
Sesampainya di kelasnya, kelas 7² Finel menundukan bokongnya di Kursi Wajahnya yang cemberut dan menampakan Kekesalan yang dalam
" Kesel....! banget tauuu!! iii " Ujar Finel sambil menggebrak mejanya
" Udah Fi, Nanti semua orang liatin kamu loh" Ujar Dita temanya Finel
" Aku gak pikir Deh Dita, kok bakal ada Setya yang datang tiba-tiba ganggu aku lagi ocehin Rahma, Ikut campur banget dia!
" Dia kan pacar Rahma Fi, ya pasti belain pacarnya dong"
" Iya Aku tau, tapi kedatangan dia itu ganggulah pokoknya padahal aku tadi sudah hampir menang ngatain Rahma dan buat Siswa yang lain percaya dengan ucapan aku, Eh tiba-tiba Setya datang gagal deh
" Nanti aja kamu marahin Rahma lagi, kalau dia berbuat masalah atau ganggu hubungan kamu sama Dika lagi baru kita ajak Rahma ke belakang sekolah kita marahin dia." Saran Dita
" Boleh juga tuh ide kamu" Jawab Finel dengan senyum sinisnya
...🌷🌷🌷...
Rahma yang sudah pulang ke Rumahnya di Jemput oleh Papannya, Jalanya yang pincang membuat mama dan papanya Heran tadi pagi sebelum pergi sekolah kaki Rahma baik-baik saja eh sudah pulang malah pincang
" Dek kenapa kaki kamu?,"Tanya mama Rahma khawatir
__ADS_1
" Tadi kesandung ma luka deh jadi kaki Rahma"
" Aduh kamu ini! udah gede masih kesandung hati-hati makanya jalan tuh,"
" Iya ma siap, bakalan hati-hati kok"
Rahma masuk ke kamarnya, dan langsung merebahkan Badanya yang lelah di atas tempat tidur, beberapa menit Rahma mengistirahatkan badanya, akhirnya Rahma memutuskan untuk ganti baju sekolah nya menggunakan pakaian biasa, setelah itu Rahma keluar kamar dan makan siang
Setelah makan siang, Rahma duduk sambil menonton televisi di ruang tamu, ketika sedang asyik menonton suara seseorang membuat Rahma menoleh ke arah pintu
" Rahma... Assalamualaikum"
" Setya, oh iya Setya mau kerumah katanya tadi" Ucap Rahma pelan karna dirinya lupa kalau Setya mau kerumahnya
" Hhha, memang lupa Rahma ma keasyikan nonton" Rahma pun berjalan menuju pintu nya dan membuka tralis Rumahnya
" Waalaikum sallam" Rahma berdiri di depan Tralis yang baru dia buka begini lah kebiasaan Rahma setiap Setya datang Rahma pasti menengoknya Dari dalam tapi Tralis nya sudah Rahma buka
" Ini aku mau kasihin kamu kartu" Ujar Setya langsung memberikanya ke Rahma
" Wih makasih ya," Berapa kamu beli Setya?
__ADS_1
" Ada deh" Jawab Setya cepat, sambil Setya berjalan ke arah kursi yang sering di dudukinya, kursi yang berbentuk panjang lebar dan nyaman itu
" Ohhh", bentar aku ambil handphone aku dulu" Rahma masuk ke dalam Rumah dan menuju ke kamarnya, Setelah sampai Rahma berdiri lagi di dekat pintunya
" Ngomong-ngomong, Gimana kaki kamu? udah baikan" Tanya Setya sambil melihat kaki Rahma
" Udah, gak terlalu mincang lagi aku jalan"
" Bagus deh, Oh iya sini handphone kamu Rahma aku masukin Kartunya" Tawar Setya
" Eh gak usah aku bisa " Tolak Rahma sambil mematikan hadphonnya lalu mengeluarkan kartu As lamanya dan memasukan kartu Tri yang di beli Setya
" Pulsanya ada lima ribu wih,"
" Iya dapat dari kartu baru tuh pulsa"
" Oh Okey "
" Rahma..." panggil Setya di saat Rahma sedang mengotak atikan handphone nya
" Iya, ada apa?"
__ADS_1
" Finel udah mintak maaf belum ke kamu?