
" Rahma...Nanti Setelah pulang sekolah aku mau ke kantor kamu kamu ikut gak?" Tanya Setya di saat Rahma sedang menulis Latihan Pkn di buku catetanya
" Iya aku mau ikut juga"
" Oke, Oh iya Tari juga ajak ya" Tawar Setya
" Iya nanti aku ajak Tari, pasti dia mau" Rahma dan Setya kembali menulis Latihan di buku mereka sambil melihat Soal di Satu buku cetak di temagah meja mereka
******
Semua Siswa dan Siswi keluar Kelas, Rahma pun keluar Bersama Setya
" Ayo kita ke kantor, Oh iya mana Tari?" Tanya Setya yang tak Melihat keberadaan Tari di sebelah Rahma.
" Bentar ada yang dia lupa di dalam, Nah itu Tari" Tunjuk Rahma Pada saat Tari keliar dari kelas." Tar mau kan kamu ikut kami berdua ke kantor?
" Kalian mau Tunjukin ke Guru ya, Video kemarin" Tebak Lestari
" Iya, Mau gak ikut?" Tanya Setya Lagi
" Ayok" Lestari pun berjalan duluan melewati Setya dan Rahma, sambil membawa sepatunya di tangan Lestari sudah berdiri tegak di depan kantor dan menaruh sepatunyaa di lantai.
Rahma dan Setya menggelengkan krpalanya, Melihat Lestari yang sudah berjalan duluan melewati mereka berdua dan telah sampai di depan kantor duluan, jarak kantor dari kelas mereka memang sangat dekat, jadi mereka tidak perlua memakai sepatu terlebih dahulu karna jaraknya saangat dekat.
__ADS_1
Sekarang Mereka Bertiga sudah di depan kelas, Rahma melangkah kan kakinya, diikuti Setya dan Lesatri. Mereka akan menemui ibu walikelas mereka Ibu Rainti
Mereka melihat Guru-guru lain yang sudah mau pulang dengan menenteng Tas mereka.
Mata Rahma tertuju melihat ibu Rainti yang sedang duduk di mejanya, mereka bertiga pun menghampiri ibu Rainti.
" Assalamualaikuk Ibu" Ujar Rahma lalu mencium punggung tangan Ibu Rainti di susul Setya dan Lestari di belakang.
" Iya Waalaikum sallam, Ada apa Nak?" Tanya Ibu Rainti nelihat ke tiga Muridnya.
"Begini bu, ada yang mau kami tunjukkan pada ibu" Setya pun ikut berbicara sambil mengeluarkan HP nya." Coba ibu tonton Dulu Video ini
Ibu Rainti pun menurut, dan Segera menonton Video yang Setya berikan kepadanya dengan Seksama Ibu Rainti melihat Seseorang Siswi yang sednag di ikat namun wajah nya tak terlihat karna menghadap ke belakang dan tertutup Hordeng, Seduah wajah seseorang Siswi itu terlihat sebentar sekarang wajahnya tak terlihat lagi dan hanya gelap saja.
"Apa ini? Ini Finel Nak dan kamu." Tebak Ibu Rainti karna Ibu Rainti sangat mengenal suara Anak didiknya
" Iya bu bener" Jawab Rahma
" Kok Finel tega ikat kamu nak mana ada orang 4 lagi" Ujar Ibu Rainti Geram
" Iya bu saya di sini saksi, sama Lestari" Jawab Setya sambil menunjuk Tari di sebelahnya.
" Iya bu, Finel itu sudah sangat keterlaluan, Dia ngatain Rahma yang enggak-enggak dan memfitnah Rahma di depan semua orang untung ada Dika dan Setya yang selalu membela Rahma." Kali ini Lestari ikut berbicara, mengenai perbuatan Finel
__ADS_1
" Ibu gak nyangkan Finel seperti itu, Nanti besok ibu akan Panggil Finel ke kantor beserta tiga teman nya.
" Iya Bu, Finel itu sudah berapa kali Rahma diam kan tapi dia masih aja ngatain Rahma, hingga kemarin kejadian dia Ikat Rahma dan Ancam Rahma Bu.
" Yasudah kalian tenang saja, nanti Ibu Kasih hukuman Buat Finel, seharusnya jangan Seperti itu dengan Rahma, Hanya Gara-gara Dika ia menunjukan Sifat yang Gak baik kepada Rahma.
Rahma yang mendengar kata-kata hanya gara-gara Dika, tersenyum menahan Gelinya, apa yang di katakan ia kepada Setya tadi Pagi Benar terjadi dan di ucapkan Oleh ibu Finel."Untung aja Ibu Rainti gak ucapin Nama aku cuma nama Finel dan Dika saja, Kalau memang terjadi ibu Rainti mengucapkan kata Dua Siswi memperebutkan Satu Pria. Rahma Mengahayal Jika ucapan yang di katakan nya Ke Setya tadi, Menjadi kenyataan bisa-bisa Rahma sangat malu.
Setya yang melihat Rahma hanya diam saja, Segera menyenggol lengan Rahma.
" Rahma..." Panggil Setya
" Eh iya" Rahma Tersadar dari lamunanya
" Baik bu terimakasih Ibu, Sudah mendengarkan kami Semua" Ucap Rahma Tulus kepada Ibu Rainti.
" Iya bu terimakasih" Jawab Setya dan Tari bersamaan.
" Iya Nak sama-sama"
"Kalau begitu kami pamit pulang Bu Assalamuallaikum, Rahma mencium punggung Ibu Rainti, Beragantian dengan Setya dan Lestari.
Mereka pun keluar kantor dan memakai sepatu mereka masing-masing.
__ADS_1