
" jatuh tinggal jatuh paling malu diketawain Orang ! Celetuk Angkasa
" ish " Angkasa memukul Dada Angkasa dengan satu tangannya itu malah membuat Angkasa tertawa
" Pelan-pelan iya " Ucap Angkasa " Pegangan sama m berseru senang dan tertawa sambil sesekali bergidik karena kedinginan Tetapi kejadian yang tak diinginkan Pun terjadi Bulan tersungkur ke lantai ketika ia kehilangan keseimbangan dan merosot di lantai sejauh satu meter m banget kaya bidadari yang turun dari bumi sebenarnya gue tadi mau ambil selendang Lo Pas lagi di Sungai, " Jawab Angkasa
" ih, " Bulan tertawa mendengarnya, " Emangnya kamu Jaka Tarub apa, "
" Gue bisa jadi apapun buat Lo Bulan, apapun itu" Ucap Angkasa mengusap rambut Bulan," just trust me and everything Will be alright,"
" I love you Bulan, " Ujar Angkasa Pada Bulan
...•••••...
teknik kesabaran dan juga waktu buat ngadepinnya, Bulan " Ujar Bulan Panjang
" Ketika Lo merasa buntu. Harus ingat selalu origami itu berbentuk karena Perjuangan, kesabaran dan juga waktu," Ujar Angkasa
" if they don't respect you Respect yourself and leave that situasion," Kata Angkasa Pada Bulan
Bulan tercenung. Tidak menyangka Angkasa menarik kesimpulan seperti itu. Angkasa lalu merogoh saku celananya mengambil Ponselnya yang berbunyi. ketika melihat nama Bara Abangnya, Angkasa mengangkatnya Tapi suara itu suara Kinan
" Halo kamu di mana si Angkasa Kakek kamu Udah nungguin dari tadi tau," itu Kinan selalu menganggu
__ADS_1
" Kamu kenapa sih nggak bales-bales Chat dari aku Gak Pernah ngangkat telepon dari aku. kamu kenapa sih, " Tanya Kinan lagi dari telepon
" Bukan berarti ya kalau kamu mau sama Bulan aku setuju, "
" Gue gak minta Persetujuan Lo, " Balas Angkasa dingin
" Aku. Bang Bara sama Kakek kamu lagi di belakang kamu ! Kalua kamu gak Percaya liat aja, " Angkasa refleks menoleh ke belakang. Tertegun benar saja dia melihat Ketiga Orang itu sedang di sana mengawasinya. Cepat-cepat menatap ke air pantai agar Bulan tidak curiga
" Kakek nyuruh kamu ke Parkiran sekarang Angkasa kita liat aja kamu bakal nurut sama Bulan apa Kakek Kamu" Ucap Kinan membuat leher Angkasa menegang uratnya sampai timbul Cowok itu mematikan Ponselnya dengan kesal
" itu Bang Bara tapi kok suaranya cewek Angkasa, " Ujar Bulan
" Bulan kamu harus Pulang ini uang ongkos buat kamu, " Ucap Angkasa membuat Bulan Terkejut
" Maaf gue gak bisa anterin Lo Pulang hari ini " suaranya mendadak dingin
" Gue ada Perlu, " balas Angkasa membuat Bulan mengerjapkan kedua matanya kebingungan
" Ada apa sih Angkasa ? Ucap Bulan mengikuti Angkasa, " Kok tiba-tiba kamu menghindar kayak gini, "
" Gue bilang Pulang ya Pulang ! Tinggal Pulang sendiri. Udah gue kasih uang biar bisa Pulang. Gue gak bisa anter Lo Pulang kali ini, " Ucap Angkasa. mendadak suaranya menjadi marah
" Kok mendadak sih Angkasa, " tanya Bulan membuat Angkasa mengepalkan kedua tangannya hingga kedua tangannya terasa kebas. Hasrat sangat ingin tinggal di sini bersama Bulan sangat besar Tapi Angkasa tidak bisa melakukannya itu sekarang
__ADS_1
" Hati-hati Maaf ya Bulan aku enggak bisa anter, " Ucap Angkasa Pada Bulan. Cowok itu meninggalkan Bulan begitu saja di Pantai di malam hari
Bulan memperhatikan Punggung Angkasa yang sudah mulai menjauh Bulan menatap Angkasa gamang Pada selembar uang merah yang diberikan Angkasa Padanya. Bulan. perempuan yang malang di tinggalkan Pacarnya sendiri di tepi Pantai
" Semakin lama semakin aku enggak kenal kamu Angkasa, " Ucap Bulan namun tidak ada yang menyahut. hanya ada suara ombak yang menemaninya di tengah gelapnya malam
...•••••...
" diam
Angkasa Pikir ini lucu ?
" Udah sampe nih. Makasih duluan ya Udah Anterin ," Ucap Bulan sangat kentara sedang tidak mau melihat Angkasa
" Kok liat ke bawah terus Gak ada uang yang Jatuh, " Kata Angkasa Pada Bulan namun Bulan tidak dipedulikan. Bulan yang hendak masuk kelas membuat Angkasa menarik tangannya agar Bulan diam
" Bulan gue .... "
" BULAN, " Panggil mika memotong Pembicaraan Angkasa, " Bulan loker Lo di coret-coret sama anak-anak," kata Mika
" Dicoret gimana, " Tanya Angkasa
" Lo liat aja Angkasa, " Ucap Mika Pada Angkasa
__ADS_1
" Mau ikut ke sana, " Tawar Angkasa Pada Bulan. Perempuan itu mau tidak mau mengangguk membuat Angkasa merangkulnya
...Coretan-coretan Pilosk beragam di loker Bulan...