Ayo cepat pindah sekarang, gak usah nunggu ibu lebih marah lagi baru kamu pindah
Mau tidak mau Ley pindah lagi ke bangku semulanya, Sebenarnya Ley pindah tempat duduk hanya alasan nya saja untuk membantu Rahma supaya tak hanya dia saja yang kena marah.
" sekarang kumpulkan Pr yang ibu kasih minggu kemarin, taruh di atas meja ibu
Semua Siswa dan Siswi, segera membawa Pr mereka dan menarushnya di atas meja ibu Rianti
" Mana lagi ini! bukunya cuma tiga puluh orang yang baru mengumpulkan tugas, yang lain mana, atau ada yang belum buat Pr?cepat maju ke depan yang merasa nggak buat Pr pelajaran ibu
Rahma yang melihat Setya belum mengumpulkan Pr nya, segera melirik menatap Setya
" Kamu, gak buat Pr Setya? Tanya Rahma
" Nggak" Ujar Setya santai
" kamu ini!" Rahma menggelngkan kepalanya, salut pada Setya karna dia terlalu santuy" tadi kami sibuk membuat Pr kenapa kamu gak buat juga?" Ujar Rahma dengan suara kecil takut di dengar ibu Rainti
__ADS_1
" Sudahlah, capek aku tadi mau buat lagian juga waktunya gak cukup