
Di Ruangan Lab komputer Pak Al Sedang mengajari muridnya cara mengoperasikan komputer, secara bergiliran. Rahma dan Lestari duduk berdua sambil melihat pak Al yang sedang menjelaskan di hadapan mereka.
"Jadi kalau kalian ingin buat tabel Excel nya tinggal Tarik dari atas, bisa juga gerakin mos nya ke samping, kalau mau masukin angka dan nilainya pakai rumus yang pak Tulis di kertas dinding itu ya." Pak Al sambil mengeklik dan menunjukan dari layar komputer.
Dengan menyimak dan meneliti apa yang sedang di jelaskan Pak Al Rahma, Lestari, Setya, Joson sedang mencoba dan mempraktekan apa yang Pak Al jelaskan.
beberapa tahap pun sudah mereka lewati sekarang bagian sulit, yaitu measukan nilai yang sering miring kanan miring kiri, Rahma pun menatap ke Lestari yang sama-sama kesusahan seperti Rahma, Setelah melihat ke depan ternyata dan ternyata Joson dan Setya sudah selesai duluan.
"Kalian Sudah?"Tanya Tarisambil melihat mereka berdua yang menoleh ke belakang.
"Iya dong sudah."Jawab Setya snatai.
Pak Al pun melihat hasil tabel Excel mereka, dan ternyata benar semua Rapi pula.
"Pak memasukan nilai angka bagian ini gimana ya pak?" Tanya Rahma.
__ADS_1
"Iya Pak, kami ke susahan bagian ini." Lestari pun ikut bersuara.
"Yaudah gini saja, kalian saling ajari saja ya tapi lain kali kalau ulangan jangan lagi gini, Setya kamu ajari Rahma Joson kamu ajari Tari.
"Baik pak."
"Sini aku ajarin, klik ini Rahma sambil tahan gini." Setya pun mulai mengajari Rahma pertama ia, mengambil moss dan menggerkanya, sekarang giliran Rahma pula yang memegang mossnya sedangkan Setya ia hanya menunjuk saja.
Begitupun Lestari, ia pun sama cara mengajar Joson terhadapnya namun berbeda orang berbda juga cara kerja cepat atau lambatnya, Joson lebih dulu sudah, sesudah itu baru Juga Setya yang selesai juga membantu Rahma.
mendengar perintah Pak Al Lestari Rahma, Setya, Joson pun pergi menuju kelas bersama kelompok lain juga yang sudah selesai.
"Makasih Setya sudah ajarin aku."Ucap Rahma ke Setya
"Iya sama-sama, eh tapi nanti aku mau pinjam buku cetak penjas ya."
__ADS_1
"Ohh iya, kerumah aja nanti."
Lestari pun sama ia mengucapkan terimakasih juga ke Joson.
Di Dalam kelas, Keributan pun mulai terjadi Ada peperangan senjata lah dan saling lempar melempar, peperangan senjata yaitu sapu bertemu sapu, slaing melempar melmpar adalah kertas yang di gulungkan.
Bagi Rahma dan Lestari mereka biasa saja, asalkan jangan mengenai muka mereka.
Tak lama Ibu guru pun memasukikelas mereka, sekarang baru memasuki pelajaran kedua, namun snagat cepat kedatangan Ibu Nyimas ke ruangan, membuat Siswa yang lain terkaget² dan segera berhambur ke tempat duduk mereka.
"Kalian ya, buaknya duduk malah mondar-mandir, suara kalian itu bising nanti ganggu kelas sebelah."Omel Ibu Nyiamas Guru mana yangtak kesal bukan nya di sambut dengan senyum dan ketertiban di kelas, ini malah di suguhkan keributan dan bernatakan.
"Kalian yang mainin gagang sapu, Tyo, Awil kalian ambil sapu ini!" Sentak Ibu nyimas.
Mereka berdua pun segera maju, dan memungut gagang sapu yang terjatuh dan segera berlari mendekat ke belakang ujung diniding dan menaruh nya dengan rapi.
__ADS_1