
" Sekarang gue tanya. Kalau Lo semua Punya adik cewek Lo sayang sama dia Lo jagain dia terus. Dan ternyata dia dijahatin sama cowok-cowok kaya Lo, Lo semua seneng gak Lo ? marah gak," ernah tidak kalian merasa dikucilkan Padahal kalian sedang berada di tempat ytau Pernahkah kalian berbicara Tapi tidak satu pun yang membalas apalagi menoleh PadBagaimana rasanya Sedih sakit atau hanya diam sajBulan sedang merasakannya sekarang. semenjak hari itu. Tidak ada lagi temannya. Tidak ada yang menyapanya bahkan sekadar melirik Pun mereka tidak mau Hari ini sekolah sedang ada acara dengan mengundang salah satu grup musik terkenal di Tanah air. Bulan melirik Mika Perempuan itu sedang tertawa bersama teman-temannya. Biasanya hanya Mika yang menemani Bulan Sekarang sudah tidak lagi Emang rasanya sakit Pas ngeliat teman yang kita Punya malah lebih nyaman sama temennya yang baru, " Cetus Dyla" Ya ampun Dylan, ' Bulan tersentak," Ngagetin aja, " Bulan mengelus dadanya" Melamun terus sih Lo Bulan," Ujar Dylan seakan sudah Perhatian sejak tad" Kalau Lo kesurupan di sini enggak ada Angkasa, Bulan siapa yang mau gotong Lo, " candaanny" Dia gak dateng, " tanya Bulan mengganti nama Angkasa dengan kata dia" Dia siapa ? Dia sagara ? Dia Bima ? Dia Jackie ? Dia yang mana, " Angkasa, " Bulan menyebutnya dengan berbisikDylan tertawa renyah, "Takut banget Bulan nyebut nama Angkasa. Udah mantan sih beda ya Bulan ? Pas Pacaran aja Lo Teriak-teriakin nama Angkasa Pas di Cafe karena dia gak Pulang-pulang, " Bulan bersemu merah mengingatny" Gue Paling suka tuh waktu Lo ngejewer Angkasa karena dia bilang mau Pulang bentar lagi tapi masih mojok ngerokok sama Bima. Tunduknya Angkasa cuman sama Tuhan trus Lo, " Dylan tertawa mengingatny
" Ya Habisnya dia bikin kesel nih," sahut Bulan malu-malu, " Ngerokok Mulu kan sayang Paru-parunya jadi enggak sehat,"
ylan ngenyir lebar, " Sayang Paru-parunya apa orangnya, " godanya semakin menjadiUdah ah, jangan gitu. " Bulan semakin malu dibuatny" Ntar lagi juga dateng, Dia kan suka telaulan. Rajanya telat dia itu. kalau Urusan Tiger baru on time," Bicarain apa nih ? Gue ya, " dengan Pd-nya Bima bertan" Akhlak lu benerin dulu Bim," Ucap Dy" Lah akhlak gue Positif vibes. Gak kaya Lo Negatif, " balas BimaKasian Bulan Lo tarik-tarik gitu," tegur DylanEh Bulan ? Sakit ya ? Sorry-sorry, Bulague gak sengaja, " Bima mengusap- ngusap Pundak BulaDengan rikuh dan canggung Bulan menyentuh tangan Bima agar tidak menyentuh Pundaknya lagi merasa mengerti dengan Perlakuan Bulan. Bima langsung menurunkan tangannya Dia juga gak mau cari mati kalau dilihat Angkasa. Bisa habis Bima di tempatnya sekarang.Kebiasa main sama Cowok sih Lo Bukan sama cewek jadinya kasar gitu, " Ujar jackie memperhatikan mereka dari belakan" Nah itu dia orangnya dateng, ' Ucap Dylan menunjuk Angkasa yang baru saja datanCowok itu melepaskan helmnya di
seketika meno Anjing ! jadi selama ini Lo tau siapa Pelakunya," Tau dikasih tau sama Sagara," UAngkasa santa" kok Lo gak ngasih tau gue," ini gue kasih tau," balas Angkasa memandang Panggung di depaSiapa tuh orangnya Angkasa, anak sini kelas mana, " tanya Dylan kep" Nanti juga Lo tau,••Loli. kulitnya yang putih bersih tampak luka Tangan dan Kakinya sejak tadi gemetar Bulan mengobati lukanya Tangan Perempuan itu menyentuh tangannya juga yang membuat Bulan termangu. ia menatap wajah Bulan. Lalu bertanya-tanya dalam hati. Pantaskah Perempuan seperti Bulan ia benci ?
" Kenapa Lo yang ngobatin,"
" Semuanya lagi nonton konser,"
Pelakunya," Tau dikasih tau sama Sagara," UAngkasa santai
" kok Lo gak ngasih tau gue,"
" ini gue kasih tau," balas Angkasa memandang Panggung di depaSiapa tuh orangnya Angkasa, anak sini kelas mana, " tanya Dylan kepo
" Nanti juga Lo tau,"Loli duduk di UKS karena lengannya lecet dan berdarah. kulitnya yang putih bersih tampak luka Tangan dan Kakinya sejak tadi gemetar Bulan mengobati lukanya Tangan Perempuan itu menyentuh tangannya juga yang membuat Bulan termangu. ia menatap wajah Bulan. Lalu bertanya-tanya dalam hati. Pantaskah Perempuan seperti Bulan ia benci" Kenapa Lo yang ngobatin, Semuanya lagi nonton konser" Gue bisa obatin sendiri, " Loli semakin ketus Padahal Bulan sangat baik kepadan" Lo Cerewet banget sih Loli Tinggal duduk aja gue yang Obatin, "Omel Loli. Loli semakin termangu Teringat Perbuatan jahat apa saja yang pernah ia lakukan Pada Bulan Perasaan bersalah menghujam Jantung" Gue bisa obatin sendiri, " Loli semakin ketus Padahal Bulan sangat baik kepadanyaLo Cerewet banget sih Loli Tinggal duduk aja gue yang Obatin, "Omel Loli. Loli semakin termangu Teringat Perbuatan jahat apa saja yang pernah ia lakukan Pada Bulan Perasaan bersalah menghujam Jantungnya kuat-kuat" Kenapa sih Lo masih aja baik sama gue," Kenapa juga gue harus jahat sama Lo," balas Bulan dengan Pertanyaan juga" Dibanding jadi musuh Gue malah mau kita jadi temen, " Ujar Bulan.
" Kenapa, "
__ADS_1
" karena dulunya kita jadi temen Loli,"
" Tapi gue gak Pantes jadi temen Lo Bulan,"
" Lo ngomong apa sih Loli,"
" Gue gak suka sama Lo Bulan, Lo tau kan gue gak suka sama Lo ? Lo bisa deket sama Dylan. sama anak-anak Tiger lainnya juga Lo tuh beruntung, Bisa diajak mereka terus, Dylan juga Perhatian banget sama Lo kadang Pikiran liar gue ngira Lo ada apa-apa sama Dylan juga," Ujar Loli. kepalanya merindukan
" Mana mungkin si Loli gue ada apa-apa sama mantan Lo itu. Kita cuman temen. kan waktu itu gue Pacarnya Angkasa, " Ujar Bulan
" Tapi Dylan kayaknya suka sama Lo," balas Loli
" Gue juga serius Loli,lalu keduanya terdiam di telan keheningan" Bulan gue tau siapa yang naruh mika di loker Lo, " Ujar Loli membuat Bulan menoleh dan langsung memusatkan Pandangannya " Siapa,"
...•••••...
Angkasa menarik Dylan agar tidak masuk ke dalam UKS. Bagaimana Pun Juga dulu Pernah ada cerita di mana Dylan menyukai Loli. Pernah menjadi bagian hidup Perempuan itu Dylan khawatir ? Tentu saja sampai sekarang Pun mantan terakhirnya hanya Loli. Cewek-cewek yang menemaninya masih sebatas Perlarian sekejap.
" Jangan masuk, " larang Angkasa
" Kenapa Angkasa,"
__ADS_1
" Tunggu di sini aja, " Ujar Angkasa. Dylan menurut ia berdiri di depan Pintu UKS yang sedikit terbuk" Lo tau orangnya Loli ? Siapa Loli ? siapa yang naruh uangnya Mika di loker gue, " Tanya Bulan. Dylan tidak mungkin salah dengar. Namun Angkasa mencegahnya kembali untuk tidak ikut campur
Loli tampak gugup. ia ketakutan Tubuhnya bereaksi beda. Jantungnya berdentum keras di dalam sana keringat dingin mulai memenuhi kening dan telapak tanganny" Lo mau tau Siapa orangnya,Bulan mengangguk antusias, "Siapa Loli orangnya, " Gue Orangnya yang udah naruh uang Mika di loker Lo, " ujar Loli Pada Bulan Raut Wajah Bulan berubah Dari kemungkinan-kemungkinan kenapa harus Loli ? Temannya deketnya sendiri ? Kenapa harus Loli orang yang Pernah menjadi sahabatnya
" Kaget, " itulah yang ditanya Loli Pada Bulan, " iya, Gue yang naruh uang Mika di loker Lo. waktu Lo keluar kelas Paginya. Gue emang gak Pantes jadi temen Lo Bulan. Gue ini Pantesnya jadi musuh Lo,"
" Gue nggak pernah nganggep Lo musuh gue Loli ... " balas Bulan
" setelah Lo tau siapa orangnya kenapa Lo masih baik sama gue, " Loli merasa jengah
" Dari kecil gue selalu diajarin untuk enggak ngebales Perbuatan jahat orang," simpel. begitulah Loli mendengarnya keluar dari mulut Bulan," Gue enggak Pernah diajarin untuk ngambil apa yang orang lain Punya Loli, "
" Berengsek Lo ya Loli, " maki Loli. Loli lalu berdiri hatinya sakit. saking sakitnya ia tidak kuat lagi untuk berbicara Pada Bulan.
" Gue tuh udah jahat sama Lo ! Kenapa Lo gak jahatin gue juga, " Ujar Loli
" Loli Tenang .... "
" Tenang apanya ? Lo Punya Angkasa Lo juga Punya Dylan. Lo Punya Cakra semuanya mihak ke Lo Bulan ! Gue nggak suka Lo sama Dylan deket," Ujar Loli Pada Bula" Oke kalau itu yang Lo mau. Gue gak akan Deket-deket sama Dylan, Loli, " Ujar Bulan Pelan.
Loli tidak mau mendengarnya Baru saja membuka Pintu. sekujur tubuhnya Terkejut dan terbujur kaku di tempat saat sepasang mata Dylan dan Angkasa menatapnya. Bulan di belakang sana Pun sama kagetnya Dylan memalingkan wajahnya. wajah cowok itu merah. Antara kecewa, sedih dan marah marah pada dirinya sendiri karena dia akar dari Permasalahan yang tak kunjung selesai in Dylan, " Loli berusaha meraih lengan Dylan untuk menjelaskan namun Dylan segera memutar tubuhnya meski masih diam di tempat sementara Angkasa memperhatikan. Angkasa sudah tahu
__ADS_1