Kisah Untuk Sagara & Angkasa

Kisah Untuk Sagara & Angkasa
BAB 96 Lindungi sekolah kita


__ADS_3

" Dateng juga Lo, " Dirga berteriak


Angkasa tahu Dirga membawa preman-preman dari berbagai kalangan


" The Clam bubar karena kesalahan mereka sendiri, "


" Cih ! kalau bukan karena Tiger, The Calm enggak bakalan bubar Mati aja Lo, " Dirga menyeru, mendekati Angkasa dengan emosi yang tertimbun dalam kepalanya


Angkasa berteriak Pada antek-anteknya, " Usir mereka dari sekolah kita Enggak ada boleh satu pun dari mereka boleh masuk ke SMA Arwana "


Perkelahian Pun terjadi. Mereka saling serang tanpa Pandang bulu Murid-murid lainnya hanya menonton. Kaum Perempuan memilih jauh-jauh tetapi tetap berdiri di lorong termasuk Bulan dan teman-temannya


seruan terkejut muncul dari para murid perempuan saat Pukulan mengenai Angkasa. Angkasa pun membalas. Angkasa akan memastikan Dirga dan teman-temannya Pulang dengan keadaan mengenaskan, Dirga memberi satu tinju keras yang sanggup membuat Dirga jatuh dengan Posisi tengkurap. Dirga harus tahu bahwa ia telah memilih lawan ia telah menghidupkan sisi kelam Angkasa yang selama ini terpendam


Angkasa Mengambil sebuah besi dan menggunakannya sebagai senjata. Dengan brutal, Angkasa memukuli mereka satu persatu. Preman-preman berbadan besar bertato itu kalah dan Jatuh bersujud tepat di depan kaki Angkasa


Para anggota Tiger yang sudah berdiri di belakang Angkasa meneguk ludahnya. Ada menganga takjub. ada juga yang tersenyum bangga. Mereka semua salut dengan Angkasa



seorang ketua Geng dengan kain hitam yang menutupi mulutnya yang akan selalu diingat oleh teman-temannya karena Pernah melindungi sekolahnya


Para guru yang baru saja datang melihat sendiri Angkasa melindungi sekolahnya. Pak Handoko, Pak Fery dan Bu Maya geleng-geleng kepala. Entah harus marah atau berterima kasih kepada Angkasa

__ADS_1


" Pergi dari sini sebelum gue berubah Pikiran untuk habisin Kalian, " Angkasa meninju ke bawah dengan besi Panjang yang ia bawa, " Pergi, "


...••••...


Ikan hiu makan tomat


l love you so muchhhh


Roni menggoda Amanda yang langsung membuang muka


" Udahlah Roni Gak usah ngepantun Mulu deh Ngerayu terus kerjaannya Gue galpok sendal juga tau rasa Lo, Gue bosen Dengerin Lo ngepantun Mulu ngerti " Amanda tidak terima bila Roni terus menggodanya tapi Roni seakan tidak peduli ia melanjutkannya


ikan hiu makan badak


Dylan tertawa kencang Karenanya, " Duluan mati ikan hiunya kalau makan badak Roni !" Kepala cowok itu geleng-geleng tidak tahan membayangkan ikan hiu makan badak


Bima Tertawa geli di sebelah Dylan, " ikan hiunya jadi Serangan Jantung karena mendadak, " Bima masih tertawa hingga mukanya merah, " jahat banget Lo Roni, "


" He itu namanya seni Tau ! SE-NI, " Roni Pun ikut tertawa Karenanya, " Suka-suka guelah Mau ikan tenggiri, mau ikan ****** mau putri duyung itu kan Pantun-pantun gue juga, "


Angkasa menarik tangan Bulan Menjauhi Teman-temannya. menuju ke sebuah tempat dekat tangga, " Ada apa " tanya Angkasa Pada Bulan


" Lo enggak apa-apa kan Angkasa,"

__ADS_1


" kayak yang Lo lihat sekarang, "


Bulan memperbaiki dasi Angkasa yang berantakan, " iya bener Pakai dasinya Angkasa


Angkasa Tersenyum, " iya nona manis ku, "


" Gue serius Angkasa, "


" Gue juga serius sayang, "


" Ih kalau ada yang denger gimana ini masih ada sekolah , " Bulan memelotot, tetapi Angkasa bersikap biasa aja


" kan Wajar sama Pacar sendiri, "


Bulan mengusap noda bekas darah yang masih baru di kemeja Angkasa, " Lo hebat angkasa Ngelindungin sekolah kita dari preman, "


" Oh, ya siapa dulu Angkasa Awan Aldinata gitu loh jadi makin cinta dong sekarang sama gue, "


" Enggak tuh, Pede banget deh, "


Angkasa menyipitkan matanya, " Yakin nih, "


" Yakin, "

__ADS_1


...••••...


__ADS_2