Kisah Persahabatan Yang Tak Terlupakan

Kisah Persahabatan Yang Tak Terlupakan
81. Kena Ceramah Ibu Diah


__ADS_3

Tiga puluh Siswa, Yang Sama Sekali tak membuat tugas, Ibu Diah menggelengkan kepala nya Sungguh Di kelas Delapan 8⁴ ini Semua siswa dan Siswi Hampir seluruh nya Bandel Semua.


" Ibu Heran ya sama Kalian Semua, Kalian ini mau jadi apa nanti nya, Tugas yang ibu berikan saja kalian tak mengerjakan, Apalagi Mapel yang lain nya.


Semua Siswa dan Siswi tersebut hanya Diam Terpaku, Tak menjawab sama sekali apa yang Ibu Diah Katakan.


" Untuk Hari ini Terakhir ya kalian Semua, tak membuat tugas yang telah ibu Berikan, jika kalian masih tak membuat tugas dari ibu, maka Nama kalian Akan ibu catat di Buku ini." Ibu Diah menunjukan Buku besar yang di pegang nya." Kalau Ada yang tak megerjakan Tugas di sengaja ataupun tidak sengaja, kalian akan tetap Di hukum dan di catat nama nya paham?"


" Paham Bu." Jawab Seluruh Siswa dan Siswi Di kelas Rahma.


" Untuk kalian Semua yang tak mengerjakan tugas Hari ini, Kalian Semua lari keliling lapangan 4 Kali putaran.


" Haaaaa, Apa Bu? Beneran nih?" Siswa yang berdiri di depan papan tulis Terkaget di saat ibu Diah berkata seperti itu.

__ADS_1


" Iya benar Cepetaan!" Perintah Ibu Diah dengan jelas.


Dengan Segera Semua Siswa yang berulah berlarian ke lapangan, untuk melakukan Hukuman yang telah di berikan oleh Ibu Diah.


Pada saat putaran yang pertaman Anak murid nya semangat sekali untuk berlari, Namun pada saat berlari untuk Hitungan yang ke dua kali nya mereka hanya berjalan, Ibu Diah yang melihat itu Segera menghampiri mereka, yang tadi nya Bu Diah Hanya memandang dari kejauhan.


" Hey Kamu kenapa hanya Diam Saja? Lari Bukan malah bengong." Ujar Ibu Diah datang secara tiba-tiba, tadi nya menghitung dari dalam kelas, namun Sekarang malah berada di dekat pinggir lapangan.


Setelah melihat Bu Diah yang di hadapan mereka, bukan lagi dari kejauhan Bu Diah sudah menghitung Larian Anak didik nya, ternyata hitungan nya sudah pas 4 kli putaran.


" Iya Bu." Jawab mereka semua.


...****...

__ADS_1


Setiba Di kelas lagi.....


" Capek bener ya muterin lapangan 4 kali puteran, Gak sanggup aku tadi, kalau aja Bu Diah gak deket dan gak pasatin kita


" Iya kamu bener Fir, Memang nasib kita sial banget ya hari ibu nyiksa kita.


" Haha nyiksa, salah kalian sendiri gak nulis." Jawab Lestari yang kebetulan mendengar percakapan Fir dan Qiral


" Hhha, nyiksa juga itu kali Tar, coba deh kamu lari di lapangan 4 kli puteran di hari yang panas dan terik haduh mantep." Qiral memberikan ancungan jempol nya tanda mantap.


" Nggak deh, Aku gak mau cobain hha."


Rahma yang mendengar percakapan mereka, Merenungkan apa yang mereka bicarakan, kasihan banget Setya dia muterin lapangan 4 puteran di cuaca panas gini, Tapi memang salah dia sih gak nyantet. Rahma memikirkan apa yang Setya alami sungguh tak terbayang jika Rahma ikut juga berlari di lapangan yang terik itu.

__ADS_1


Di saat tengah berpikir Rahma melihat Setya yang baru datang dari Balik Pintu, Rahma memperhatikan wajah Setya sekilas, tak mau ketauan Rahma berpura-,pura menggambar di buku nya, sebenarnya Rahma penasaran Kenapa Setya baru datang sekarang? Padahal teman nya yang lain sudah lama datang, apa ada yang terjadi pada Setya? pertanyaan muncul di benak Rahma yamg masih sangat menghawatirkan Setya.


__ADS_2