Kisah Persahabatan Yang Tak Terlupakan

Kisah Persahabatan Yang Tak Terlupakan
97. Pengumuman pemenang lomba


__ADS_3

Istirahat Sudah Selesai, Semuanya pun berkumpul kembali di lapangan, yang di tunggu-tunggu pun akhirnya terjadi juga, pengumuman pemenang akan di beritahukan sekarang.


" Deg-degan ni, kita menang atau tidak ya?" Rahma sambil menutup mukanya dengan kedua tanganya.


" Moga aja menang." Jawab Malinda sambil melihat kk yang sedang memegang mic.


" Amin.." Jawab Rahma dan Lestari bersamaan.


" Baiklah, kami akan mengumumkan pemenang dari lomba ini, juara 3 adalah...."


"Deg-deg." Suara Detakan jantung semua orang yang ikut merasakan tegang, terutama yang mengikuti lomba pasti lebih cepat berdetak.


" Juara 3 di menangkan oleh, Danse dari kelas 8⁴, beri tepuk tangan meriah untuk ketiga peserta Danse ini.


Tepuk tangan menyambut Rahma, Lestari, Malinda. mereka yang tak percaya memang mendapatkan juara segera berjalan menuju lapangan, dan berdiri berhadapan dengan penonton.


" Selanjutnya juara ke dua di menangkan oleh... Taekwondo kelas 8 sama 9." dan yang sangat di tunggu juara Satu nya adalah Silat dari kelas 9 dan kelas 8, Kk samapai terkejut loh pada saat kalian memecahkan genteng tersebut ke kepala aduh.


Setelah semuanya berkumpul ke tiga juara itu di berikan hadiah Coklat Deka satu kotak satu orang satu.

__ADS_1


Sambil berpoto oleh kk dan Ayuk tersebut, Rahma yang bersebelahan dengan juara Taekwondo, tanpa snegaja terlihat wajah Dika, walaupun mereka berjauh tapi karna ada yang menunduk sehingga tatapan Rahma dan Dika pun bertemu, Menyadari Kalau Mereka bertatapan, Raham segera memalingkan mukanya.


" Nanti tanggal 8 Kalian Semua juara satu, dua dan tiga Harap datang ya ke pusat perbelanjaan."


" Baik kk." Jawab mereka Semua termasuk Rahma.


" Wah-wah kita menang Guys, gak sia-sia nih kita menyempatkan waktu untuk latihan." Ujar Lestari sambil bebinar-binar.


" Betul itu, Bahagia banget Rasanya." Jawab Rahma Antusias.


" Ini Juga Kerja keras kita banget dan kekompakan kita." Malinda pun ikut menambahkan.


" Setuju." Jawab Rahma dan Lestari bersamaan.


Setelah itu Ia sarapan, dan memakan sarapan nya yaitu, Roti Panggang isi telur kesukaan nya, yang di buatkan oleh mama tercintanya, pukul 6.40 Rahma berangkat di antar Papanya.


Sesampai Di Gerbang, Rahma mencium Tangan kanan papa nya lalu berjalan masuk ke Sekolahan nya.


Sambil berjalan melewati lapangan, Rahma tak sengaja berpapasan dengan Dika yang sedang mengendarai motor nya, melewati Rahma, Rahma yang melihat itu Segera memandang ke Arah lain, Dika pun hilang dari pandangan nya.

__ADS_1


Sekarang ia sampai di dalam kelas, yang masih Sepih baru beberapa orang yang datang Lalu Rahma duduk di bangkunya.


" Rahma.." Panggil Setya yang baru masuk kelas Rahma.


" Iya Setya?" Jawab Rahma


" Cie menang nih kemarin, gimana seneng gak?" Tanya Setya sambil duduk di depan Rahma.


" Iya seneng dong, kali gak seneng, siapa juga yang gak senang kalau kerja keras berhasil memuaskan.


" Mantap-mantap, Hebat kalian Aku kasih jempol nih." Setya menunjukan jempolnya ke arah muka Rahma.


" Eh eh, Jangan depan muka juga kali kamu ini!"


" Heheh, kan aku kasih selamat yaitu jempol ku ini." Ujar Setya sambil terkekeh.


" Iya ya Deh, udah duduk sana Nanti Piwa duduk sana." Ujar Rahma mengusir Setya.


" Heleh ngusir aku kamu?"

__ADS_1


" Iyap aku ngusir kamu haha." Tawa Rahma.


" Iya deh aku Pergi." Setya pun berjalan menuju bangkunya.


__ADS_2